Da Saaf jo sidang palanta yth,
Ado tigo point sabana no nan jadi perhatian ambo disitu.
1. Nan Da Saaf komentari
2. HASS jo BK3AM akan me edukasi pemilih di Sumbar untuak mamiliah nan sasuai 
jo hati nurani
3. HASS dan BK3AM tidak akan terlibat dalam politik praktis dan dukuang 
mandukuang
  
Btw: Da Saaf, reuni SMA Birugo kapatang sabana rami, dari angkatan 47 samapai 
2008, hadir labiah dari 1400 alumni. Ado Uda Mokhtar Naim, Da Alwi Dahlan, Da 
Taufik Abdullah, Da Wisber Luis, Da Boer Amna dan banyak nan lain

Wassalam
Tan Ameh (50+)
  ----- Original Message ----- 
  From: Dr.Saafroedin BAHAR 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, June 01, 2009 12:36 PM
  Subject: [...@ntau-net] Re: Suaro Zulfahmi Burhan sabalun jadi Ketua BK3AM


        Waalaikumsalam w.w. Sanak Tasril Moeis dan para sanak sapalanta,
        Apo lupo baliau Dr Zulfahmi Burhan jo apo nan baliau sampaikan sabagai 
Sekjen HASS sawakatu baliau manyambuik sabagai Ketua BK3AM di rumah JK ?
        Keterwakilan daerah sabananyo alah ado tampeknyo di DPD. Kalau di DPR 
memang susah, karano struktur partai politik kan sangaik dikuasoi dek DPP-nyo. 
Lain soal kalau sistem pemilihan diganti jo sistem distrik panuah, baru sero.


        Wassalam,
        Saafroedin Bahar
        (L, masuk 72 th, Jakarta) 



        --- On Mon, 6/1/09, Tasril Moeis <[email protected]> wrote:


          From: Tasril Moeis <[email protected]>
          Subject: [...@ntau-net] Suaro Zulfahmi Burhan sabalun jadi Ketua BK3AM
          To: [email protected]
          Date: Monday, June 1, 2009, 12:01 PM




          Assalamu'alaikum Wr. Wb.
          Iko ambo forward kan Email nan isi dan tulisan no baliak balakang jo 
apo nan 
          di karajokan BK3AM kini.

          Wassalam
          Tan Ameh (50+6bln)

          --- In [email protected], "Milis Solsel" 
<milis.sol...@...> 
          wrote:


          Jumat, 27 Juni 2008

          Jakarta, Padek-- Sekretaris Jenderal Himpunan Alumni SLTA Sumatera 
Barat
          (HASS) di Jakarta, DR Zulfahmi Burhan meminta agar semua partai 
politik yang
          ikut dalam pemilu legislatif mendatang lebih mempertimbangkan aspek
          keterwakilan masyarakat lokal secara riil.

          "Berbagai cara dan alasan yang selama ini digunakan DPP Parpol untuk
          meloloskan orang-orang yang hanya punya loyalitas kepada DPP Parpol 
harus
          dikurangi dengan cara memberi ruang dan gerak yang sama bagi tokoh
          masyarakat lokal," kata DR Zulfahmi Burhan, di Jakarta, Kamis (26/6).

          Menurut Zulfahmi, kencendrungan kinerja anggota DPR yang dinilai 
masyarakat
          tidak optimal disebabkan karena banyaknya di antara anggota DPR yang 
tidak
          memiliki pengetahuan memadai tentang aspek sosial, ekonomi dan budaya,
          potensi daerah serta kearifan lokal daerah pilihannya. "Yang terjadi 
apa?
          Ketika orang-orang yang diusung oleh kehendak DPP Parpol itu 
benar-benar
          jadi anggota DPR, mereka tidak punya kemampuan untuk menyuarakan 
kepentingan
          daerah pilihannya," tegas Zulfahmi Burhan.

          Fakta ini, lanjut dia, mestinya jadi perhatian khusus dan bahan 
evaluasi
          bagi semua DPP Parpol yang ikut Pemilu 2009 guna memperbaiki kinerja
          legislatif dimasa mendatang.

          Dia juga menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke beberapa 
daerah di
          Indonesia baru-baru ini, terutama di Sumatera Barat. "Saya menyaksikan
          langsung aksi gelar spanduk sudah marak dilakukan beberapa calon 
anggota
          legislatif yang secara kultur sama sekali tidak dikenal masyarakat 
setempat.
          Bahkan yang lebih memiriskan hati, semua spanduk yang dipertontonkan 
ke
          masyarakat itu sangat kental aroma kolusi dan nepotismenya."

          Artinya, lanjut Zulfahmi, saat ini bapaknya jadi anggota DPR atau 
mertuanya
          jadi menteri bahkan mantan menteri. Lalu memaksakan anak atau 
menantunya itu
          untuk jadi anggota DPR. "Sebagai sebuah proses, hal tersebut tidak 
salah.
          Tapi yang saya sesalkan proses itu berakibat tertutupnya aspirasi riil
          parpol di daerah," tandasnya. Perilaku ini sangat tidak terpuji karena
          memperlambat proses demokrasi secara substansif," tegasnya.

          Objektif Memilih

          Selain berharap agar DPP Parpol punya keinginan yang tulus dalam 
melakukan
          reformasi internalnya, Zulfahmi Burhan juga merasa terpanggil untuk
          mengedukasi para pemilih secara objektif sesuai dengan kemerdekaan 
politik
          yang dimiliki rakyat. "Saat ini, secara moral teman-teman yang 
tergabung
          dalam Himpunan Alumni SLTA Sumbar sedang merumuskan beberapa metode 
untuk
          mendidik masyarakat agar sadar akan hak dan kewajiban politiknya," 
kata
          Zulfahmi Burhan, yang lahir di Solok selatan itu.

          Gagasan ini, lanjutnya, juga direspons positif teman mereka di Badan
          Koordinasi Kemasyarakatan dan Kebudayaan Alam Minangkabau (BK3AM) 
Jaya.
          "Bahkan dua institusi besar perantau Minang ini secara lisan juga 
tengah
          menjajaki kemungkinan difungsikannya HASS dan BK3AM sebagai ormas 
yang akan
          melakukan fungsi-fungsi supervisi terhadap masyarakat pemilih di 
Sumatera
          Barat."

          Menjawab pertanyaan apakah tindakan ini tidak akan menyerat BK3AM dan 
HASS
          ke kancah politik praktis? Zulfahmi Burhan memastikan bahwa kecemasan 
itu
          tidak akan terjadi. "BK3AM dan HASS sama sekali tidak punya hubungan 
dengan
          aksi dukung-mendukung parpol manapun. Yang akan kita edukasi itu 
adalah
          rakyat pemilih." (fas)

          --- End forwarded message ---





       
    
     
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke