Dunsanak,

 

Setelah GOLPUT itu haram, FACEBOOK pun nampaknyo alah kajadi haram pulo
sudah ko lai .

 

Kalau sampai lo sudah tu palanta RN ko diharamkan . ah, antahlah .

 

Ba'a tu Buya?

 

 

Riri

Bekasi, L, 46

 

http://www.facebook.com/ext/share.php?sid=105956626322
<http://www.facebook.com/ext/share.php?sid=105956626322&h=WPZ06&u=6Eo5L>
&h=WPZ06&u=6Eo5L

 


Ulama Jatim Akan Fatwakan Facebook


Jum'at, 22 Mei 2009 - 08:02 wib

 

Yuni Herlina Sinambela - Okezone 

SURABAYA - Menjalin pertemanan dalam dunia maya dengan memanfaatkan sarana
jejaring sosial, seperti Facebook semakin marak. Namun para ulama di Jawa
Timur disebut-sebut berencana akan memfatwakan Facebook.

Berdasarkan data internal yang dimiliki lembaga Independen pusat operasional
Facebook, Palo Alto California, Amerika Serikat menyebutkan dari 235 juta
masyarakat Indonesia, sekira 813.000 pengguna Facebook.

Melejitnya para pengguna Facebook di Indonesia ini menyulut kekhawatiran
sekira 700 tokoh muslim di Surabaya, Jawa Timur untuk segera mengeluarkan
fatwa terhadap Facebook. Mereka menilai menjamurnya jejaring sosial tersebut
dirasa akan memberikan dampak negatif bagi umat Muslim di Indonesia, dan
dapat digunakan untuk transaksi seks terselubung.

"Para tokoh muslim atau Imam di Indonesia berpandangan sebaiknya ada fatwa
atau batasan aturan dalam jejaring sosial maya, di mana dalam pandangan
mereka pergaulan terbuka mampu mengundang birahi atau hasrat yang di dalam
ajaran Islam diharamkan," ujar juru bicara Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa
Timur Nabil Haroen seperti dilansir Associated Press, Jumat (22/5/2009). 

Sesuai ajaran muslim, cara mengantisipasi dari hal yang tidak diinginkan,
pihak pesantren masih memperbolehkan para siswanya terdaftar sebagai
pengguna Facebook, namun dengan batasan penyaringan dari situs yang berbau
porno atau yang mengundang syahwat birahi. 

Senada dengan Nabil, anggota Majelis Ulama Indonesia Amidhan mengatakan,
dengan bertambahnya pengguna Facebook memungkinkan peluang terbukanya
pembicaraan pornografi, dan meningkatnya tingkat perselingkuhan di Indonesia
yang tidak sesuai dengan ajaran budaya timur.

Sementara itu, menanggapi kontroversi keberadaan Facebook, juru bicara
Facebook Debbie Frost menyatakan, keberadaan situs pertemanan itu adalah
jejaring sosial maya yang memudahkan para penggunanya untuk selalu
berkomunikasi dan berhubungan satu sama lain, dalam agenda yang
positif.(lsi)

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke