bAGUS SEKALI TULISAN DAN DISERTAI NASEHAT BERKENDARAANSEMOGA KITA TERHINDAR DARI MARABAHAYA DI JALANAN
Terima Kasih Prof.H.K.Suheimi, SpOG(K) --- Pada Rab, 24/6/09, andi jepe <[email protected]> menulis: Dari: andi jepe <[email protected]> Topik: [...@ntau-net] Re: BANGKAI OPLET (DIJALAN RAYA MAUT MENGINTAI ..by : Jepe) Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 24 Juni, 2009, 8:49 AM Assalamualaikum Wr Wb Pak Emi dan Dunsanak Palanta RN ini tambahan buat melengkapi tulisan Pak Emi, tulisan ini saya tulis bulan Juli 2007 Selamat membaca, semoga bermanfaat bagi Dunsanak sekalian Wass-Jepe (lagi di Dumai) -------------------------------------- DI JALAN RAYA MAUT MENGINTAI By : Jepe ‘ Entah berapa puluh jiwa setiap harinya melayang sia-sia akibat kecelakaan dijalan raya, masih segar dalam ingatan kita ketika Bus Wiasata meluncur terjun bebas kedasar sungai/jurang yang menewaskan sedikitnya 16 Siswa sekolah menengah Jakarta yang menikmati liburannya setelah itu kita dikejutkan kecelakaan tragis yang merenggut nyawa komedian kondang kita yang rendah hati yaitu M Taufik atau di dunia entertainment pria subur 41 tahun ini dikenal dengan nama Taufik Savalas. Tulisan kali ini saya mencoba berbagi pengalaman atau katakanlah tips bagaimana berkendaraan di Jalan Raya terutama menghadapi kendaraan berat sebagai “lawan” di jalan raya, sehingga Insya Allah kita bisa terhindar dari kecelakaan fatal.Tips ini berdasarkan pengalaman saya yang sering melakukan perjalanan dinas ke luar kota dari Pekanbaru, Duri dan Dumai, serta hasil bincang-bincang dengan sopir saya yang pernah membawa mobil berat. Jalan Raya Pekanbaru- Duri dan Dumai merupakan jalan raya Propinsi yang menghubungkan Riau dan Sumatera Utara, Jalan ini cukup sempit dibeberapa ruasnya bergelombang naik turun (saking bergelombang yang seperti alunan di ruas jalan ini menjadi nama daerah yaitu Simpang Gelombang), tikungan yang cukup tajam, tanjakan dan turunan yang panjang dengan kemiringan sekitar 15° lebih. Jalan Raya ini setiap harinya ramai dilalui kita sebut saja mobil berat dengan ciri-ciri mempunyai minimal 10 Roda dengan berat total (bermuatan) 40 Ton lebih. Jenis kendaraan ini mulai dari bus AKAP, truk pengangkut CPO dan kayu (Logs), dump truk, truk kontainer, truk low bed pengangkut alat-alat berat dan mobil berat aneka rupa dari perusahaan minyak terkenal Chevron (CPI) beserta mitra kerjanya/kontraktor. Berdasarkan pengamatan saya yang boleh dkatakan setiap minggunya mondar mandir di ruas jalan raya ini, bisa dipastikan selalu ada kecelakan yang melibat mobil berat ini, bermacam “gaya” mobil berat ini dalam mengalami kecelakaan mulai yang masuk parit dan semak menabrak pohon, terbalik dengan posisi roda “berdoa” menghadap langit, rebah dengan pintu mobil yang mencium aspal/tanah, berlabuh di dasar jurang ringsek tanpa bentuk lagi, adu kambing sesama mobil berat yang membuat pecahan kaca bertaburan di jalan dan kepala mobil hancur total, dibangku belakang stir tampak darah berceceran, “pertarungan bebas” antara mobil berat dengan mobil ringan (sedan, jeep, mpv berbagai merek) yang berakibat fatal memakan korban nyawa, belum lagi sepeda motor yang meluncur deras ke bawah kolong mobil berat. Sopir saya yang pernah membawa mobil berat ini membagi pengalaman dan tipsnya agar kita terhindar dari kecelakaan fatal terutama menghadapi “lawan” mobil berat yang dia juluki sebagai raja jalanan yang pantang mengalah, diantaranya : - Pertanyaan saya, kenapa Don (sebut saja namanya begitu) kok mobil berat bisa keluar dari trek, padahal jika dilihat jalan lurus datar, Don : Ada beberapa kemungkinan Pak sopirnya ngantuk atau mungkin masih ada pengaruh alcohol, biasalah Pak.sopir-sopir mobil berat tersebut banyak juga yang berperilaku buruk seperti mabuk2an di setiap warung yang disinggahi serta main perempuan, besoknya memaksakan diri juga bawa kendaraan…..oh gitu..lalu kemungkinan yang lain. Don : Mungkin ada lawan didepan sesama mobil berat nah ketika yang satu mengalah dalam bermuatan berat turun ke bahu jalan biasanya kehilangan keseimbangan, jika kita dapat lawan seperti ini sebaiknya kita menepi saja Pak ke bahu jalan memberikan ruang yang agak lega bagi Mobil Berat ini yang lagi memotong, mereka dipastikan berhadapan dengan mobil ringan tidak mau mengalah, ada beberapa alasan kenapa mereka tidak mau mengalah ketika mobil berat yang bermuatan dipacu dalam keaadan menyalib sempat mereka mengurangi kecepatan/rem mendadak karena ada lawan didepan maka ada kemungkinan kendaraan kehilangan keseimbangan akibat dorongan muatannya (mungkin yang dimaksud doni gaya dorong/momentum muatan) - Tips yang lain Don, Don : Begini Pak ketika Mobil Berat bermuatan sedang menanjak sebaiknya kita jaga jarak yang cukup aman dari mobil tersebut disaat napas mobil ini (terutama mobil kayu/balak yang rata-rata sudah tua) terengah-engah di pendakiaan sopirnya memasukan perseneling gigi halus Pak..gigi satu nggak mampu lagi. Maksudnya gigi halus Don, Don : Gigi setengah pak, sayapun bingung…yang jelasnya gigi model apa Don, Don : kalau orang bilang masuk gigi gear box pak, saya pun tidak paham juga ya sudah , lalu Don melanjutkan ceritanya, nah jika kita terlalu rapat pak ketika mobil berat ini tidak mampu lagi menanjak maka tanpa ampun akan meluncur kebawah menyapu dibelakangnya, bisa dibayangkan Pak jika kita berada dibelakangnya, mobil kita akan menjadi “santapan” empuk…ngeri pokoke.Biasanya sopir yang berpengalaman sebelum menanjak selalu lihat dulu kiri kanan situasi jalan jika terjadi sesuatu kondisi seperti diatas maka sopir sepersekian detik sudah tahu kemana mobil yang sekiranya aman di “tabrakan”. Don melanjutkan tips selanjutnya, Nah jika mobil berat “kepergok” dengan mobil kita Pak dalam menyalib memberikan lampu jauh (Dim) minta jalan , sebaiknya kita mengalah saja memberikan jalan buat dia untuk menyelesaikan tugasnya menyalib untuk kembali ke jalur kiri, seandainya kita tidak mengalah Pak, sopir mobil berat tersebut dengan sukarela tanpa beban siap untuk “beradu kambing” dengan mobil kita. Pastikan pak kita menyalib mobil berat ini jalan didepan kita tidak ada lawan atau jika ada jarak cukup jauh sehingga kita punya waktu untuk kembali kejalur kiri, sebaiknya jangan memotong mobil berat ini di tikungan, dalam keadan menanjak dan menurun yang cukup tajam dan panjang. Dari hasil bincang-bincang dengan sopir saya tersebut terutama dalam berkendaraan dijalan raya ketika menghadapi lawan Mobil Berat intinya sebaiknya kita yang mengendarai mobil ringan mengalah saja dan selalu menjaga jarak dengan mobil berat ini. Ketika kita sudah berhati-hati sekalipun bisa jadi supir yang ugal-ugalan dalam keadaan masih terpengaruh alcohol atau mengantuk tiba-tiba menabrak kita, ini malang betul yang tidak bisa kita tolak. Bagaimanapun juga ketika kita sebagai pengguna jalan raya tentunya sebelum mengendarai mobil pastikan kendaraan kita dalam kondisi layak jalan baik secara teknis maupun non teknis (kondisi fit), sabuk pengaman pastikan berbunyi “Klik” tanda telah terpasang mengikat tubuh kita, kita pasang sabuk ini bukan takut kepada Pak Polisi atau karena peraturan tapi lebih kepada keselamatan jiwa kita.Terakhir tentunya patuhi segala rambu-rambu lalu lintas, rambu yang berdiri disepanjang jalan tentunya bukan sebagai hiasan tapi sebuah symbol/lambang yang menceritakan kondisi dan situasi jalan bagaimana seharusnya anda mengendarai mobil dan lain sebagainya. Hidup ini pasti akan berakhir, tetapi kita berdoa pada yang Kuasa Allah Swt agar diberi keselamatan disaat berkendara, kita memohon kepadaNya jangan akhiri hidup ini dengan kecelakaan fatal dijalan raya. Hidup yang diakhiri dengan cara begini seperti Alm Taufik Savalas (walau kita yakini kematian itu adalah rahasia Tuhan) selalu meninggal kesedihan yang mendalam bagi keluarga tercinta, sanak kerabat dan orang-orang dekat kita. Kematian yang “ditangisi” air mata kesedihan yang jatuh baik dikelopak mata maupun jatuh ke hati yang paling dalam. Salam JP, Pekanbaru, 20 Juli 2007 Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
