Dear JePe,

Karano waaden indak suko nonton bola, ....dan indak juo suko "pisah 
ranjang",......mako sa sudah mambaco tulisan angku ko tolong ijinkan den 
bagarah ciek yo. 

Kisiak hati den mambaco "akuak-akuak" dlm tulisan angku. Yang takana adolah :

1. Ayam ta akuak-akuak sasudah makan kajai.

2. Akuak-akuak sebagai kode wakatu nyontek saat kuliah dulu.

Selamat "pisah ranjang".....upss....salah.....harusnya Selamat Nonton Bola. 
Hahahaha....hahaha.


Salam,
r.a
 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: jupardi andi <[email protected]>

Date: Sat, 9 May 2009 20:18:57 
To: rantaunet rantaunet<[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] KIAT BUGAR NONTON BOLA DINI HARI...By : Jepe


KIAT BUGAR NONTON BOLA DINI HARI
 
Buat dunsanak palanta Rantau Net  yang GIBOL bola ini sekadar berbagi saja di 
akhir pekan, jika anda punya kiat lainnya menjaga kebugaran dan memenej diri 
bagaimana menonton bola dini hari silahkan disampaikan pengalamannya 
 
Intinya saya memang tidak memaksakan menonton bola tengah malam atau dini hari 
yang berlansung di Eropa sana terutama partai-partai Reguler seperti Liga Itali 
yang memang magnetnya daya tariknya sedang jeblok dibandingkan EPL atau La Liga 
yang disiarkan oleh televisi lokal kita atau televisi prabayar (satellite). 
Boleh dikatakan praktis beberapa tahun terakhir saya tidak menonton Liga Itali 
atau Liga Spanyol yang berlansung tengah malam atau dini hari WIB. Disini 
kelebihan EPL yang menayangkan liganya rata-rata waktu yang “bersahabat” jika 
ditonton dibelahan negara-begara Asia Timur termasuk Indonesia , biasanya 
partai-partai EPL yang menarik terutama diakhir pekan bisa kita tonton pada 
pukul 8 malam atau paling akhir partai tersebut dimainkan jam 11 malam. Jika 
EPL Mid Week biasanya tengah malam.
 
UEFA Champions League bagi saya memang mempunyai magnet daya tarik tersendiri 
apalagi memasuki fase Knock Out (Home and away) karena dipastikan klub yang 
berlaga boleh dikatakan klub-klub besar yang punya nama di Eropa dengan sederet 
bintangnya. Saya memang memilih partai-partai yang menarik dimainkan oleh 
klub-klub besar tersebut jika sudah masuk ke fase 16 besar dan 8 besar. Tapi di 
fase semi final tentunya tidak ada pilihan lagi hanya satu game dimainkan 
setiap hari Rabu dan Kamis dini hari.
 
Partai-partai UCL di Eropa sana dimainkan malam hari mungkin sekitar 7 malam 
waktu Eropa dan di Indonesia kita saksikan sekitar jam 1.30 WIB Dini hari 
disaat kita sedang tertidur pulas istirahat. Tak pelak lagi karena saya (kita) 
yang beraktivitas siang hari tentu sangat menganggu jam istirahat tidur kita 
jika menonton Dini hari ini dan akan berdampak tingkat kebugaran kitsiang hari 
mau tidak mau dipastikan menurun, apalagi seusia kita yang rata-rata berumur 
diatas 40 tahun tentunya tidak bisa disamakan lagi tingkat kebugaran tubuhnya 
sehabis begadang tengah malam disaat masih muda belia.
 
Agar tetap fit atau bugar besoknya atau paling tidak jangan terlalu “loyo” 
keesokan harinya karena lesu dan lelah serta mengantuk dalam menjalankan 
aktivitas kerja rutin sehari-hari mungkin ini sedikit kiat dari saya agar tetap 
(sedikit) bugar keesokan harinya setelah begadang menonton bola. Tapi itu semua 
tergantung kepada daya tahan fisik kita masing-masing.
 

Biasanya saya jika ingin menonton bola dini hari selepas shalat Isya paling 
lambat jam 9 an sudah tidur, nah ini dia karena saya bersama istri masih tidur 
dengan anak saya yang masih Balita (3 tahun) maka saya memisahkan diri untuk 
tidak tidur dengan mereka. Saya tidak ingin mereka terbangun ketika lagi tidur 
nyenyak tengah malam, apapun ceritanya gerakan  saya bangun dari tempat tidur 
atau jika memasang alarm henpon akan membuat mereka terganggu tidurnya. Intinya 
jangan membuat susah dan tidak nyaman bagi istri dan anak-anak. 
Kondisi yang paling ideal bagi saya terbangun dengan sendirinya pada jam tayang 
bola tersebut, jika memang dipaksakan bangun dengan alarm henpon biasanya mata 
yang terkantuk berat saya malas untuk bangun, tapi kadang-kadang saya 
memaksakan diri untuk bangun karena alarm henpon yang saya setel durasinya 
setiap 5 Menit berdering.
Setelah bangun saya berdiri sejenak lalu kekamar kecil untuk sekedar mencuci 
muka, setelah itu saya minum air putih hangat segelas., lalu masuk kesaluran 
televise yang menayangkan lansung sepakbola UCL tersebut.
Menonton usahakan serilek dan sesantai mungkin bisa dengan tidur-tiduran atau 
duduk bersandar kaki diselonjorkan dengan punggung bersandar pada yang 
empuk-empuk (semisal bantal atau apa sajalah, asal jangan diganjal sama pintu 
kulkas he..he)
Jikapun dalam menonton ketiduran (dek akuak-akuak) saya biasanya tidak 
memaksakan diri untuk tetap bertahan menonton pertandingan yang berlansung 
artinya ya sudah tidur saja, biarkan televise yang menonton kita. Jika 
terbangun lagi ya tonton lagi. Tapi saya biasanya kalau sudah niat ingin 
menonton sangat jarang kondisi ini dialami apalagi pertandingan tersebut sangat 
seru.
Saya untuk sumber energi biar tetap fit, siapkan saja buah-buahan sebagai 
camilan, yang paling saya suka adalah pisang karena ini mudah dicerna  dan 
energinya spontan (tidak bertele-tele dalam lambung dicerna) hindari makanan 
atau camilan yang berminyak seperti goreng-gorengan. Bisa juga jus segar 
minumannya atau air hangat diminum sepuas dan sesuka ketika menonton.
Karena saya punya madu asli yang saya dapatkan di hutan saat bertugas, maka 
dalam minuman air hangat saya campurkan sesendok dua sendok madu asli tersebut.
Selesai menonton bola yang berakhir sekitar 3.30 WIB matikan televisi bisa 
tidur lagi ditempat kita menonton televisi, jika azan subuh masuk biasanya 
istri saya akan membangunkan karena dia sebagai Ibu Rumah tangga memang sudah 
rutin setiap hari bangun subuh untuk mempersiapkan segala sesuatu buat 
anak-anak yang mau sekolah.
Setelah subuh biasanya saya tidak mengulang tidur lagi bisa santai sejenak atau 
lansung mandi siap-siap kekantor sekaligus membawa anak kesekolah. Karena kota 
Pekanbaru jalan raya tidak macet sebagaimana kota  Jakarta yang ruwet dengan 
Lalinnya setiap pagi jam sibuk ke kantor. Saya masih punya waktu luang sekitar 
satu jam setelah mengantarkan anak kesekolah jam 7 pagi.
Waktu yang tersisa ini jika memang saya tidak sarapan dirumah (sengaja) saya 
ingin sarapan yang “berat” artinya betul-betul makan kenyang seperti nasi uduk 
komplit atau nasi ramas disebuah warung ini tujuannya tengah hari saya selepas 
shalat lohor tidak ada lagi acara makan siang yang menyita waktu istirahat, 
biasanya saya pengganti makan siang 2 atau 3 biji pisang dan air putih 
sesukanya. Saya masih punya waktu sebelum masuk kantor lagi sekitar satu jam 
lebih dan ini saya manfaatkan tidur diruang kerja bisa diatas kursi saja atau 
di mushalla kantor (mojok tidur) disudut paling belakang (udah ada kapling 
sih…yang tidak menganggu kawan-kawan lain shalat, toh ini nyaman sekali karena 
tidak ada suara ribut-ribut, orang shalat nggak ribut kan, paling suara-suara 
kecil teriakan Allahhu Akbar , Assalamualaikum Wr Wb dan amin ketika kawan 
berdoa sesudah shalat).
Jika kantuk menyerang saat jam kerja biasanya saya minum segelas kopi panas ala 
Saturdaya (kopi Jantan) yang diminum atau tepatnya diseruput saat panas-panas 
tapi kopinya masih pakai gula sedikit. Tamparan hawa kopi dari asap ringan 
dalam cangkir kopi yang panas memang bisa membuat mata dan lebih bersemangat 
lagi alias tidak loyo jika memulai pekerjaan lagi.
Sesampai dirumah sekitar jam 5.30 sore bisa tidur-tiduran rilek lagi artinya 
berbaring santai, bangun dan mandi 20 menit menjelang waktu Magrib masuk. 
Setelah shalat Magrib biasanya saya sudah mendapat kondisi yang normal kembali 
dalam arti tidak begitu melelahkan karena mata mengantuk atau kondisi fisik 
yang loyo, tapi tetap namanya begadang apalagi kondisi kurang fit maka tentunya 
berdampak kurang bugarnya fisik. Itu biasa saja asal jangan sampai drop atau 
jatuh sakit. Sebaiknya jam 10 sudah tidur, untuk kali ini tentu saya sudah 
tidur bersama Istri dan anak Balita jika tidak menonton bola lagi pada malam 
berikutnya tapi jika ingin menonton lagi maka saya tidur “pisah ranjang” dengan 
Istri. 
 
Itulah sedikit bagaimana saya memenej diri saya jika ingin menonton bola dini 
hari, tujuannya paling tidak (sedikit) bugar pada keesokan harinya dalam 
melakukan aktivitas dan jangan sampai kondisi Drop atau jatuh sakit. Jika 
memang fisik saya kurang bugar atau tidak Fit sayapun tidak memaksakan diri 
menonton dini hari toh masih ada partai ulangan atau beritanya keesokan harinya 
di televise. Tapi memang faktanya (bagi saya) menonton lansung (live) tersebut 
sensasinya jauh berbeda dari pada menonton ulangan.
 
Istri saya protes “ Kok udah nonton lansung tadi malam mau-maunya lagi ya 
nonton siaran ulangan
 
Jawab saya :  he..he..he ..namanya juga candu atau penikmat bola luar dalam 
..my wife.
 
Dasarrrrrrrr ..!!! Suami gila bola..
 
Salam Bola – Jepe/Pku 7 Mei 2009
 
 


      Wajib militer di Indonesia? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! 
http://id.answers.yahoo.com



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke