Semoga Bundo Kanduang dapat menjadi First Lady (Ibu Negara) Republik Indonesia, ..Lebih Cepat Lebih Baikā¦.. Salam, AZDtRA ------------------------
Mufidah Kunjungi Kampung Halaman Untuk "Obati Hati" http://id.news.yahoo.com/antr/20090702/tpl-mufidah-kunjungi-kampung-halaman-unt-cc08abe.html Tanah Datar (ANTARA) - Ibu Wakil Presiden, Hj Mufidah Jusuf Kalla mengungkapkan, salah satu maksud kunjungannya ke kampung halamannya di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), adalah untuk "mengobat hati". Ungkapan itu disampaikan Mufidah dalam pantun berbahasa Minang saat mengunjungi Istana Kerajaan Pagaruyung, "Si Linduang Bulan" di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, Rabu (1/7). "Bukanlah batang sumbarang batang, batang nan dari batang hari. Bukanlah datang sumbarang datang, sangajo bana untuak maubek hati`," bunyi pantun Mufidah dalam bahasa Minang yang pasif. Terjemahan dari pantun Mufidah Kalla itu kurang lebih sebagai berikut, "Bukan batang sembarang batang, batang berasal dari batang hari. Bukan datang sembarang datang, sengaja datang untuk mengobati hari". Dalam kunjungan itu, isteri Calon Presiden Jusuf Kalla itu bersilaturahmi dengan sekitar 800 orang ninik mamak (pemangku adat Minangkabau), pewaris Kerajaan Pagaruyung dan pengurus serta anggota Organisasi "Bundo Kanduang" (tokoh wanita adat Minangkabau). Hj Mufidah Kalla merupakan putri Minangkabau asal Nagari Lintau, Tanah Datar. Pada pantun kedua, Ibu Wapres mengatakan, "Istano manamo Si linduang bulan, rancak lataknyo ditapi labuh. Ambo datang dek rasa caiknan, raso nan sajuak dalam tubuah". Arti pantun tersebut adalah "Istana bernama Si Lindung Bulan, strategis letaknya di pinggir jalan. Saya datang karena rasa rindu, terasa sejuk di dalam tubuh". Dalam pidato yang menggunakan bahasa Minang, Mufidah Kalla mengatakan, para "bundo kanduang" dan pemuka adat Minang perlu menyadari bahwa masyarakat akan mengikuti dan mematuhi apa yang dikatakan atau dianjurkan orang-orang yang menjadi penuntunnya (tokoh adat.red). Karena itu, setiap perkataan agar bisa dijadikan contoh dan teladan bagi masyarakat, katanya. Kepada para tokoh masyarakat dan jajaran aparatur pemerintah daerah, Ibu Wapres mengharapkan agar dalam setiap pemikiran, sikap dan tingkah laku sehari-hari senantiasa menjaga dan mengendalikan diri secara benar, terukur dan penuh kearifan. "Seluruh masyarakat Minang beserta aparat pemerintah hendaknya menyatukan tekad dan semangat untuk terus membangun daerah ini yang kini semakin maju dan sejahtera," tambahnya. Mufidah juga mengimbau para "bundo kanduang" dan pemuka adat Minang bersama masyarakat agar bersatu agar Sumbar cepat maju dan berkembangan seperti daerah lain di Indonesia.(Mel) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
