Hebat, Sanak Zulkarnain Kahar. Di tengah-tengah suara yang bernada pesimis -- 
dan ada kalanya saling menghujat -- nyaman rasanya membaca tulisan yang bernada 
optimis dan penuh harapan ini. Terima kasih.


Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta) 


--- On Thu, 6/11/09, Zulkarnain Kahar <[email protected]> wrote:


From: Zulkarnain Kahar <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Selamat Memilih
To: [email protected]
Date: Thursday, June 11, 2009, 12:36 AM







Indonesia adalah bangsa yang besar dan bangsa yang paling optimis didunia. 
Kemampuan menggusur penjajah, memberangus komunis. Gejolak padam pemberontakan 
diakhiri dengan salaman dan para pengacau diredam dengan pilar hukum, ini bukan 
sebuah cerita dalam khayalan. Saya bangga menjadi bagian dari negeri ini.  
Negeri multi etnis, ras dan agama, yang mampu keluar dari terjangan-terjangan 
dahsyat dan terus berjalan melalui suatu process pematangan.  
Dijung jalan sayup sayup tedengar suara ibu pertiwi 
  
 “ Kalian akan jauh lebih maju dari negeri tetangga kalian sekarang teruslah 
optimis dan tetaplah melangkah. Mereka semua terbatas, lahan terbatas, manusia 
terbatas, bicara terbatas, segala keterbatasan itu akan menahan laju mereka. ” 
.  Negeri kalian adalah negeri kaya dan makmur, cepat atau lambat  kalian akan 
belajar perlunya pemerataan disegala bidang dan inilah  yang akan menciptaka 
jutaan middle class citizen” 
  
Bagaimana caranya itulah gunanya kalian diberi otak untuk berfikir dan belajar 
mencari jalan keluar agar  terjadi  distribusi pendapatan yang merata  
  
Kini dari Sabang sampai Marauke bendera demokrasi telah berkibar sejajar dengan 
Merah Putih. Dari wali kota sampai peresiden adalah pilihan kita.  Siapapun 
yang jadi Presiden nanti adalah pilihan kita. Kita akan memilih siapa yang 
mampu mempercepat jalan kita mengejar ketertinggalan… salah pilihpun tak negeri 
ini tetap akan melangkah dengan pasti. Tak perlu bertengkar dan berkelahi dia 
Islam atau Kristen dia berjilbab atau bukan mereka semua adalah orang Indonesia 
mempunyai hak pilih dan dipilih… 
  
Kalau kita susah menerimanya kini, generasi anak cucu kita akan menerimanya dan 
saat itu kita akan berdiri sama rata dengan Amerika yang berdemokrasi ratusan 
lalu.. 
   
We will be there…. 
  
Salam Indonesia dari manusia Indonesia 
Zulkarnain Kahar




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke