Mmm...senada dengan Uda ronald, ta[i saya tidak mau masuk dalam ranah 
primordialisme, yakni masalah latar etnik kedu duo ini, meskipun saya 
priadi...terutama pada datik-datik terakhir ini lebih condong pada JK dan 
wiranto.
Karakter SBY dan Budiono yang sebelas dua belas, rasanya tidak akan membawa 
bangsa ini ke arah yg lebih baik. Malah, kalao saya berpikir, kalau memang 
ekonom ulung yg dicari..mengapa tidak Sri Mulyani sekalian, yang lebih ahli 
dengan jam terbang tinggi serta non partisan.
Saya pribadi saat ini cendrun ke J dan Wiranto. Langkah taktis dan cepat JK di 
imbangi pola strategis wirantio dengan latas belakang militer yang lebih kuat, 
rasanya..';maknyus'...untuk memimpin negeri ini. Hal ini juga akan mematahkan 
jawa for president. 
Tapi semua adalah opini pribadi, tanpa maksud kampanye dan sebagainyam, karena 
saya bukan partisan ataupun "orang" dekat merka-mereka tersebut.

salam

Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300

--- On Mon, 5/18/09, Ronal Chandra <[email protected]> wrote:

From: Ronal Chandra <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Disintergrasi Bangsa menanti
To: [email protected]
Date: Monday, May 18, 2009, 12:44 AM



Ini Pilpres bung bukan Pilkada !

Begitu kurang lebih komentar sebagian masyarakat diluar jawa ketika ditanya apa 
pendapatnya tentang SBY - BOEDIONO. Pemilihan Boediono sebagai calon wakil 
presiden dari Partai Demokrat semakin memperjelas arah serta tujuan yang ingin 
digapaI oleh SBY.

Semua orang tentu menghormati keputusan yang diambil oleh SBY tapi bagi 
sebagian orang diluar jawa akan melihat bahwa SBY mencoba membangun singgasana 
baru di republik indonesia.

Kita bisa lihat, mulai dari Direktur Bni, Danjen Kopasus, Ketua Umum Partai 
Demokrat dan terakhir Anak beliau pun berhasil membuat garis tebal bahwa 
Singgasana itu pun kembali akan dibangun. Entah yang lain yang tidak diketahui 
dengan pasti oleh masyarakat.

Dahulu dijaman suharto, duet Jawa - Jawa menjadi mimpi buruk bagi bangsa ini. 
Saat itu pemerintah ber-anggapan cukup dengan menempatkan menteri dari daerah 
tersebut sudah cukup untuk mengurus daerah daerah diindonesia yang tersebar 
dari sabang - merauke. 

Sehingga pemerataan pembangunan tersentralize pada pusat ibukota dan wilayah 
wilayah Jawa sedang daerah daerah lain lebih dari 30th terabaikan dan dibiarkan 
hidup dalam kemiskinan sehingga memunculkan separatisme hampir diseluruh 
indonesia. 

Cukup sudah apa yang pernah terjadi, jangan pernah lagi terulang masa masa itu 
pada bangsa ini. Ambon, poso, kalimantan, sulawesi, sumbar dan aceh menjadi 
bukti nyata bahwa ini adalah pemilihan presiden bukan pemilihan kepala daerah. 

Dan seperti nya gaya seperti itu akan kembali di ulang dengan sudah terpilihnya 
Boediono sebagai Cawapres SBY. Menjadikan duet Jawa - Jawa kembali terulang. 
Kita butuh kebijakan yang lebih holistik dan punya kekuatan penuh dilevel 
presiden atau wakil presiden untuk mempertahankan NKRI.

Kita juga tidak ingin di diamkan dengan Posisi Menteri saja yang mewakili 
daerah daerah diindonesia, karena kita bukan anak kecil yang bisa di diamkan 
dengan mainan ketika menangis. Dan satu hal yang pasti kita tidak ingin dipecah 
belah karena seluruh masyarakat indonesia berdaulat dari sabang - merauke.

Mari kita sama sama melihat jauh ke depan, mari kita menjadikan kebanggaan 
ketika pemeraatan pembangunan serta kesejahteraan rakyat itu terjadi. Apalah 
artinya satu menteri dalam sebuah kabinet jika penguasa yang memimpin membangun 
sistem kehancuran bagi bangsa ini dan daerah daerah seluruh indonesia. 

Salam Hormat 
Ronal Chandra (30th)


      





      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke