sudahlah.... kini kok di parabuian... dulu di cuekin,.. di ambiak urang... baru sadar.... tp yakin...apak2 wak ko....tetap hatinyo ( eh pendapat gini bukan berarti dukung golkar loh..) renny,ancol
--- On Mon, 6/15/09, Ihsan <[email protected]> wrote: From: Ihsan <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: Tim JK-WIN tidak coret Azwar dan Hasan. To: [email protected] Date: Monday, June 15, 2009, 2:25 PM Salam dun sanak sa palanta Ambo batanyo ciek..... Baa respon dunsanak terhadap politisi gaek golkar yang sudah menikmati dan malang melintang dalam perpolitikan nasional sebagai politisi golkar dan alah dapek apo yang diinginkan... Mengapa teganya...teganya...teganya.... Menikam urg sapajuangan hanyo sekedar dapek raso manang bia bisa mambusuang kan dado... Ka sia..., sia yang akan mamuji apak2 tu ikuik manang... Kami yang mudo2 maraso iko pelajaran buruak dan mancoret muko urg awak di pentas nasional Sangat tidak beretika... Apo modeko pelajaran yang harus kami tarimo Mudah2an yg mudo bisa baraja dari urg2 yang konsisten dalam berjuang dan bisa dijadikan saudara dalam sakik sanang Bukan sanang kito badunsanak, sakik sory dulu, ambo ikuik nan sanang Luar biaso... Teganya dikau hai para tokoh tuo... Insyaf lah, ndak banyak yang ka dikaja di dunia ko lai.. Salamo ko alah menikmati dari golkar Kenapo siso umuah ndak digunokan untuk menunjukan komitmen terhadap perjuangan partai Mengapa............ Wassalam Ihsan, 34, Jkt Pada 15 Juni 2009 02:03, Muzirman -- <[email protected]> menulis: Tim JK-Win tidak Coret Azwar dan Hasan By RepUBLIKA, Minggu, 14 Juni 2009 pukul 22:55:00 PADANG--Tim kampanye pasangan Capres/Cawapres RI, Jusuf Kalla/Wiranto (JK-Win) tidak mencoret nama dua mantan menteri, yakni Azwar Anas dan Hasan Basri Durin dari keanggota tim tersebut dan masih menunggu sikap atau pilihan kedua tokoh Minang itu. "Ya... kita tanya lagi kepada beliau (Azwar dan Hasan). Kita tunggu apakah beliau berdua tetap disana (di tim SBY-Boediono, red) apa tidak," kata Ketua tim kampanye JK-Win tingkat nasional, Fahmi Idris di Padang, Ahad. Hal itu disebutkannya terkait keberadaan nama Azwar Anas dan Hasan Basri Durin dalam dua tim kampanye berbeda, yakni di tim SBY-Boediono dan JK-Win. Ditanya apakah, tim JK-Win akan mencoret nama Azwar dan Hasan dari keanggotaan tim, Fahmi mengatakan, bahasanya tidak begitulah dan tidak ada istilah dicoret kepada pituo (tokoh) Partai Golkar itu. Meski demikian, Fahmi mengatakan, dia bertanya kepada Azwar Anas kenapa waktu itu hadir di rumah Harun Zain (saat pernyetaaan tokoh Minang mendukung JK-Win) dan lalu tiba-tiba pindah kesana (tim SBY-Boediono). Sementara itu, Ketua Tim Kampanye JK-Win daerah Sumbar, Irdinansyah Tarmizi mengatakan, siap mencoret nama Azwar Anas dan Hasan Basri Durin, jika ada keberatan dari yang bersangkutan masuk dalam tim JK-Win. "Jika memang Pak Azwar dan Pak Hasan keberatan namanya tercantum dalam tim kampanye JK-Win, silahkan kirim surat keberatan dan kami akan mencoret nama mereka dari tim," katanya. Dalam Surat Keputusan Tim Kampanye SBY-Boediono tingkat nasional, nama Azwar Anas tercatat sebagai Ketua Dewan Pakar tim dan Hasan Basri Durin tercatat sebagai anggota Dewan Pakar di tim SBY-Boediono daerah Sumbar. Sementara itu, dalam Tim Kampanye JK-Wiranto daerah Sumbar, nama Azwar Anas dan Hasan Basri Durin juga sama-sama tercatat sebagai penasehat tim tersebut. Menurut Irdinansyah, dimasukannya nama Azwar Anas dan Hasan Basri Durin karena kedua tokoh yang juga sama-sama mantan Gubernur Sumbar itu saat ini adalah sesepuh Partai Golkar. "Dengan status sesepuh berarti mereka adalah orang Golkar, dan juga terbukti pada kampanye Pemilihan Umum 2009, keduanya juga tercatat dan bertindak sebagai juru kampanye Partai Golkar tingkat nasional," tambahnya. Dengan demikian, kata Irdinansyah, kedua mantan menteri adalah orang Golkar sehingga namanya dimasukan dalam tim kampanye JK-Win sebagai penasehat tim. Selain itu, tim juga telah mengirimkan surat kepada Azwar Anas dan Hasan Basri Durin mengenai masuknya mereka dalam tim kampanye JK-Win daerah Sumbar, tambah Irdinansyah yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Sumbar itu. Menurut dia, jika kemudian nama Azwar Anas dan Hasan Basri Durin juga masuk tim SBY-Boediono, maka tim JK-Wiranto tidak mempermasalahkannya dan siap mencoret nama mereka dari tim JK-Wiranto. "Kini kami menunggu surat keberatan itu, jika ada segera disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum Sumbar, untuk dilakukan pencoretan nama Azwar Anas dan Hasan Basri Durin dari keanggota tim kampanye JK-Wiranto Sumbar," tegasnya. ant/pur --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
