Memang urang Minang terkenal dengan kuliner-kulinernya. Bahkan makanan khas 
daerah lain bisa dimodivikasi menjadi makanan khasnya, aneh ya? Ga aneh. Karena 
urang Minang terkenal dengan "kacau-mangacau" makanan. Calaik sajo kalau lah 
mancampua bumbu-bumbu tamasuak nan bagalemak peak jo urusan santan. Minang nan 
paliang santiang. Apalagi kalau dilihat cara memasukkan nasi ke mulut. Kalau 
pihak lain, mungkin tangan tidak terlalu terkotori oleh makanan. tapi, kalau 
urang Minang, benar-benar sampai ka pergelangan tangan. Dulu semasa Baso masih 
baru. Di daerah awak ada yang dinamakan MISO. Miso ini menjadi makanan 
"exclusive" bagi anak-anak sikola. Apalagi kalau sudah dicampur dengan 
bubua-nasi (mirip lontong, tapi diambil/disendok dari dalam baskom/tempayan, 
diambil beberapa sendok lalu dimasukkan ke dalam mangkok), bihun, potongan 
daging goreng, dll, tambah kuah bening serta seujung sendok teh samba lado. 
Lalu ditambahkan kerupuk merah diatas MISO tu.
 Wah,.....enaknya. Panas dan pedas. Wuuuuaaaah. Itu salah satu kuliner urang 
awak. Kalau BASO nan TARASO ko di sabalah maa Pasa Bendungan? Arah ke 
Pejompongan?

Wassalam,
Tan Lembang (L,52+)
Lembang, Bandung




________________________________
From: Z Chaniago <[email protected]>
To: rantaunet <[email protected]>
Sent: Friday, May 29, 2009 8:14:05 AM
Subject: [...@ntau-net] Bakso ala Minang ?

Assalamu'alaikum Ww

Mumpung mau wik-en...... barangkali ada yang mau mencicipi ?....

Kl rujak muaro.....raso lamak , duduaknyo ndak lamak......, kalau bakso ala 
minang ?

Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak


Ngebakso dan Ngerujak a la Minang  
Eka Septia - detikFood


Jakarta - Kuah bakso yang gurih lezat pas sekali dengan baksonya yang empuk
mentul-mentul. Tambahan saus sambal dan kecap menambah lezat rasanya.
Sebagai penutup irisan buah segar yang dicocol dengan sambal kacang
plus rujak serut yang asam manis pedas segar bikin acara makan siang
jadi semakin komplet!

Awalnya saya hanya sekedar ingin menemani
seorang teman yang ingin memanjakan diri ke salon Love Laris, tapi saat
melihat banner besar berwarna kuning mencolok dengan tulisan 'Rujak
Uleg Muaro' sayapun membujuk teman saya untuk mampir ke temapat ini
terlebih dahulu. Pasalnya perut saya sudah sangat keroncongan sejak
tadi.

Rumah Makan Bakso Terasa (baca:teraso) ini sudah dipadati
oleh pengunjung. Hampir tak ada tempat tersisa untuk saya sampai
akhirnya ada dua orang pengunjung yang sudah menuntaskan makan mereka.
Dengan sigap seorang pelayan menghampiri saya untuk mencatat pesanan.

Daftar
menu memang tidak diberikan karena ada sebuah spanduk besar menempel di
dinding yang bertuliskan beragam menu yang ada di tempat ini. Seporsi
bakso urat langsung dipesan, teman saya yang ngiler dengan rujak
potongnya sejak tadi tak ketinggalan untuk memesan sepiring.

Meskipun
warung makan ini bertemakan bakso, menu lainnya masih bisa dipesan loh!
Sebut saja sate Padang, bubur ayam, siomay, kwetiaw, nasi dan mi
goreng, sop Betawi, soto ayam, soto nasi, danmasih banyak yang lainnya.
Kalau dilihat dari namanya yang menggunakan bahasa Minang, mungkin saja
ini gaya orang rantau minang menyjikan bakso.

Rujak datang lebih
dulu, potongan buah dan juga sambal nya ditaruh dalam wadah terpisah.
Bermacam-macam buah-buahan seperti jambu air, jambu biji, nanas,
mangga, kedondong, bangkuang, bahkan jeruk Bali dan buah pear juga ada.
Buahnya segar apalagi dicocol dengan sambal kacangnya.

Rasa
pedas, manis, dan asam pada sambalnya sangat pas. Gerusan kacang tanah
dalam sambal bikin rasa sambalnya semakin lezat. Tak ketinggalan
taburan kacang tanah goreng di atas sambalnya memberikan sensasi gurih
renyah yang enak! Ini yang membedakan dengan rujak umumnya.

Bakso
pesanan saya akhirnya datang. Disajikan dalam mangkuk putih yang
berukuran cukup besar. Ukuran bakso nya besar-besar dan ada beberapa
potongan tetelan didalamnya. Sebuah pangsit goreng dijadikan sebagai
pelengkap bakso. Saat saya menyerutup kuah bakso, wuiihh.. rasa gurih
kaldunya langsung menyergap uenak!

Baksonya pun tak kalah enak
dengan kuahnya. Baksonya kenyal lembut, mentul-mentul sangat terasa
dagingnya. Ditambah dengan sambal saos dan juag kecap makin muantab
rasanya! Tak terasa kucuran keringat sudah mengalir deras memabasahi
dahi. Apalagi memang kondisi warung bakso sangat ramai dipadati
pengunjung. Jadi agak sedikit panas rasanya.

Perut kenyang,
barulah kini saatnya memanjakan diri di salon. Sebelum pulang seporsi
rujak serut saya pesan untuk cemilan saya saat di salon nanti.

Bakso Terasa
Jl. Bendungan Hilir Raya 
(Samping RM.Ampera)
Jakarta Pusat
Telp 5743474

(       eka     /       Odi     ) 

-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak 

Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau - Menjadikan Adat 
menjadi rasional .





      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke