Oleh-oleh atau kado dari SBY utk para dosen, 

Attn: Ibu Iffah, Sanak Ephi Lintau, Pak St. Sinaro, P Ramadhanil P, Pak
Ricky, Pak Perry B, dll 

Nofiardi

 

26/05/09 12:51


Presiden Tandatangani PP Tunjangan Dosen




Bandung (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan
telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) mengenai pemberian
tunjangan bagi para dosen, setelah sebelumnya pemerintah mengeluarkan PP
sejenis yang mengatur tunjangan guru sebesar 100 persen dari gaji pokok
setiap bulannya.

"Saya ingin memberi oleh-oleh atau kado. Kalau di waktu lalu sudah ada
PP yang mengatur hak dan kewajiban guru, alhamdulillah saya telah
menandatangani PP tentang Dosen," kata Presiden Yudhoyono dalam pidato
peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2009 di Sasana Budaya
Ganesha Institut Teknologi Bandung, Bandung, Selasa.

Presiden menuturkan PP yang telah ditandatangani itu akan mengatur hak,
kewajiban, serta tunjangan-tunjangan yang dapat diterima oleh para
dosen.

Pengumuman tentang telah ditandatanganinya PP tersebut langsung disambut
tepuk tangan meriah dari para tamu undangan yang kebanyakan para guru
dan dosen.

"Sejalan dengan peningkatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan PNS
dan dengan program-program pro rakyat, maka kesejahteraan untuk dosen,
guru, dan maha guru dapat kita tingkatkan," kata Presiden.

PP tentang dosen tersebut selain mengatur tentang tunjangan profesi,
tunjangan khusus, serta tunjangan kehormatan, juga mengatur kompetensi
serta kemampuan yang harus dimiliki oleh para dosen.

Tunjangan profesi dapat diterima tidak hanya oleh dosen PNS yang
diangkat oleh pemerintah, tetapi juga dosen swasta dengan pengalaman dan
kompetensi tertentu.

Pada acara peringatan Hardiknas, Presiden Yudhoyono menceritakan
pengalaman karier militernya yang lama dihabiskan untuk mengajar di
sekolah militer sehingga ia mengaku tahu persis gaji para dosen yang
relatif kecil.

"Saya bertugas 15 tahun di Bandung, tiga tahun mengajar, juga lima tahun
menjadi dosen di Seskoad. Nasibnya sama saja. Jadi, syukuri saja semua
itu dan yang penting tetap semangat dan berkemampuan lebih tinggi lagi
agar anak didik setelah lulus lebih berkualitas," tuturnya.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Presiden mengingatkan, harus
diperhatikan dua macam pendekatan, yaitu pendekatan visioner dan
strategis serta operasional dan pragmatis.

"Semuanya penting untuk dijalankan. Upaya itu agar benar-benar
pendidikan di Indonesia dapat terus ditingkatkan kualitasnya," ujarnya.

Presiden juga mengingatkan, untuk menjadi bangsa mandiri dan
berdayasaing di abad 21, peran pendidik sangat penting dalam membentuk
sumber daya manusia berkualitas.

"Untuk mencapai Indonesia seperti itu kita semua tahu bahwa pendidikan
merupakan pilar utamanya, tiada lain adalah untuk membangun watak dan
karakter bangsa," kata Presiden.
(*)

COPYRIGHT (c) 2009

http://www.antara.co.id/arc/2009/5/26/presiden-tandatangani-pp-tunjangan
-dosen/

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke