Assalamu'alaikum Ww

Mmd Erinos... tulisan Mmd ambo komentari khusus di segi marketing-nyo.....
dalam marketing populer seringkali dikatokan produsen harus membuka pasar...
dan tidak cuma mengisi pasar....., apo implikasinyo ... misalnyo produk A
telah ditarimo pasar 1000 unit saminggu ( putaran di kampuang biasonyo
saminggu ).. si produsen biasonyo tetap akan memproduksi max 1000 , tidak
akan lebih karano pasar jenuh....walaupun kapasitas produksi bisa sampai
10.000 saminggu....
Sedangkan prinsip barugi mangko balabo.... dalam arti jikok dibuka pasar
baru...dan di awak tantu mangaluakan cost... etong-etongan-nyo nan paralu
dibantu dek profesional....
Pasar nan baru , dengan sagalo konsekwensinyo... misalnya kemasan nan baru,
raso nan baru, bantuak nan baru..... dll

Itu saketek dari ambo

Wassalam

Z Chaniago - Palai Rinuak



Pada 8 Juni 2009 07:08, Eri Bagindo Rajo <[email protected]> menulis:

> Assalamu'alaikum WW mamak, uni, uda, sanak, adiak ,kamanakan sidang palanta
> RN yang mulia
>
> Ijinkan ambo maajukan buah pikiran satantang Pengembangan Potensi Anak
> Nagari (PAPAN) atau untuak tingkek Nasional
>
> Pengembangan Potensi Ekonomi Rakyat (PAPER).
>
>
> KONSEP
>
> *PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI RAKYAT*
>
> *(oleh: Erinos Muslim Tanjung)
> *
>
> *
> *
>
> PROLOG/BACKGROUND
>
> Elaborasi doktrin sistem ekonomi rakyat yang akan dikembangkan oleh suatu
> pemerintahan dalam aplikasi pengembangan ekonomi nasional adalah suatu
> konsep dasar pengembangan produksi barang dan jasa serta kegiatan
> perdagangan dari barang dan jasa yang dihasilkan.
>
>
> Produksi barang dan jasa dalam suatu Negara dapat dikelompokan atas
> produksi barang dan jasa manufaktur dan produksi barang dan jasa
> non-manufaktur, baik yang dilaksanakan oleh pelaku ekonomi sektor formal
> maupun pelaku ekonomi  sektorInformal.
>
>
>
>             Ekonomi rakyat merupakan kumpulan kegiatan ekonomi produksi
> baranng dan jasa serta kegiatan perdagangannya dimana para pemilik
> faktor-faktor produksinya adalah rakyat sedangkan pelakunya juga rakyat.
> Yang dimaksud dengan rakyat disini adalah pelaku ekonomi kebanyakan yang
> bercirikan : kecil modal, kecil skala usaha, rendah teknologi, kecil
> pemasaran, umumnya berupa kegiatan industri rakyat atau kegiatan industri
> rumah tangga, dan indutri berskala kecil. Termasuk diantaranya kegiatan
> pertanian dan industri terkait, kegiatan peternakan dan industri terkait,
> kegiatan perikanan rakyat dan industri terkait, industri kerajinan rakyat
> serta usaha kesenian dan industri terkaitnya.
>
>             Lokasi geografis dari kegiatan ekonomi rakyat ini tersebar di
> seluruh wilayah geografis Indonesia, mulai dari dusun, desa, kampung, kota
> kecamatan, kabupaten, kota madya, kota besar, kota metropolitan.
>
>             Umumnya sifat usaha dan ekonomi rakyat ini berdiri sendiri
> tidak terorganisir, lemah dalam posisi tawar, baik dalam membeli bahan baku
> maupun menjual produknya sehingga mereka disebut price taker bukan price
> maker.
>
>
>
>             KONSEP KERJA
>
> Pengembangan ekonomi rakyat dimulai dengan :
>
>    1. Identifikasi potensi ekonomi atau kegiatan usaha
>    perdusun/kampung/desa.
>    2. Pengumpulan dan pengelompokan pada tingkat kecamatan.
>    3. Pengumpulan dan pengelompokan pada tigkat kabupaten
>    4. Pengumpulan dan pengelompokan pada tingkat propinsi
>
>
>
> Pada tahap identifikasi dan pengelompokan kegiatan usaha ekonomi rakyat ini
> dapat di tentukan kegiatan mana yang akan dijadikan sasaran pengembangan
> usaha ekonomi rakyat pada suatu propinsi, suatu kabupaten, suatu kecamatan
> tertentu. Dengan demikian, para pengambil keputusan sudah mendapatkan
> informasi yang jelas tentang kegiatan ekonomi rakyat mana yang akan
> dijadikan sasaran pengembangan pada suuatu daerah tertentu.
>
>
>
> Pada tingkat pelaksanaanya maka tahapannya adalah sebagai berikut.
>
>    1. Propinsi sebagai promotor melaksanakan kegiatan promosi dan
>    penyusunan rencana strategis.
>    2. Kabupaten sebagai kordinator kegiatan pengembangan
>    3. Kecamatan sebagai eksekutor yang melaksanakan dan memantau kegiatan
>    pengembangan usaha rakyat yang sudah dipilih untuk dikembangkan pada
>    desa/kampung target sasarannya.
>
>
>
> Pelaksanaan kegiatan pengembangan ekonomi rakyat ini pada tingkat
> kabupaten, kecamatan dan desa dapat melibatkan para sarjana, mahasiswa,
> maupun pemuda dari kampung, desa maupun kecamatan terkait.
>
>
>
> HASIL AKHIR
>
> Target daripada kegiatan pengembangan ekonomi rakyat dengan pola ini adalah
> sebagai berikut :
>
>
>
>             Pada Tingkat Pelaku usaha;
>
>
>
>    1. perbaikan teknologi produksi (mutu, higienis, kemasan, ukuran, dll)
>    2. perbaikan tingkat produksi (volume produksi, efisiensi bahan baku,
>    dll)
>    3. perbaikan pemasaran (transportasi, logistik, marketing, system
>    penjualan)
>    4. perbaikan pengelolaan keuanagan usaha (laporan keuangan, cash flow,
>    dll)
>
>
>
>        Pada Tingkat Perekonomian Propinsi :
>
>
>
> 1.      Munculnya produk unggulan pada tingkat propinsi bersangkutan yang
> berasal dari kabupaten yang berada dalam propinsi tersebut.
>
> 2.      Peningkatan volume perdagangan propinsi yang bersangkutan.
>
> 3.      Membaiknya usaha rakyat di proinsi bersangkutan
>
> 4.      Bertambahnya peredaran uang dan membaiknya distribusi pendapatan.
>
>
>
>              Pada tingkat Nasional :
>
>
>
>    1. Membaiknya roda kegiatan usaha rakyat pada sector informal
>    2. Membaiknya distribusi pendapatan
>    3. Munculnya produk-produk baru yang siap untuk dipasarkan di Dunia
>    Internasional..
>    4. Peningkatan Pendapatan Nasional
>
>
>
> Contoh produk yang misalnya bisa langsung ditangani sebagai produk unggulan
> antara lain :
>
>
>
> ·        Bumbu kering (kunyit, jahe, cabe, kulit manis,dll)
>
> ·        Gula aren (brown sugar – palm sugar)
>
> ·        Kerajinan tradisional (replica benda seni, lukisan, patung, dll)
>
> ·        Industri rakyat (konveksi, sepatu, peci, furniture, alat
> pertukangan, dll)
>
> ·        Ekspor hewan ternak hidup ataupun sudah diolah (ayam kampung,
> sapi, domba, kambing, burung piaraan)
>
> ·        Industri maniufaktur rakyat (sparepart mobil, alat kesehatan dari
> karet, alat rumah tangga, dll)
>
> ·        Industri makanan rakyat (snack, bahan makanan olahan)
>
> ·        Produk pertanian, perikanan, peternakan.
>
> ·        Produk Maritim (rumput laut, ikan kering dll)
>
>                            ------==== --------
> Baitulah penyampaian ambo
> Wassalamu'alaikum WW
>
> Erinos Muslim Tanjung Bgd Rajo
> Asli urang Lambah ngarai Sianok
>
>
> -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
>
>


-- 
Z Chaniago - Palai Rinuak

Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau - Menjadikan
Adat menjadi rasional .

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke