Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barrakatuh,
Mak Ngah, ado nan mananyokan tantang referensi Matahari istiwa di ateh Ka'bah 
ko pada tanggal 28 Mei, nan manandokan arah kiblat harus mengikuti 
bayang-bayangtu. Ado ndak suatu kepakatan dari Ahli Astronomi nan manyatokan 
hal tasabuik. Bia nan batanyo bisa mangarati. Tarimo kasih Mak Ngah.

Wassalam,
Tan Lembang (L, 52+)
Lembang, Bandung




________________________________
From: sjamsir_sjarif <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, May 28, 2009 8:17:47 AM
Subject: [...@ntau-net] Matahari Istiwa di Atas Ka'bah


Tidak perlu diruntuhkan bangunan mesjid yang sudah ada!

Yang wajib dilakukan adalah menjelaskan atau memberi tanda arah Qiblat menurut 
semestinya.  Sudah itu dibuat Garis Saf yang 90 derjat melintang arah Qiblat. 
Jadi, Garis Saf itu tidak perlu paralel dengan garis Denah Lantai mesjid itu. 

Dalam perjalanan saya di negara-negara yang bangunannya tidak memikirkan arah 
Qiblat, tetapi ada yang digunakan sebagai Mesjid, cara inilah yang dipakai. 
Hampir seluruh Mesjid yang pernah saya kunjungi begitulah solusinya. Bahkan 
Mesjid kami di Santa Cruz, California pun begitu. Di tempat tinggal saya pun 
begitu  Juga di gedung-gedung konsulat atau kedutaan kita di Luar Negeri pun 
begitu. Yang penting dan wajig adalah kita sholat mengarah Qiblat.

Di Hotel-hotel atau penginapan di Negara-negara Islam, umumnya ada tanda panah 
arah Qiblat kalau kita lihat ke arah loteng kamar.
Kalau kita sebagai musafir menginap di Hotel yang tidak ada tanda Qiblat di 
loteng itu, seperti di negara-negara yang bukan majaoritas Muslim, tidak perlu 
minta pengurus hotel meruntuhkan hotelnya. Yang penting kita Sholat menghadap 
Qiblat!

Salam,
--MakNgah
Sjamsir Sjarif


--- In [email protected], Ari NGT <ari....@...> wrote:
>
> Wa'alaikum salam wr wb,
>   Tahun lalu saya pernah coba metode ini dan rupanya arah kiblat di rumah
> selama ini sudah benar. Tapi nah ini dia masalahnya, kiblat di Mesjid kecil
> dekat rumah saya sepertinya salah, dia miring ke utara beberapa derajat
> (cukup lumayan selisihnya) kalau ngukur pakai metode ini. Karena ini masjid
> wakaf orang Betawi disini yang sudah meninggal, sepertinya akan though juga
> bisa merubah arah kiblat karena itu berarti bangun ulang...but it must be
> corrected sometime.
> 
> wassalam
> .ari '33 th
> 
> 2009/5/26 Puarman <puar...@...>
> 
> > Assalamu'alaikum wrwb,
> >
> > Hari Kamis 28 mei 2009 bisuak, ado kesempatan untuak menentukan arah kiblat
> > yg presisi dgn cara tradisionil, yaitu:
> >
> > PUARMAN
> > Telp      : (021) 9232 4141 Mobile  : 0856 8809 666
> > YM       : puarman
> > e-mail   : puar...@...
> > www.puarman.blogspot.com





      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke