[ Jum'at, 08 Mei 2009 ] Jawa Pos.

Wiliardi Wizar, Perwira Polisi yang Jadi Tersangka Pembunuhan Nasrudin 
Pulang Kampung Mandi di Sungai, Bangun Masjid Rp 2 M 

Sosok Wizar yang mengesankan juga diceritakan teman-temannya semasa kecil di 
Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Tepatnya di Kampung Dusun II, Jorong Cacang 
Tinggi, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara. Di sana, dia menetap 
bersama ibunya yang menjadi guru yang akrab disapa Bu Ros.

''Saat kecil hingga beranjak remaja, dia tinggal di sini. Dia paling suka mandi 
di Sungai Batang Kabuang,'' jelas Riza Amat, 46, teman sepermainan Wizar, 
kepada Pos Metro (Jawa Pos Group). Batang Kabuang merupakan salah satu sungai 
yang membelah Kota Padang bagian utara. 

Saat bertugas di Mapoltabes Padang dan Polda Sumbar, lanjut Riza, Wizar selalu 
menyempatkan diri bermain dan duduk di warung tempat dirinya bersenda gurau. 
Bahkan, Oktober tahun lalu, bertepatan Idul Fitri, dia masih sempat ke Koto 
Tangah, kampung halaman keduanya. Di situlah Wizar bersama ibunya sempat 
menetap selama 10 tahun. 

Setelah berpangkat Kombes dan bertugas di Jakarta, hampir setiap tahun Wizar 
selalu menyempatkan diri berkunjung ke Padang dan singgah di Koto Tangah. 
''Meski berpangkat Kombes, dia tak pernah sombong,'' tuturnya.

Bahkan, kata Riza, ketika pulang Lebaran tahun lalu, Wizar menyempatkan tidur 
di lapau (sebutan untuk warung tradisional di Padang) dan mandi dengan celana 
pendek di sungai di depan lapau itu. 

Hal senada diungkapkan Desma, 50, kakak kelas Wizar ketika bersekolah di SD 
Tanjuang Aua Balai Gadang. Menurut dia, sejak kecil jiwa kepemimpinan Wizar 
memang terlihat. Meski sekolah di kelas 4 SD, Wizar bisa bergaul dengan 
teman-teman di atasnya yang telah duduk di bangku SMP. ''Dia (Wizar) cukup baik 
dan sangat jarang berkelahi dengan teman sebayanya. Dia juga memiliki 
kesetiakawanan yang tinggi,'' tuturnya.

Karena itu, begitu dikabarkan Wizar terlibat kasus pembunuhan, apalagi dituduh 
sebagai otaknya, Desma maupun Riza sulit memercayai. Selama ini, kata Riza, 
Wizar menjadi panutan bagi warga dan generasi muda di Balai Gadang. Meski 
demikian, Riza dan Desma menyerahkan sepenuhnya kasus yang menimpa Wizar 
tersebut ke polisi. (dasman/jpnn/kum)


      Yahoo! Mail Sekarang Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya! 
http://id.mail.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke