Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Sanak DR. IR. Ricky Avenzora, M.Sc. Yth sarato dunsanak sapalanta RN nan mulie, Sabagai pandatang baru di RN ini, ambo lebih banyak manyimak. Sejujurnya sabana takagum-kagum ambo atas diskusi, perdebatan, komentar dari Sanak r.a di palanta RN ko. Kalau buliah ambo sampaikan bahwasonyo liau ko manyapaikan komentar, tangapan, ulasan : 1. Spontan 2. Capek tanggap 3. Sistematis 4. Kritis dan tajam analisanya 5. Terbuka, namun sopan santun tetap terjaga 6. Cita rasa humor tinggi 7. Rendah hati, indak pamanggak 8. Capek manghaturkan maaf katiko lawan ‘debat’ nan mungkin tasingguang, namun 9. Pandirian tetap teguh dengan argumentasi kuat Pada usia nan masih ‘belia’, namun dengan pangalaman akademis, pangalaman hiduik ( di kampus, di asrama dan di pasa/ preman) sabana langkok, indak akan gamang. Namun pada usia segini pulalah “hidup” di mulai. Pola Pikir semakin mantap, dan sekaligus Karir mulai mananjak. Mudah-mudahan berkenan dan semoga sukses Wassalam, Masrur Siddik L / .67 Bandung 2009/5/25 hanifah daman <[email protected]> > Walaikum Salam Wr Wb uni evy > > Benar uni Evy. Bung RA memang sedang mengejar target pengumpulan KUM agar > bisa mencapai gelar Prof. Marilah kita doakan bersama agar lancar dan sukses > usahanya, dan karirnya lebih baik dari yang sekarang sehingga terangkat pula > nama Ranah Minang oleh sepak terjangnya nanti. Amin. > Kita doakan juga, dibalik kesibukan beliau, kita harapkan jua agar beliau > masih sempat mendorong yang muda untuk maju dan mengingatkan yang tua supaya > tidak lengah dan menjadi orang yang bijaksana. Beliau telah berjanji untuk > mengajari hanifah mengaji. > > > Wass > > > Hanifah > > > --- On *Mon, 5/25/09, Evy Nizhamul <[email protected]>* wrote: > > > From: Evy Nizhamul <[email protected]> > Subject: [...@ntau-net] Re:Pamit Mundur > To: [email protected] > Date: Monday, May 25, 2009, 9:35 AM > > Assalamualaikum, wr.wb > > Alhamdulillah... inilah ucapan saya membaca permohonan pamit dari Sanak > Ricky kepada Majelis Rantau Net yang ia muliakan. > > Mengapa demikian ? karena saya punya pandangan tersendiri terhadap dirinya, > yang dapat saya uraikan sebagai berikut : > > 1. Saya sedikit mengenal kiprahnya di kancah nasional dan internasional, > yang bagi saya tentu akan lebih membanggakan apabila ia dapat lebih > terangkat di pentas nasional. > > 2. Sebagai seorang lulusan pasca sarjana dari Jerman tentu ia akan > mempunyai peluang dan kesempatan dalam berkarir di Pemerintahan apabila ia > lebih fokus atas apa yang ditekuninya saat kini, yang kita tahu ia adalah > seorang Dosen dan ilmuwan dari sebuah Perguruan Tinggi terbaik di negeri > ini. > > 3. Saya tahu dalam kedudukannya di Lembaga tempat ia bekerja - ia memiliki > kapasitas tertentu yang mengedepankan ' image' ketika berhadapan lawan > komunikasinya, sementara di RN ini, ia melepaskan baju " image " nya itu, > karena ia menganggap members RN ini adalah dusanak - dusanaknya yaitu Ninik > mamak, Bundokanduang, serta adik dan kemenakannya. > Oleh karena itulah setiap posting yang masuk di RN ini, pasti menjadi > pengamatannya - bahkan sekecil apapun postingan itu, ia akan memberikan > apresiasinya. > Inilah yang menjadi " penghargaan " saya buat DR. IR. Ricky Avenzora, > M.Sc. > > Akan tetapii.......... ini lah menjadi keprihatinan dan kekawatiran saya. > Mengapa...???? > > 4. Sebagai generasi muda minangkabau saat ini, saya menaruh harapan yang > teramat sangat kepada Ricky, agar ia sebagai pegawai Pemerintahan dan > akademisi, tetap maju mencari peluang dan kesempatan guna meraih posisi > yang lebih baik dari sekarang ini. Saya takut beliau akan terlena dan > menjadi tidak fokus terhadap tugas pokok dan fungsinya sebagai akademisi dan > ilmuwan nanti. Saya melihat karirnya masih panjang dan apabila ia lebih > dikenal dari sekarang ini - maka tentunya " orang minangkabau " juga yang > akan bangga. > > 5. Rasanya saya pernah menyampaikan pesan singkat yang tidak tuntas perihal > ini kepadanya, ketika ia menganut paham yang egalitaer - seseuai sifat dari > orang minang. Saya katakan bahwa sifat egaliter ini tidak bisa dipertahankan > dalam birokrasi pemerintahan yang acap kali seperti ' pisau bermata dua ' > - dalam lingkungan etnis Jawa. > Nah... kalu kita tidak fokus, maka rasanya kok sayang sekali karirnya > kandas ditengah jalan, seperti yang dialami oleh para ilmuwan- ilmuwan > minang yang bekerja di lembaga Pemrintahan. Akhirnya kita ditinggalkan orang > atau ketinggalan kereta dan tidak masuk dalam gerbong birokrasi itu. Ini > adalah fakta ... bukan....???? > > 6. Ketika kita berkumpul di RN ini.. tidak lain adalah membangun eforiamasa > lalu kita - masa kanak - kanak, masa remaja, dan ketika ada persoalan > di Ranah kita, trnyata kita tidak mampu menyelesaikan masalah di Ranah itu. > Disana juga ada birokrasi yang tidak terjangkau oleh kita... > > Bagi dusanak-dusanak yang sedang membangun dan meniti karir - mari kita > kembali kepada tugas pokok dan fungsi kita semula. > > Seandainya ada orang orang tua yang memberi pencerahan di RN ini, tidak > lain adalah wujud pengabdiannya kepada Ranah minang, karena umumnya beliau - > beliau ini tengah menikmati kebahagian di masa tua termasuk yang akan > beranjak tua. > > Jadi.... saya sangat mendukung izin pamitnya Sanak Ricky dan Insya Allah > kita akan bergembira ketika ia datang sudah menyandang gelar tambahan > didepan namanya. Dan dengan diiringi doa kita kita bersama iapun minimal > akan menduduki eselon I di Pemerintahan. Why not...?? I hope this is > for.... > > > Wassalam, > > * Evy Nizhamul * > (Tangerang, suku Tanjung, asal : Kota Padang) > > http://hyvny.wordpress.com > http://bundokanduang.wordpress.com > > > > > <http://www.ranahati-hyvny.blogspot.com/> > > <http://www.tambo-hyvny.blogspot.com/> > > > --- On *Sun, 5/24/09, ricky avenzora <[email protected]>* wrote: > > > From: ricky avenzora <[email protected]> > Subject: [...@ntau-net] Pamit Mundur > To: "RN" <[email protected]> > Date: Sunday, May 24, 2009, 4:27 AM > > Dear Majelis RN Yang Mulia, > > 1. Mempertimbangkan satu dan lain hal, maka melalui email ini saya > bermaksud untuk mohon ijin PAMIT MUNDUR dari RN. Pengunduran diri saya di RN > akan saya efektifkan per tanggal 26 Mai, jam 00.00. > > 2. Sebagaimana kata pepatah "datang tampak muka, dan pulang tampak > punggung", maka dengan ini : > > a. Saya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Miko > (sang Katua), JePe dan Nofen yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk > selama 4 bulan terakhir ini bergabung di RN. > > b. Saya juga menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada semua anggota > Majelis RN yang telah berkenan menerima saya sebagai bagian dari anggota > Majelis, baik dalam arti sebagai anak-kemanakan, kakak-adik ataupun sebagai > dunsanak serta kawan sebaya, ....maupun dalam arti segala dinamika berbagi > cerita dan pengalaman yang telah terjadi. > > Rasa terima kasih yang mendalam juga perlu saya sampaikan kepada Bpk Arman > Bahar yang telah berkenan memberi saya pengetahuan tentang sastra klasik > Minang, dan kepada Bpk. Dr. Ir. Khairi Yusus St. Sinaro yang juga telah > berkenan memberi saya pelajaran ttg "belajar hingga liang kubur". Mudah2an > di lain kesempatan beliau berdua masih berkenan memberi saya pelajaran > lanjutan. > > c. Saya juga MOHON MAAF yang sebesar-besarnya kepada semua anggota Majelis > RN atas segala kekhilafan dan kesalahan saya ataupun atas segala kekurangan > saya sebagai individu selama berinteraksi di RN. > > Permohonan maaf secara khusus kiranya juga perlu saya sampaikan kepada Bpk. > Dr. Saafrudin Bahar, kepada Bapak K. Suheimi, dan Kepada Buya serta Bpk. > Arman Bahar yang dalam beberapa diskus yang terjadi saya sempat "begitu > gigih mempertanyakan" pandangan beliau dalam berbagai topik diskusi yang > terjadi. > > Dan, saya juga merasa perlu untuk meminta maaf secara khusus kepada Bpk. > Epy Buchari atas dinamika diskusi kami (yang bisa dianggap tergolong > "keras"). > > 3. Meskipun saya mengundurkan diri dari RN, namun saya mengartikan bahwa > itu bukanlah berarti komunikasi ataupun persahabatan serta persaudaraan kita > terputus. Saya berharap (dan juga akan menerapkan pada diri saya sendiri) > bahwa persahabatan dan persaudaraan kita tetap bisa berlanjut. Untuk itu, > ijinkan saya untuk menyampaikan bhw saya siap sedia untuk tetap bisa > berkomunikasi secara pribadi dengan siapa pun melalui adress berikut : > > a. Mobile phone = +62-81310325260 > b. Email = [email protected] > > 4. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih banyak atas segala > kebersamaan kita,....serta mohon maaf lahir dan bathin atas segala > kekhilafan, kesalahan dan kekurangan saya. Semoga kita semua selalu mendapat > hidayah dari ALLAH dan selalu dalam lindungan NYA. Amin. > > > Salam hormat, > ricky avenzora > L, 45, Jkt. > > > > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
