Yg saya sebutkan adalah kampanye PKS (pileg artinya) bukan kampanye 
pilkada. Kampanye pilkada tidak sama dgn kampanye pileg dan disini 
repotnya kalau berkoalisi dgn partai lain dalam pilkada. Sering muncul 
dilema, karena bagi partai lain, urusan dangdutan seperti ini sesuatu yg 
mutlak harus dipenuhi, dan team sukses pilkada biasanya gabungan dari 
berbagai parpol tsb. Terpaksa campur aduk jadinya.  Ingat nggak pada suatu 
acara debat langsung parpol di suatu TV  swasta nasional beberapa waktu 
sebelum pileg. Salah satu peserta debat adalah PKS. Mulanya bagus.... 
eeeeeee pada waktu jeda acara kedua, bermunculan para ABG berjoget ria dgn 
pakaian ketat diiringi musik. Saya sampai ketawa melihat tingkah peserta 
dari PKS waktu itu, mereka kalo nggak nunduk, mencoba mencari pandangan 
yang lain.... emang enaaak saya bilang di depan istri yg ikut ketawa.... 
Merujuk kapada saran Sanak Ridha, apakah para peserta dari PKS akan 
kemudian memprotes dan menghentikan acara live tsb ?

Sampai saat ini, tidak saya temukan ada pendapat dari para kader dan 
qiyadah, yg mengatakan bahwa wanita tidak apa-apa buka aurat. Jadi 
sebaiknya jangan berkesimpulan demikian.

Siapapun Fathuddin Ja'far, yg pasti bagi saya tulisannya tidak layak utk 
dijadikan referensi. Btw, Sanak Ridha tahu dari mana dia kader PKS ? saya 
tak tahu, pendapat saya bukan kader, karena terbukti dia tidak tahu proses 
yg terjadi dalam tubuh PKS itu sendiri. but, cmiiw ....

wassalam,
Ronald 
 






[email protected] 
Sent by: [email protected]
06/04/2009 12:44 PM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
[...@ntau-net] Re: FYI: Menakar Kekuatan Politik PKS







2009/6/4 Ronald P Putra <[email protected]>:
>
> - Penyanyi dangdut ?  bahkan media yg antipati pada PKS pun belum pernah
> menelurkan berita bahwa dalam kampanye PKS ada penyanyi dangdut berjoget 
ria
> di atasnya, dimana sdr  Fathuddin Ja’far mendapatkan berita ini ? kenapa
> tidak disebutkan sekalian sumber beritanya ?
>

Kalau kita lihat secara lengkap, bukan hanya dalam kampanye pileg
kemarin, bukankah pernah ada dangdutan di kampanye calon PKS dalam
pilkada DKI yang terakhir? Biasa sih responnya, "Itu kan bukan kader
PKS" yang mungkin cukup sebagai justifikasi bagi kader PKS. Namun bagi
saya malah muncul pertanyaan, apa tidak apa-apa kalau bukan kader PKS?
Tidakkah mampu kader PKS yang hadir menertibkan acara dengan
baik-baik? Apalagi mau menentukan arah kebijakan ketika PKS hanya
sebagai anggota koalisi.

Mungkin Da Ronald juga bisa memeriksa kejadian berikut:

Di Klaten: 
http://salafiyunpad.files.wordpress.com/2009/04/pks.jpg?w=480&h=372

Di Padang: http://renimaldini.wordpress.com/2008/10/11/ererw/

Lalu, kenapa cuma dangdut ya yang dipermasalahkan? Tidak apa-apa ya
kalau bukan dangdut walaupun ada penyanyi perempuan dan tidak menutup
auratnya?

http://www.pks-jakarta.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=186%3Aband-coklat-goyang-massa-pks-di-gbk&catid=35%3Apemilu-update&Itemid=54


BTW, Fathuddin Ja’far itu kader PKS bukan? Kalau iya dan tulisan
tersebut sampai muncul, bukankah itu setidaknya indikasi perpecahan
internal? Jarang-jarang lho kader PKS bicara tentang masalah PKS ke
pihak luar. Melanggar bai'at kan ya?

--
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)





---

This e-mail may contain confidential and/or privileged information. If you 
are not the intended recipient (or have received this e-mail in error) 
please notify the sender immediately and destroy this e-mail. Any 
unauthorized copying, disclosure or distribution of the material in this 
e-mail is strictly forbidden.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke