Assalamu’alakum Warrahmatullahi Wabarakatuh ikut urun rembug....Subject yg sanak kemukakan, sebenarnya cukup mengundang polemik. Dan saya hanya mencoba memberi komentar dari sisi cara berpakaian saja, tdk masalah istri para capres (politik).
Sanak mereduksi pengertian "seorang Mukmin" pada QS Al-Anfal disini dgn menambahkan : "bahwa keislaman seseorang tidak mutlak dinilai hanya dari cara seseorang berpakaian" Padahal pada point no. 1, sanak mengatakan bahwa : " 1. Orang yang memiliki perasaan emosio nal kepada Allah S.W.T., cinta kepada Allah dengan tetap ber sedia dan ikhlas menjalankan se mua perintah Allah dan menjauhi segala larangann-Nya; " yang artinya, jika ia ikhlas menjalankan semua perintah Allah, maka menutup aurat atau menjaga cara berpakaian adalah perintah Allah yg qathi sehingga ia harus menaatinnya. Banyak keanehan dalam mensikapi perintah Allah utk menutup aurat ini kita temukan saat ini. Kita dengar sebagian umat Islam malah dengan entengnya berkata : "yang penting hatinya, menjilbabkan hati, yg penting sikap dan tingkah laku, yg penting substansi tdk perlu simbol, dll. Kok sebuah perintah yg jelas dan bersifat universal bisa direduksi dengan argument-argument personal dan kondisi ? Jangan-jangan nanti, orang telanjang bulatpun di jalanan dibilang kagak apa-apa selama ia berhati baik, dermawan, dll dan selama yang melihatnya tidak nafsu syahwat. Bulan lalu saya menolak ajakan meeting seorang klient wanita di sebuah restoran lunch meeting berdua saja, dan saya "dipersalahkan" oleh rekan sejawat dengan alasan : "kalau lu berniat baik, ngapain mikirin kagak enak ? kecuali lu berpikiran kotor, maka wajar lu khawatir ". (???????). Pakaian yang menutup aurat, atau pakai peci, atau baju koko, atau simbol keagamaan lainnya, memang tidak menjamin seseorang itu telah menjadi seorang mukmin yg sebenarnya. Karena disamping menutup aurat, seseorang muslim itu juga dituntut utk berperilaku yg sesuai dengan perintah agama, ini yg disebut dengan kaaffah. Jangan diambil setengahnya, dengan mengabaikan cara berpakaian tapi menjaga perilaku, atau sebaliknya menjaga cara berpakaian, tapi malah berzina. wassalam, Ronald (37+), rang Muaro Labuah [email protected] Sent by: [email protected] 06/01/2009 12:55 PM Please respond to [email protected] To [email protected] cc Subject [...@ntau-net] APAKAH KEISLAMAN SESEORANG DAPAT DILIHAT DARI CARA BERPAKAIAN NYA ? Assalamu’alakum Warrahmatullahi Wabarakatuh Dalam kehidupan bermasyarakat kali kita banyak melihat keanehan2 manusia dalam bersikap dan berperilaku. Wawasan dan kemampuan seseorang akan mentukan sikap dan perilakunya dalam kehidupan. Banyak kita melihat ,mendengar dan membaca berbagai cara, sikap dan perilaku manusia dalam menilai keislaman sesorang. Ada orang yang melihat keislaman seseorang dari sikapnya saat itu saja, misalnya masuk rmh mengucapkan salam, langsung dinalai itu keislamnya tinggi/atau orang islam yang taat. Atau dilihat dari berpakaian, kalau pakai peci dan pakaian muslim terus, maka dikatakan itu muslim sejati yang taat. Padahal dalam Alquran surat al-Anfal Allah S.W.T. berfirman: Innama al-mukminuna al-ladzina idza dzukiro Allahu wajilat quluu buhum waidza tuliyat ‘alaihim ayatuhu zadathu imanan wa’ala robbihim yatawakkalun. Alladzi na yuqimunas sholata wamimma rozaqnahum yunfiqun. Ulaa ika humul mukminuna haqqa, lahum darojatun ‘inda robbihim wa magh firotun warizqun kariim. Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu adalah jika disebut nama Allah berge tarlah hatinya, jika dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah imannya. Dan kepada Tuhannya mereka berserah diri, orang-orang yang mendirikan shalat dan mereka yang menginfakkan rezeki yang Kami berikan. Me reka itulah orang-orang mukmin yang sebenarnya. Bagi mereka derajat yang tinggi di sisi Tuhan mereka, ampunan dan rezeki yang baik.” Jika kita perhatikan ayat-ayat tadi, maka tanda-tanda orang mukmin yang sebenarnya itu ada tiga macam: 1. Orang yang memiliki perasaan emosio nal kepada Allah S.W.T., cinta kepada Allah dengan tetap ber sedia dan ikhlas menjalankan se mua perintah Allah dan menjauhi segala larangann-Nya; 2. Orang-orang yang memiliki jiwa sosial dan kedermawanan yang tinggi; 3. Orang-orang yang memelihara amanah dan janji. Berpedoman pada satu surat ini saja kita bisa mengatakan bahwa keislaman seseorang tidak mutlak dinilai hanya dari cara seseorang berpakaian. Masyarakat sangat banyak mengetahui bahwa manusia yang berpakaian islam, yang selalu nampak salat dimesjid, sering berkunjung ke pesantren dan anak yatim, ternyata memperoleh harta tidak dengan cara yang baik menurut islam, sehingga menjadi burunan KPK dan Kejaksaan. Dan tidak heran pula akhir2 ini orang mendengar dan membaca bahwa keislaman sipemimpin bisa kita nilai dari pakaian muslim istrinya. Dinegara yang mayoritas islam memang hendaknya pakaian muslim kita budayakan, namun perlu kita garis bawahi bahwa cara berpakaian seorang muslim janganlah dipolitisir, seakan2 dialah yang paling muslim. Yang saya takutkan justru dengan kita mempolitisir cara istrinya berpakaian orang yang kita unggulkan menjadi salah tingkah dan merasa tidak nyaman. Mungkin kita bisa cari keunggulan lain yang dimiliki dan bisa dinilai secara objektif oleh masyarakat banyak. Tulisan ini bukan berarti menyangsikan keislaman yang bersangkutan, penulis juga sangat sadar bahwa ALLAH lah yang paling benar menilai keislaman seseorang. Mudah2an tulisan ini bukanlah menyalahkan tapi hanya meluruskan. Mudah2an bermanfaat. Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh, Nizhamul Latif gelar Sutan Perhimpunan, Puspiptek Serpong Kampuang Simpang Anam Padang, Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. Rasakan bedanya! --- This e-mail may contain confidential and/or privileged information. If you are not the intended recipient (or have received this e-mail in error) please notify the sender immediately and destroy this e-mail. Any unauthorized copying, disclosure or distribution of the material in this e-mail is strictly forbidden. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
