T U N A M E N T A H
Oleh : K Suheimi
Bertepatan dengan kapal sedang membongkar hasil tangkapan ikan Tuna, kami
dating menyaksikannya. Di Tempat Pelelangan Ikan di Pantai bungus nan indah
hari ini Minggu 24 Mai 2009.
Satu demi satu ikan Tuna itu di gerek dari paraka kapal. Ikan besar dan berat
itu beresama-sama menangkatnya. Ada Yang beratnya 60 kg ada juga yang 40 kg,
rata-rata sebesar dan segemuk saya.
Ikan Tuna yang baru dan segar. Terbersit keinginan saya membelinya. Dengan
cekatan anak kapal itu memotong- motong dan menyayat-nyayat ikan besar itu.
Sementara anak kapal itu asyik bekerja memotong-motong ikan Tuna saya ngobrol
dengan anak kapal yang lain.
“Sebulan lamanya kami di laut menangkap Tuna, di lintang 167 sp 170 di Barat
pulau Mentawai”. Tempat itu dikenal sebagai tempat pelintasan ikan Tuna yang
bergerak dari Utara keselatan ke arah Australia. Disana dia bertelur dan
membiak, lalu dia berputar lagi dan kembali lagi ke perairan Mentawai.
“Perhari biasanya kami dapat 2 sp 3 ekor Tuna, rata-rata 60 ekor per bulan,
kemudian kami pulang mengambil bekal untuk 1 bulan lagi” . kenangnya. “Sambil
memnacing Tuna kami pancing juga Marlin, ikan selayar dan ikan tongkol,
Tenggiri dan mana yang dapat sajalah” ulasnya menjelaskan kegiatannya seharian.
“Ombak besar, gelombang yang tinggi sudah biasa bagi kami, setiap hari kami
bermandikan ombak dan berselimutkan hujan dan badai” ulasnya lagi mengenang
kegiatan dan hidupanya di lautan.
“Rombongan kapal kami ini ada 20 buah, sekali 2 hari ada kapal khusus yang
dating mengambil hasil tangkapn dan membawanya ke tepi” jelasnya sambiol
menunjukkan ada kapal operasional dan ada kapal penjemput . “ikan Tuna ini di
kumpulkan di TPI Bungus ini, di seleksi, yang kualitas ekspor di kirim ke
Jepang” lanjutnya.
Sambil mendengar, saya asyik memperhatikan betapa cekatannya anak kapal yang
memotong ikan Tuna itu. Tiba-tiba datang anak kapal yang lain meminta sesayat
ikan Tuna, langsung di makannya mentah-mentah. “enak sekali dan manis “ Katanya
sambil menikmati ikan tuna mentah itu. “Cobalah pak” ajaknya.
Anak saya Irham, mencoba diikuti Oleh Irdhan, kemudian Ihsan dan Irsyad.
Melihat anak-anak saya melahap ikan itu saya coba pula sesayat. “Eh enak,
daginnya halus dan lembut dan lebih manis” Baru kali itulah saya mencoba
memakan ikan mentah-mantah.
Orang jepang mamakan ikan ini mentah-mentah, sehingga protein dan zat yang
berharga di tubuih ikan itu belum rusak dan bisa dinikmati. Memang orang
Jepang terkenal sebagai pemakan ikan yang kuat. Sehingga badannyapun tubuh
sehat dan kuat. Diteliti mungkin itulah sebabnya orang jepang yang mempunyai
badan tersehat di dunia. Rata-rata umur orang Jepang 83 tahun dan
produktivitasnya tinggi, mungkin ada kaitan dengan ikan yang siang dan malam
selalu bergerak dan protein yang halus dan sangat bagus.
Tuna Bisa Menurunkan Berat Badan. Bagaimana caranya agar anda dapat menurunkan
berat badan sambil makan enak. Mudah, dengan syarat anda suka makan ikan.
Makan enak dan berat badan bisa turun, maka makanlah ikan tuna tujuan itu akan
tercapai.
Ikan Tuna sumber Omega yang terbaik, Tuna (bluefin tuna) merupakan menu sushi
utama.
Jepang yang sebagian besar warganya juga mengkonsumsi ikan, prevalensi serangan
jantung menjadi rendah. Bahkan di negeri Sakura, hasil laut rasa-rasanya tidak
terpisahkan dari menu sehari-hari. Mereka rata-rata mengkonsumsi hasil laut 35
kg/kapita/tahun. Termasuk udang, cumi-cumi, kerang, tumbuhan laut, dsb. Dari
studi lanjutan para ilmuwan mendapati bukti ikan laut banyak mengandung lemak
tak jenuh tinggi omega-3.
Sesudah penemuan itu dipublikasikan secara luas, nama omega-3 pun melambung
tinggi. Berbagai jenis ikan yang dipercaya banyak mengandung omega-3 dicari
untuk dikonsumsi. Kini tak sebuah pasar swalayan pun yang tidak menjual ikan
laut
omega-3 yang banyak terdapat di ikan-ikan laut dalam tidak hanya memperkuat
daya tahan otot jantung, tetapi juga bisa meningkatkan kecerdasan otak bila
diberikan sejak dini, melenturkan pembuluh darah, menurunkan kadar
trigliserida, dan mencegah penggumpalan darah.
Hari ini saya bahagia sekali kesempatan berkumpul dengan anak menantu Dr Irham
SpOG, Dr Ihsan SpOG, Kapten inf Irdhan, bersama Dr Tria istrinya, Irsyad SH.
Sehabis Olahraga di GOR Agus Salim makan kepala ikan Jinaha, dan baracuang
serta Kurapu di Rumah makan Ujung Bukit di bawah pendakian bukit lampu yang di
masak Wati, lezat dan luar biasa.
Berebutan melahapnya sampai bercucuran keringat. Sehabis itu kami melangkah ke
TPI Bungus disini menyaksikan dan memakan ikan Tuna Mentah..
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al Qur'an
Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan
daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu
perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan
supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.
(QS. 16:14)
Bungus Minggu 20 Mai 2009
Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---