Assalamu'alaikum Ww Bravo...... sumber PAD nan baru berkembang...........,
Wassalam Z Chaniago - Palai Rinuak 1.000 Kuntum Rapis Exelsa Siap Ekspor *Bukittinggi, Padek--*Kelompok Tani Palmasia dan Anyelir Bukittinggi, dalam satu pekan ini sedang mempersiapkan sekitar 600 kuntum bunga rapis exelsa, untuk diekspor ke sejumlah negara di Eropa. Sementara 400 kuntum lainnya juga sedang disiapkan oleh kelompok tani serupa dari Padangpanjang, untuk mencukupi satu kontainer bagi 1.000 kuntum rapis exelsa yang diminta negara pengimpor bunga. Untuk merangkai bunga rapis exelsa tersebut, Dinas Pertanian Bukittinggi mendatangkan 2 orang tenaga ahli dari Jawa, yang telah berpengalaman dan mengerti selera merangkai bunga rapis exelsa di Eropa. Diperkirakan, merangkai 600 kuntum bunga rapis exelsa akan memakan waktu selama 6 hari, dan setelah itu siap dikirim dengan kontainer bersama 400 kuntum dari Padangpanjang. Menurut kepala Dinas Pertanian Bukittinggi, Hasnil Syarkawi menjawab Padang Ekspres, merangkai 600 kuntum tersebut dilakukan pada kedua kelompok tani tanaman bunga di Bukit Apit. Untuk kualiti kontrol, 2 orang tenaga ahli dari Jawa yang sengaja didatangkan ini dengan ketat mengawasi proses pekerjaan, sehingga hasilnya memuaskan dan tidak mengecewakan pengimpor. “Satu ikat bunga rapis exelsa yang terdiri dari 10 kuntum tersebut dibeli negara pengimpor seharga Rp200 ribu. Permintaan tersebut akan terus berkelanjutan, sesuai kemampuan kelompok tani ini menerima order. Untuk itu kita akan terus melakukan pembinaan terhadap kelompok tani tersebut, sampai mereka mandiri memenuhi pesanan ekspor,” kata Hasnil Syarkawi. Keseriusan dalam budidaya tanaman hias ternyata mampu hasilkan komoditi ekspor yang menjanjikan. Sayangnya belum banyak masyarakat yang memanfaatkan peluang bisnis ini, ditengah permintaan ekspor yang terus meningkat dari negara-negara di Eropa dan sekitarnya. Seperti yang dilakukan ibu-ibu dari kelompok tani Anyelir dikawasan panorama baru. Lahan tidur yang tadinya hanya ditumbuhi oleh semak belukar, mereka ubah menjadi kawasan budidaya tanaman hias rapis exelsa, sejenis palm regu yang biasa digunakan untuk tanaman hias di perkantoran dan rumah-rumah di Eropa. Tanaman ini disukai di luar negeri, karena tahan terhadap perubahan musim dan bisa bertahan sepanjang tahun sebagai penghias. Menurut Hasnil Syarkawi, saat ini Indonesia baru bisa memenuhi 60 persen dari permintaan ekspor. Masih terdapat 40 persen lagi pangsa pasar yang bisa digunakan oleh petani lokal. Saat ini terdapat 3 wilayah yang ditunjuk oleh Dirjen Tanaman Hias sebagai daerah yang potensial mengembangkan rapis excelsa, yaitu Padang, Padang Panjang dan Bukittinggi. Namun ekspor palm regu rapis excelsa harus dalam jumlah besar, minimal satu kontainer atau 1000 rangkaian media cocopit atau sabut kelapa. (ari) -- Z Chaniago - Palai Rinuak Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau - Menjadikan Adat menjadi rasional . --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
