Wah, apakah ini etis? harus nya wakil rakyat sifatnya mendidik,yg punya helat/kepentingan harus tak memberi uang, rakyat juga harus tak menerimanya, dan melaporkan ke Bawaslu kalau ada tim kampnye yg berusaha kasih uang. APAKAH ini suatu didikan "cadiak buruak", atau memang kita tlh terbiasa dgn ini, kita punya ikon: " angguak anggak geleng amuah, laluan nan dek awak, iyo an dek nan inyo". PaDANG MEMANG LICIK. KATA majalah Tempo, dulunya.
INi fenomena apa? Apakah karakter kita spt itu? WASS, Muzirman Tanjung. "Money Politics" Pilpres Halal Diterima By Republika Newsroom Senin, 15 Juni 2009 pukul 02:00: PADANG - - Anggota Komisi I DPR-RI yang juga juru kampanye pasangan Jusuf Kalla/Wiranto (Jk-Win), H Ali Mocthar Ngabalin MA menilai, dalam pemilihan presiden (Pilpres) halal hukumnya menerima uang (money politics) asal tidak ikut kemauan orang yang memberikan uang itu."Dalam Pilpres yang akan datang, saya sudah tanya ulama, kalau orang kasih uang boleh diambil tapi jangan ikut mau mereka, halal hukumnya," kata Ali saat berkampanye bersama pasangan JK-Win di taman terbuka hijau, Imam Bonjol Padang, Minggu. Hal itu disampaikannya dihadapan sekitar 50 ribu orang pendukung JK-Win. Ali diminta memberikan pidatonya oleh JK setelah diperkenalkan berasal dari Partai Bulan Bintang (PBB) kepada para pendukung JK-Win.Ali kembali menyebutkan, tidak masalah menerima uang saat Pilpres melalui alunan lagu. Dalam bait lagunya, Ali mengatakan, "...kalau ada yang kasih uang untuk pilih diri mereka, ambil saja uang mereka, tapi jangan pilih mereka.."Pada bait kedua, Ali menyebutkan, "..kalau ada yang kasih uang untuk pilih diri mereka, ambil saja uang mereka, tapi Wiranto Jusuf Kalla-nya. Karena itu, pada tanggal 8 Juli 2009 (Pilpres digelar, red) kalau ada yang kasih uang, kasih sarung, kopiah dan lain sebagainya, ambil saja barang barang semuanya, tapi nomor tiga yang dicontreng, kata Ali yang merupakan anggota Fraksi Partai Bulan Bintang (F-PBB) DPR-RI itu. Atas pilihannya bersama JK-Wiranto, Ali mengajak kader dan simpatisan PBB dan Masyumi di Sumbar untuk memilih JK-Win."Kepada seluruh keluarga besar Masyumi dan Partai Bulan Bintang di Ranah Minang (Sumbar), saya perintahkan untuk pilih nomor tiga (nomor urut JK-Win)," kata Ali Mocthar Ngabalin. ant/kpo --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
