Padang | Sabtu, 16/05/2009 12:27 WIB Bocah Lima Tahun Kritis Tersenggol Kereta Api
Padang, (ANTARA) - Seorang bocah yang masih berusia lima tahun, Alif, kritis setelah tersenggol Kereta Api(KA) wisata yang tengah melaju dari Kabupaten Padangpariaman menuju Kota Padang, Sabtu(16/5) siang sekitar pukul 11.40 WIB. Alif merupakan warga Lapai yang berdomisili tak jauh dari SMK Pratama. Hingga berita ini diturunkan, korban masih mendapatkan perawatan di RS Selasih di Jalan Khatib Sulaiman dengan sejumlah luka ditubuhnya setelah tersenggol KA dengan empat gerbong ini, di depan SMK Pratama Jalan Jhoni Anwar Padang. Informasi terakhir, nyawa Alif tidak tertolong dan meninggal dunia. (ari/RAR) http://www.antara-sumbar.com/id/?sumbar=berita&d=2&id=28671 Padang | Sabtu, 16/05/2009 16:30 WIB Kecelakaan Baru Diketahui Setengah Jam Pasca Kejadian Padang, (ANTARA) - Peristiwa tersenggolnya Alif oleh kerata api wisata di Jalan Jhoni Anwar Lapai, Sabtu siang, baru diketahui PT KAI Padang setengah jam setelah kejadian. itupun setelah keluarga korban mendatangi Stasiun Simpang Haru untuk meminta pertanggungjawaban dari KAI. "Paman korban M Zen (35), datang ke sini sekitar pukul 11:30 WIB. Selain untuk meminta pertangungjawaban, juga untuk memberitahukan tentang kecelakaan tersebut," kata Kepala Stasiun Kota Padang, Defi Fatra Jaya, kepada antara-sumbar.com, Sabtu (16/5). Dari laporan paman korban baru diketaui kalau korban tersengol KA dengan nomor loko BB 30612 yang dimasinisi Alimin dengan asisten Rusmayul. Karena masinis tak mengetahui kejadian itu, kereta tetap melaju ke Stasiun Simpang Haru. "Tak hanya masinis, 150 penumpang yang kami angkut pun tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut. Malah penumpang dan masinis kaget setelah diberitahu kejadian tersebut," tambahnya. Dia menambahkan, berhubung usia korban yang baru lima tahun, maka ini merupakan kelalaian dari pihak keluarga yang membiarkan anaknya bermain atau melintasi rel saat jam KA melintas. "Kan masyarakat telah paham jam-jam perlintasan. Dari Padang ke Pariaman sekitar pukul 06:00 WIB dan pukul 13:30 WIB. Sementara dari Pariaman menuju Padang pukul 08:30 WIB dan pukul 16:10 WIB," jelasnya. Sehubungan dengan masih banyaknya masyarakat yang mengabaikan jam-jam perlintasan itu, pihak KAI katanya kembali menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat melintasi rel KA. Khusus bagi masyarakat yang memiliki anak kecil diminta untuk tidak membiarkannya melintasi rel seorang diri.(ari) http://www.antara-sumbar.com/id/?sumbar=berita&d=2&id=28739 Padang | Sabtu, 16/05/2009 17:34 WIB Korban KA Akan Terima Santunan Asuransi Padang, (ANTARA) - Pihak PT Kereta Api (KA) Divre II Sumbar melalui Bidang Operasi dan Pemasyarakatan Busrisal, mengatakan, menanggapi kejadian yang menimpa bocah Alif, pihaknya akan memberikan santunan kepada korban berupa asuransi. Karena KA mempunyai asuransi, jadi pihak keluarga korban harus membuat laporan kejadian peristiwa dilengkapi dengan surat nikah, KTP dan surat keterangan ahli waris. Setelah persyaratan dilengkapi, pihak keluarga korbandatang ke Kantor PT KA di Jalan Simpang Haru Padang, kata Busrialkepada antara-sumbar.com, Sabtu (16/5). Selanjutnya pihak manajemen PT KA akan membuat surat ke asuransi dan asuransilah yang mencairkan dana santunan tersebut. Menyangkut mekanisme pencairanya, kata Busrial, tergantung pada pihak asuransi dan keluarga korban. Apakah di antar ke rumah duka atau langsung di kantor asuransi bersangkutan. (ari) http://www.antara-sumbar.com/id/?sumbar=berita&d=2&id=28753 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
