Assalamu'alaikum w w....

Hebaaat... Hebaaaat dan HEEEBAAAAAAAAATT........!!!!
Ungkapan itu serasa pas untuk seorang opportunist sejati....

Mohon maaf jika banyak yang tidak suka dengan kata Opportunist ini.....
Walau sedikit berbau "katanya", tapi bau "KEBENARAN" dalam "katanya" itu
sangat kental

Bercerita buruang saya sedikit!!!!
Konon katanya !!!!
Ketika terjadi Resufle kabinet terakhir "Kabinet Indonesia Bersatu", sudah
rahasia umum bahwa GF memang pernah diminta untuk jadi Menteri. Tapi
"katanya" setelah sang GUBERNUR kita ini meminta petuah pada beberapa orang
tua (entah siapa orang tua tersebut), akhirnya beliau mengurungkan diri
untuk menerima pinangan tersebut.
Kata para orang tua itu ("katanya lagi"), "Tidak perlu sekarang kamu terima
pinangan itu, toh masa tugasnya tinggal 1,5 tahun lagi, kalau memang sang
PRESIDEN ini terpilih, kalau bukan dia yang jadi presiden dikau akan
tercampak juga," begitulah para "sang orang tua" tersebut memberi pituah.
Akhirnya tak jadi MANTARI lah beliau

Nah ternyata, sebelum SANG GUBERNUR ini datang ke undangan DEKLARASI di
BANDUNG, beliau datang lagi ke salah seorang "orang tua" tadi.
Katanya ===> katanya lagi nih, beliau ini minta dukungan lagi.
"Pak atau Uda, saya sudah di pinang oleh SANG BERBUDI untuk jadi Menteri,
jadi saya mohon restu untuk pinangan ini.
Tentu saja "sang orang tua" ini berkata,
"An, kau terima sajalah pinangan itu dulu, yang penting ikuti saja apa kata
dia," itulah kata si "salah seorang pitua tadi.

KENAPA saya berani mengatakan beliau ini OPPORTUNIST??

Karena sore hari sebelum DEKLARASI di BANDUNG, sekelompok orang tua MINANG
berkumpul pula untuk memberikan dukungan ke SUMANDO KITA. Berarti disanalah
lataknya KEPINTARAN sang OPPORTUNIST ini....
Jika SANG BERBUDI tidak jadi duduk di INDONESIA SATU, toh dia sudah titip
pesan ke "orang tua" tadi.
Andai yang terpilih adalah SUMANDO KITA, sang "GUBERNUR" kita rasanya juga
tetap akan diperjuangkan jadi MENTERI kan??
Masak sih, SUMANDO kita diperjuangkan jadi INDONESIA 1, Gubernur kita tidak
jadi MENTERI, MALU DOOONG!!!

CIEK LAGI.....

Jika dua-dua nya tidak jadi INDONESIA 1....
Jika sang BERBUDI dan sang SUMANDO terkapar di tengah jalan...

Masih ada harapan toh??

Sang GUBERNUR duduk di SINGGASANA RUMAH BAGONJIONG kan berasal dari partai
MONCONG PUTIH dan PBB??
Walau saat ini dia mengebiri partai yang mendukungnya, bisa saja kan dia
nanti mengatakan pada sang IBU bahwa dia ikut mendukung kemenangan CAPRES
TERCANTIK ini??

INI POLITIK BUNG!!!!!!
SEBELUM JANUR KUNING TERPANCANG, SAYA MASIH BISA MENUNGGU PINANGAN ORANG
LAIN!!!!

Selamat BUNG ....
SELAMAT bergerilya...
Semoga kursi MANTARI itu bisa kau raih
Toh tidak pun jadi MANTARI di KABINET, lowongan MANTARI SUNAT juga masih
banyak kok...

Mohon maaf jika ada yang tidak berkenan

Wassalam

Arief Rangkayo Mulia




Pada 17 Mei 2009 21:55, <[email protected]> menulis:

>
> PADANG, KOMPAS.com- Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi menyatakan,  dirinya
> membacakan deklarasi pada pencalonan capres dan cawapres SBY-Boediono
> sebagai rakyat biasa, bukan sebagai Gubernur Sumbar. Sebab, saat itu dirinya
> sedang cuti.
>
> "Saya membacakan deklarasi tersebut sebagai rakyat Indonesia, bukan sebagai
> Gubernur Sumbar, jadi jangan dipolemikkan," kata Gamawan Fauzi, di Padang,
> Minggu (17/5).
>
> Ia mengungkapkan hal tersebut terkait adanya prokontra ketika dirinya
> membacakan deklarasi pada pencalonan SBY-Boediono sebagai capres dan
> cawapres di Bandung beberapa waktu sebelumnya.
>
> Menurut dia, terpilihnya dirinya membacakan deklarasi tersebut karena
> diminta khusus oleh SBY pada beberapa waktu sebelumnya. "Pak SBY beberapa
> waktu sebelumnya mengundang saya secara khusus dan meminta untuk membacakan
> deklarasi itu hanya sebagai rakyat Indonesia, bukan karena jabatan gubernur,
> apalagi saya ketika itu cuti," katanya.
>
> Gamawang menyatakan, dirinya sedang cuti dari tanggal 13 sampai 24 Mei
> 2009, sehingga tidak menyalahi etika ketika dirinya membacakan deklarasi
> tersebut.
>
> Ia mengakui terkait peran serta dirinya pada deklarasi itu memang menuai
> prokontra melalui media massa setempat dan SMS ke ponselnya. "Saya menerima
> sekitar 300-an pesan singkat malam itu dan ada juga sedikit pesan dengan
> nada kritikan," katanya.
>
> Terkait adanya isu bahwa dirinya telah dipersiapkan menjadi satu menteri
> pada kabinet SBY jika memang berhasil memenangkan pilpres tersebut, ia
> menyatakan belum ada sinyal tersebut.
>
> "Hal itu masih jauh, jadi keikutsertaan saya dalam deklarasi itu jangan
> terlalu diartikan macam-macam," katanya.
>
> Ia hanya berharap semua pihak bisa menerima dan mengerti keikutsertaan
> dirinya semata hanya kepentingan rakyat Sumbar. "Tidak ada maksud lain,
> semua murni karena kepentingan orang Minang dan kita harus bangga karena ada
> juga orang kita yang dipercaya secara nasional, apalagi oleh presiden
> incumbent," katanya.
>
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke