Dear Dunsanak,.

Ironis sekali bangsa ini dalam mencari jalan keluar permasalahan bangsa. Semua 
orang selalu berbicara Rasio Hutang, Pengangguran, Korupsi dan lainnya bahwa 
Rasio semua itu masih lebih baik dibandingkan jaman pemerintahaan sebelumnya. 
Mirip cara berpikir anak kecil.

Semua menebar janji manis walaupun bisa menjadi palsu. Pro Rakyat, lanjutkan 
dan lebih cepat lebih baik berlomba lomba meyakinkan rakyat bahwa semua akan 
membawa perubahan pada bangsa ini. 

Ditengah semua hingat bingar kampanye saya terhenyak dengan berita dibawah ini, 
Kalau sudah tergadai entah kapan kita bisa menebus nya ? Kalau sudah mulai 
menggadai yang pertama pasti ada yang ke dua.

Mungkin suatu saat kita sebagai masyarakat indonesia pun akan di GADAI demi 
kepentingan para elit.

Mari selamatkan Republik ini.

Salam Hormat 
Ronal Chandra Rajo Bunsu
--------------------------------
http://pemilu.okezone.com/read/2009/06/24/268/232531/pemerintah-tak-layak-gadaikan-gelora-bung-karno

----------------

JAKARTA - Stadion Gelora Bung Karno dikabarkan
telah digadaikan pemerintah Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah
Qatar senilai Rp25,9 triliun. Pengamat ekonomi Panangian Simanungkalit
menyayangkan tindakan ini.

"Tidak layak itu, buat apa kan masih
banyak yang bisa diagunkan seperti misalnya hak-hak pengelolaan. Itu
kan salah satu ikon bangsa saya rasa tidak layak sama sekali
(digadaikan)," kata Panangian usai menghadiri diskusi bertema
"Politisasi Bencana Alam antara Klenik, Ilmiah dan Religius" di Gedung
DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2009).

Menurutnya, jika utang
bisa digunakan dan bisa dimanfaatkan dengan baik, maka hal ini bukan
jadi masalah, melainkan justru menjadi berkah.

Sebelumnya, dalam
orasi Prabowo di Gresik, seorang kader membagi-bagikan selebaran yang
bertuliskan "Rakyat perlu tahu..!!! Gelora Bung Karno Digadaikan".

Dalam
selembar itu dijelaskan, penggadaian SUGBK dilakukan Pemerintah
Indonesia kepada Pemerintah Qatar senilai Rp25,9 triliun. Hal ini
disebabkan pemerintah mengalami defisit anggaran akibat besarnya
cicilan utang luar negeri.

Atas tindakan tersebut, Prabowo
terlihat kesal dan geram. Bahkan dia menyindir, bisa saja pemerintah
juga menggadaikan Monas suatu hari nanti.(lsi) (mbs) 




      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke