Alaikumsalam ww

Thanks Dinda Arief atas apresiasinyo, juga mungkin bbrp dunsanak lain yg pernah 
menyampaikan hal yg sama jg. Skl lg, bukan mau mengecewakan, ttp jg jangan 
sampai salah dukuang. Gampang sajo analoginyo. Penonton Bola yang bersemangat 
belum tentu bisa main bola dg baik, apalagi jadi Kaptennyo...:) 

Yg plg ptg adalah bgmn memberi ruang agar kito bisa ikuik mambantu mamotivasi 
dan mengontrol sacaro sosial. Supayo Kapten jo Team nyo bisa bermain rancak... 

Wassalam,
Nofrins



________________________________
From: ARIEF <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, June 5, 2009 3:04:48 PM
Subject: [...@ntau-net] Kapal Peserta SITF Distop ===>> SUMBAR 1 HARUS DIAMBIL 
ALIH 2010

Assalamu'alaikum W W

Kanda Nofrins dan dunsanak palanta nan sadang maunjua.

Lah lamo awak tau, dan bahkan mungkin lah pasai awak mancaliak kejadian bantuak 
iko.

Bagi ambo sederhana sajo...
Sumbar itu memang UNIK dan RANCAK.

UNIK!!!!

Unik karena aturan yang seharusnya ditegakkan tidak dijalankan.
Unik karena seharusnya dinas dan aparat terkait memberikan dukungan malah 
"seakan" menghalagi.

Seperti yang Kanda katakan, bahwa mereka yang datang adalah tamu, di UNDANG 
pula. Mereka adalah buyers dan akan mempromosikan pariwisata SUMBAR.

Nan ambo khawatirkan............
Penyetopan kapal di tengah laut ini akan jadi BAGIAN DARI PROMOSI para buyers 
tadi ke rekan mereka di luar....

RANCAK
Kalau yang satu ini saya rasa baik Pol Airud yang katanya menjalankan tugas, 
dan juga KaDINAS pariwisata (apapun alasannya) tidak hanya sekadar rancak, 
tapi MATI KARANCAK an....

Mau tak mau...............

TAMPUK KEKUASAAN SUMBAR SATU "2010" HARUS DIREBUT !!!!!
Agar hal yang selama ini membuat banyak kita galinggaman bisa teratasi....

Kanda siap untuk maju 2010???
Yakinlah, banyak pula yang SIAP mendukung kanda

Bagaimana ???

Wassalam W W

ARIEF Rky Mulia
39 th, tingga di Senen - Jakarta/ 
Asal Pakan Kamih Tilatang Agam



Pada 5 Juni 2009 14:50, Y. Napilus <[email protected]> menulis:

Pak Aim,

Bisa dapat cerita sebenarnya? Knp sampai terjadi aksi penyetopan ditengah laut 
seperti ini...? Gak harus orang asing, saya pun akan tersinggung jika dinegara 
lain sbg tamu diperlakukan seperti ini...? Apalagi diundang resmi dan dibawa 
naik kapal pun secara resmi...! 

Mesti Pol Airud tsb justru harus melakukan pengawalan kalau perlu dg bbrp kapal 
sekaligus supaya calon2 buyers tsb merasa lebih terhormat dan bangga lagi 
berada di Sumbar, supaya mereka makin bergairah utk membantu Pariwisata Sumbar 
diluar negeri...

Sumbar oh Sumbaarrr...:( 

Salam,
Nofrins
"4 Rancak 5 Lamak Bana"



________________________________
From: Nofend St. Mudo <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, June 5, 2009 1:42:41 PM
Subject: [...@ntau-net] Kapal Peserta SITF Distop Pol Airud di Tengah Laut



Padang | Jumat, 05/06/2009 12:01 WIB
Kapal Peserta SITF Distop Pol Airud di Tengah Laut

Padang, (ANTARA) - Kapal pesiar yang membawa 24 "buyers" dari tiga negara
beserta panitia Sumatera Internasional Travel Fair 2009 (SITF) distop Pol
Airud Sumbar dalam perjalanan menuju Sikuai Island. Penyetopan di tengah
perjalanan itu bertujuan untuk pemeriksaan rutin.

"Ini bukan menghambat, tapi penyetopan untuk tujuan pemeriksaan. Saya sudah
kontak pihak Pol Airud agar kapal itu dilepas, dan sekarang sudah dilepas,"
kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, James Hellyward kepada
antara-sumbar.com, Jumat (5/6).

James mengatakan bisa memahami tugas dan fungsi masing-masing lembaga, dan
apa yang dilakukan Pol Airud bertujuan baik. Namun penyetopan saat kapal
berlayar, apalagi dalam upaya "menjual" wisata Sumbar, implikasinya bisa
negatif.


"Peserta dari banyak kalangan. Bahkan ada yang dari luar negeri. Apa yang
terjadi ini bisa membuat imeg jelek di benak mereka. Kapal distop saat
berlayar, mereka akan menganggap ada yang tidak beres. Ini kan
kontraproduktif dengan upaya promosi kita," kata James yang juga
mempertanyakan tugas pemeriksaan itu kewenangan Syah Bandar atau Pol Airud.

Ke depan James berharap semua pihak di daerah ini bisa berkoordinasi dengan
baik agar program apa saja yang sedang dilaksanakan suatu instansi tidak
berbenturan dengan tugas dan fungsi lembaga lain.

Kunjungan 24 "buyer" (pembeli) dari tiga negara ke Sikuai dan PUlau Cubadah
dalam rangka Sumatera Internasional Travel Fair 2009 (SITF) yang berlangsung
dari Jumat (5/6) ke hingga Minggu (8/6). Mereka akan mempromosikan
pariwisata nasional ke manca negara.

Tiga Negara yang mengikuti SITF kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, James
Hellyward kepada antara-sumbar.com, Eropa 13 buyer, Malaysia 10 buyer dan
Australia satu buyer, dan kemungkinan masih akan ada tambahan buyer yang
datang.

James menambahkan, SITF sudah ketiga kalinya diadakan di pulau Sumatera dan
merupakan agenda tahunan. Pertama, tahun 2007 SITF diadakan di Kota Medan,
dan pada tahun 2008 dan 2009 dilaksanakan di Kota Padang.

"Ini menunjukkan bahwa potensi pariwisata di pulau Sumatera tidak kalah
bagusnya dari pulau dan kota lainnya yang ada Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, SITF merupakan ajang promosi wisata ke dunia international dan
ini merupakan momentum bagi kabupaten dan kota untuk mempromosikan dan
memperkenalkan potensi wisata yang ada di daerahnya.

Sedangkan Koordinator Media Center SITF, Aim Zein mengatakan para peserta
SITF, akan disuguhkan keindahan alam Sumbar dengan sejumlah "free tour" yang
digelar panitia.

"Hari ini peserta akan dibawa untuk melihat keindahaan pulau Sikuai,"
ujarnya.

Sementara kesiapan panitia dalam pelaksanaan SITF ini sudah maksimal, sama
halnya persiapan untuk penyambutan terhadap Menteri Pariwisata dan
Kebudayaan, Jero Wacik yang akan membuka secara resmi kegiatan ini, Sabtu
(6/6). (non/wij)

http://www.antara-sumbar.com/id/?sumbar=berita&d=2&id=31489









      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke