Asslm.Wr.Wb.

Kepala Daerah itu ada kepentingan khusus untuk menjalankan Otonomi
Daerah, membina daerah masing-masing. Bila sudah lulus membangun
daerahnya layak menjadi Senator, bersaing pada posisi DPD mewakili
daerah menyusun APBN dan UU di Senayan.

Musyawarah Pimpinan Daerah,
Musyawarah Pimpinan Kabupaten,
Musyawarah Pimpinan Kota,
masih mempunyai akar dan legitimasi di masyarakat.

Bagaimana beratnya naiknya BBM untuk rumah tangga, transportasi dan
Industri bahkan merembet pada aspal dan pembangunan infrastruktur.

Gubernur DIY, pernah mengeluhkan naiknya BBM Pertamina pada rakyat
Yogyakarta di Sultan Hotel, Executive Club.


Wass.Wr.Wb.
A U G I JD
augispot.blogspot.com



2009/6/9  <[email protected]>:
> Kepala Daerah Juga Manusia
>
> Manusia Pado hakikatnyo mempunyai bermacam-macam kebutuhan pokok yaitu;
> Pangan, Sandang dan Papan disamping kebutuhan entertain lainnyo seperti
> hiburan, pujian dan kekuasaan (bagi orang tertentu). Ketika kebutuhan
> tersebut bisa dipenuhi maka masih akan ada kebutuhan2 lain yang akan muncul.
> setiap manusia mempunyai cara yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan nya.
>
> Kepala2 daerah itu secara kasat mata di lihat masyarakat telah sanggup untuk
> memenuhi kebutuhan pokoknya. Kebutuhan apalagi sebenarnya yang mereka cari?
> Dulu Kepala2 daerah ini sangat mengagung-agungkan Jusuf Kalla sebagai rang
> Sumando, kalau mereka ada masalah melapor untuk minta tolongnya pasti ke
> kantor Wapres bukan kekantor Presiden, karena mereka hanya punya akses
> langsung ke wapres karena masih ada urang-urang minang menjadi dewan ahli
> Wapres.
>
> Suatu keputusan yang menarik untuak di perhatikan dengan konsekuensi lainnya
> bagi masyarakat Sumbar. Klo masih ado di perasan  "sagan manyagan"
> setidaknya mereka Netral atau diam (tapi ado ndak yo dalam politik istilah
> sagan menyagan, atw semuanya berdasarkan kepentingan walaupun itu di daerah
> minang kabau). Benar-benar pilpres yang membingungkan sekaligus menarik
> untuk di perhatikan. Akan terjadi pertarungan elit dan masyarakat badarai.
> Siapakah pemenangnya?
>
> Walaupun SBY bisa menggaet kepala2 daerah dan wakilnya apakah mereka bisa
> menjamin untuk membawa kontituen di daerah mereka masing2 untukmemenangkan
> SBY. karena budaya patronase terhadap pejabat tidak terlalu besar
> pengaruhnya di Sumatera Barat.
> Selamat menikmati suguhan yang Pilpres.
>
> Romi
> Jakarta
>
>
>
>
> --- On Sun, 6/7/09, Muzirman -- <[email protected]> wrote:
>
> From: Muzirman -- <[email protected]>
> Subject: [...@ntau-net] 17 KEPALA DAERAH SUMBAR MASUK TIM KAMPANYE
> SBY-BOEDIONO
> To: [email protected], "rantaunet" <[email protected]>
> Date: Sunday, June 7, 2009, 6:42 PM
>
>
>
> APAKAH INI NAMANYA 'BIA tanduak bakubang, asal kapalo lai makan",
> pragmatisme,?,..tunjuka luruih kalingkiang bakaik,
>
> Apa yg dapat di lakukan rakyat badarai dgn penjabat ini? Penjabat negara
> harus nya tidak memihak pd calon tertentu.
>
> Mereka mencuekkan mata rakyat, indak padule dek den do, sia sinan. Ini demi
> pembanguna daerah kek, utk SB kok.
>
> Tugas kita adalah kalau penjabat tsb mengunakan fasilitas negara, dan waktu
> kampnye, siapkan camera, dan record apa yg dikatakannya,
>
> tape recorder suaranya, dan bebeberkan dlm youtube, milist dgn segala barang
> bukti nya. Ini jelas melanggar hukum.
>
>  Apakah kita kwatir, dulu ada mythos, Jawa presiden-luar Jawa wakil
> Presiden, sekarang Jawa -Jawa,.tidak ada lagi menjaga perimbangan
>
> kekuasssan,.."we are strong, you loose", perimbangan kekuassan berarti
> memjaga kstabilan politik dan negara. Let ,s see.
>
> Wass. Muzirman Tanjung
>
> 17 Kepala Daerah Masuk Tim Kampanye SBY-Boediono
>
> By Republika Newsroom
> Senin, 08 Juni 2009 pukul 05:22:00
>
>
> BUKITTINGGI -- Gubernur dan 17 orang Bupati/Walikota di Sumatra Barat
> (Sumbar) tercatat masuk tim kampanye Capres/Cawapres, Susilo Bambang
> Yudhoyono-Boediono, daerah Sumatra Barat (Sumbar).
>
> Selain itu, sembilan orang Wakil Bupati/Walikota di Sumbar juga masuk dalam
> tim tersebut sebagaimana dibacakan dalam pelantikan tim kampanye SBY-Boedino
> daerah Sumbar di Gedung Pustaka Proklamator RI, Bung Hatta di Bukittinggi,
> Minggu.
>
> Gubernur bersama 15 Bupati/Walikota dan sembilan Wakil Bupati/Walikota itu
> tercatat dalam Dewan Pakar tim kampanye SBY-Boediono Sumbar.
>
> Nama para pejabat negara itu masuk dalam Surat Keputusan (SK) Tim Kampanye
> SBY-Boediono Tingkat Nasional Nomor : 03/SK/TIMKAMNAS.SBY-BUDIONO/V/2009
> tanggal 31 Mei 2009, ditanda tangani Ketua Tim, M Hatta Rajasa dan
> Sekretaris, H Marzuki Alie, SE, MM.
>
> Dalam SK itu disebutkan, Gubernur Sumbar, Gamawan Fauzi menempati jabatan
> Wakil Ketua Dewan Pakar tim kampanye SBY-Boedino Sumbar, sedangkan 15
> Bupati/Walikota dan sembilan Wakil Bupati/Walikota tercatat sebagai anggota
> Dewan Pakar.
>
> Bupati dalam tim ini adalah, Bupati Padang Pariaman, Muslim Kasim, Bupati 50
> Kota, Amri Darwis, Bupati Solok, Gusmal, Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Bupati
> Pesisir Selatan, Nasrul Abit, Bupati Solok Selatan, Syafrizal J, Bupati
> Sijunjung, Darius Apan, Bupati Dharmasraya, Marlon dan Bupati Pasaman Barat,
> Syahiran.
>
> Kemudian, Walikota Padang, Fauzi Bahar, Walikota Sawahlunto, Amran Nur,
> Walikota Padang Panjang, Suir Syam, Walikota Payakumbuh, Yoserizal dan
> Walikota Pariaman, Mukhlis R dan Walikota Solok, Syamsu Rahim.
>
> Wakil Bupati (Wabup) masuk dalam tim yakni, Wabup Padang Pariaman, Ali
> Mukhni, Wabup 50 Kota, Irfendi Arbi, Wabup Pasaman, Hamdy Burhan, Wabup
> Pesisir Selatan, Syafrizal dan Wabup Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet
> dan Wabup Solok Selatan, Nurfirmanwansyah
>
> Selanjutnya, Wakil Walikota (Wawako), Wawako Padang, Mahyeldi Ansyarullah,
> Wawako Padang Panjang, Edwin, Wawako Payakumbuh, Syamsul Bahri dan Wawako
> Pariaman, Helmi Darlis.
>
> Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Drs Jufri tercatat sebagai Ketua Dewan
> Pengarah tim kampanye SBY-Boedino Sumbar.
>
> Terkait banyaknya kepala daerah dan wakil kepala daerah masuk tim kampanye
> SBY-Boedino Sumbar, Koordinator tim kampanye SBY-Boediono tingkat nasional
> untuk wilayah Sumbar, Dasrul Djabar mengatakan, bahwa pejabat negara
> tersebut bersedia bergabung atas kesadaran sendiri.
>
> "Ini kan pemilihan presiden, maka setiap pilihan berdasarkan kesadaran
> termasuk bagi para kepala daerah di Sumbar itu yang dengan kesadaran sendiri
> masuk tim kampanye SBY-Boediono," katanya.
>
> Ia menyatakan, tidak ada perintah dari Presiden SBY, agar para kepala daerah
> itu bergabung dalam tim kampanye SBY-Boediono. Selain itu sejumlah kepala
> daerah tersebut juga berasal dari partai politik yang berkoalisai dengan
> Partai Demokrat untuk mencalonkan SBY-Boediono pada Pemilihan Presiden 2009,
> tambahnya. - ant/ahi
>
>
>
>
>
>
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke