Pak Riri,

Apo nan disampaikan dek Pak Riri ko memang batua adanya. Suami Uni - alah 
manyigi tampek tampek dimana ' urang-urang arab " ko melakukan kawin kontrak jo 
anak anak padusi urang Sunda tuh. Indak sajo di daerah Ciawi, Gadok, juga di 
Ciburial - sebelah atas pasar Cisarua. Mudah-mudah lai indak ado anak anak 
padusi urang awak. 

Kami pernah menginap disebuah Villa diantara beberapa Villa milik orang Arab 
itu. Kalau kita berjalan - jalan di desa desa dan mempertanyakan kepada orang - 
orang desa di wlayah puncak, mereka akan terbuka menceritakan perihal ini. 
Ini adalah dampak dari kebutuhan hidup masyarakat diseputar kawasan Puncak - 
bogor, dimana mereka sudah tidak memilikin tanah - rumah. Apa yang bisa 
diperbuat lagi ..???

Yang menjadi tanda tanya - siapa yang bertanggung jawab atas perbuatan yang 
semakin meraja lela ini. Pemerintah Kabupaten ? Propinsi propinsi atau 
Pusat...??? Sementara ini sih .. masih aman saja.

Terima kasih atas info dari Mak Google..

Wassalam,

 
.
  Evy Nizhamul 
(Tangerang, suku Tanjung, asal : Kota Padang)

http://hyvny.wordpress.com
http://bundokanduang.wordpress.com
  

   
  


--- On Mon, 5/11/09, Riri Chaidir <[email protected]> wrote:

From: Riri Chaidir <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: OOT: Hakim Arab Saudi: Istri Pantas Ditampar Jika 
Suka Boros!
To: [email protected]
Date: Monday, May 11, 2009, 10:57 AM




 
 

 

 

 







Uni Evy, 

   

Kalau yang ambo baco2, dan mandanga carito
dari bbrp orang yang pernah tingga di sinan, memang ada perbedaan “hak”.
Kalau ambo indak setuju yang bantuak itu do. 

   

Tentang kata “outsourcing”, memang
yang ambo mukasuik itu, Ni, dengan waktu dan pembayran tertentu. 

   

Dan maaf, ambo bukan merendahkan padusi, tetapi merendahkan semua pihak yang 
terlibat, baik “suami-istri”, “wali”, “penghulu”,
maupun mereka yang mendapat keuntungan dari kawin kontrak itu. 

   

Salah satu tampek yang ”paling
populer” itu di Gadog. Kalau Uni arah ka Puncak, mulai dari lewat saketek
lampu merah ciawi, sampai ka mega mendung, banyak urang pakai gamis dan
padusinyo pakai cadar, saraso di arab lo awak rasonyo. Dulu ambo heran, tapi
pacayo atau indak, nan jaleh kalau Uni tanyo ka mak Google, pakai kata kunci 
“Arab-Kawin-Kontrak”,
nah banyak basuo tulisan tentang itu. Kebetulan,
kini ko lah mulai “musim kawin kontrak” tu. Yang agak ”haluih”
Uni baco di 
http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/05/02/16410578/turis.arab.serbu.puncak.musim.kawin.kontrak.dimulai
 Yang lebih
vulgar, banyak beritanyo di google ... 

   

Dan namo Gadog ko kini
lah mulai ”dakek” jo ”outsourcing”, sehingga, kawan2
ambo nan di Pusdiklatwas BPKP di daerah situ kalau ditanyo dima kantuanyo,
selalu menjawab ”di Ciawi”. Padahal kalau ditanyo ka kapalo desa, namo kampuang 
tu Gadog. 

   

Gadog itu –
kabarnya – Cuma salah satu tempat. 

   

Riri 

Bekasi, L, 46 

   

   

   

   

   

  

   









From:
 [email protected] [mailto:
 [email protected] ] On Behalf Of Evy Nizhamul

Sent: Monday, May 11, 2009 3:59 PM

To: [email protected]

Subject: [...@ntau-net] Re:OOT:
Hakim Arab Saudi: Istri Pantas Ditampar Jika Suka Boros! 



   


 
  
  Hayooo... baa pandapek
  Pak Riri serta dusanak lainnyo  ....Kok tajadi pulo di awak baa..???.

  

  Uni garis bawahi kata " outsourcing
  ".... maksudnya untuk merendah padusi atau bagaimana ? atau
  sifatnya hipobola atau hyperbola...???

  

  Outsourcing - bagian dari " waktu
  tertentu lho....dengan "
  pembayaran tertentu"  ... dan juga menurut lokasi
  pula.... kota atau regional...

  

  Jadi ingat tuntutan para kaum tenaga kerja untuk menghapus penggunaan tenaga
  outsourcing..?

  

  Wassalam,

  

  

  

   
  
    Evy Nizhamul 

  (Tangerang, suku Tanjung, asal : Kota Padang)

  

  http://hyvny.wordpress.com

  http://bundokanduang.wordpress.com 
  
  
  

  

    
  
  
  

   
  
  
  

   
  
  

  

  --- On Mon, 5/11/09, Riri Chaidir <[email protected]>
  wrote: 
  

  From: Riri Chaidir <[email protected]>

  Subject: [...@ntau-net] OOT: Hakim Arab Saudi: Istri Pantas Ditampar Jika Suka
  Boros!

  To: [email protected]

  Date: Monday, May 11, 2009, 4:20 AM 
  
  
  Dunsanak,  
    
  DI Arab,
  katanya kalau seorang istri membeli abaya
  terlalu mahal untuk dirinya sendiri, boleh ditampar. 
    
  Tapi tidak
  dijelaskan, bagaimana hukumnya kalau seorang suami membeli sekian abaya 
(untuk sekian
  istri plus penghuni harem lainnya, plus yang “outsourcing) … 
    
  Just OOT 
    
  Riri 
    
    
    
    
    
  Hakim Arab Saudi:
  Istri Pantas Ditampar Jika Suka Boros!

  Rita Uli Hutapea – detikNews 
    
  Jeddah - Seorang hakim di Arab Saudi menuai kecaman karena
  pernyataannya dalam sebuah seminar tentang kekerasan dalam rumah tangga.

  

  Menurut hakim tersebut, sah-sah saja bagi seorang pria menampar istrinya yang
  suka menghambur-hamburkan uang. Hal itu dicetuskan Hamad al-Razine, seorang
  hakim di Jeddah.

  

  Razine memberi contoh pemborosan untuk membeli abaya
  dari toko terkenal sebagai pembenaran untuk memukul seorang istri. Abaya 
merupakan
  jubah berwarna hitam yang menutupi bagian kepala hingga ujung kaki wanita
  Saudi, yang wajib dikenakan di depan publik.

  

  "Jika seseorang memberikan 1.200 riyal untuk istrinya dan dia
  menghabiskan 900 riyal untuk membeli satu abaya dari
  toko bermerk, dan jika suaminya menampar wajahnya sebagai reaksi atas
  tindakannya itu, dia pantas mendapatkan hukuman itu," kata Razine
  seperti dikutip koran Arab News dan dilansir News.com.au,
  Senin (11/5/2009).

  

  Kata-kata hakim tersebut sontak memicu protes dari para peserta seminar.
  Seminar tersebut diikuti oleh pejabat-pejabat Saudi juga aktivis kekerasan
  dalam rumah tangga. Secara khusus seminar tersebut membahas peran pejabat
  kehakiman dan keamanan dalam mencegah kekerasan dalam rumah tangga.

  

  Dalam seminar itu, Razine mengakui masalah kekerasan dalam rumah tangga telah
  berakar di Saudi. Dan isu itu baru menjadi isu serius belakangan ini saja.
  Namun dicetuskan Razine, sebagian kekerasan itu diakibatkan oleh perilaku
  para istri.

  (ita/nrl) 
  
     
  
  
 












 






      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke