Sumbar | Jumat, 05/06/2009 08:41 WIB

Romi Delfiano - Padang Ekspres <http://www.padangekspres.co.id> 

 <http://padang-today.com/foto/berita/pasukan%20kuning%20kota%20padang.jpg>
klik untuk melihat foto
Pasukan kuning Kota Padang

Sumbar memborong 16 penghargaan dalam peringatan Hari Lingkungan yang jatuh
pada hari ini, Jum'at (5/06). Selain memperoleh tujuh piala adipura, tahun
ini Sumbar juga berhasil mengantarkan dua putra terbaiknya memperoleh
Kalpataru. 

Ketujuh daerah peraih Adipura, yakni Kota Padang kategori kota besar,
Payakumbuh (menengah). Lalu, Kota Solok, Sawahlunto, Batusangkar,
Padangpanjang, dan Painan (kategori kota kecil). Selain itu, dua kota
lainnya Pariaman dan Lubukbasung, hanya memperoleh sertifikat adipura. 

Sedangkan Kalpataru, diraih Djoni yang sekarang menjabat Kepala Dinas
Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumbar kategori pembina
lingkungan. Sedangkan Kasmir Gindo Sutan, warga Padanglaweh, Kecamatan
Batipuh Selatan, Tanahdatar, dianggap berjasa dalam melakukan konservasi
hutan dan mempertahankan 19 mata air di daerahnya. 

"Dibandingkan tahun lalu prestasi Sumbar lebih baik. Tahun lalu, kita hanya
memperoleh lima Piala Adipura. Sedangkan Kalpataru tak ada. Sekarang kita
dapat tujuh Adipura dan dua Kalpataru," kata Kepala Bapedalda Sumbar,
Asrizal Asnan beberapa waktu lalu. 

Selain itu, Sumbar juga memperoleh perhargaan kategori buku Status
Lingkungan Hidup (SLH). Untuk tingkat provinsi, Pemprov Sumbar berhasil
menjadi yang terbaik. Kota Padang dan Pesisir Selatan, meraih masing-masing
terbaik I dan kedua tingkat kabupaten/kota. 

Terakhir, kata Asrizal, Sumbar juga berhasil meraih penghargaan kategori
Adiwiyata, sekolah peduli lingkungan. Tahun ini diraih SMPN 24 Padang, dan
SDN 07 Kampung Pinang Bungus Padang (calon sekolah Adiwiyata). Keseluruhan
penghargaan sedianya akan diberikan secara terpisah hari ini. Sebagian
seperti Piala Adipura dan Kalpataru diserahkan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono di Istana Negara Jakarta. 

Gamawan Fauzi yang dihubungi Padang Ekspres (grup Padang Today) mengatakan,
prestasi ini belum terbaik diraih. Tapi jika dibandingkan kota-kota lain,
prestasi ini tergolong sangat baik. Apalagi kini kondisi alam Sumbar masih
banyak yang terjaga. 

Khusus peraih Kalpataru, Gamawan tengah memikirkan kompensasinya. Apalagi,
atlet peraih emas PON saja berhak memperoleh Rp100 juta, dan guru
berprestasi umroh. Sekarang peraih Kalpataru hanya 10 orang dari 33 provinsi
yang berhak memperoleh penghargaan ini. 

http://padang-today.com/index.php?today=news&id=6614


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image001.jpg>>

Kirim email ke