Barusan kito cek ke Pak Romeyo, bahwa KA Wisata Solok-PP ini dibuat tripnya tiap hari untuk selama masa liburan ini atas permintaan Pemko Solok. Saya tanya apakah sudah di promosiin sblmnya?Ternyata juga sudah kata beliau: Spanduk, Radio2, Koran, dll.
KA Wisata PP-Sawahlunto, masih tetap jalan setiap hari Minggu dan peminatnya cukup tinggi. Apalagi masa liburan ini, KAI agak kewalahan. Penumpang yg mau naik dari Solok selalu gak kebagian tempat... Bagi yg mau mencoba naik Gerbong Kepresidenan (24 tempat duduk), harga tiketnya lebih mahal. Kalau kelas Eksekutif Rp.50rb pp, Gerbong Kepresidenan ini Rp.100rb pp per orang... KA Pdg-Pariaman, reguler 2 trip setiap hari Senin-Jumat. 2 trip jg utk KA Wisata Sabtu-Minggu. Ttp selama masa liburan 26 Juni - 12 Juli ini, ditambah 1 trip lg dg KA Wisata. "Kalau rute Pdg-Pariaman ini jangan ditanya lagi lah Bang...ampun-ampunan kita dibuatnya..." kata Pak Romeyo. Yg sering jd pertanyaan ke PT KAI di Sumbar skrg adalah rute Padang-Padang Panjang. Semoga rencana bantuan 5 unit lagi gerbong baru (senilai Rp.18 milyar lagi) yg akan dikirim Oktober 2009 ini oleh Dephub tidak tertunda. Kalau Dephub bersedia melibatkan pihak luar, ada baiknya dari sekarang 5 unit baru tsb langsung didisain dg interior bernuansa Etnik Minangkabau. Jadi gak kerja dua kali dan buang uang. Kawan2 Himpunan Disain Interior Indonesia (HDII) Sumbar sudah bersedia bantu disain secara gratis, demi Sumbar...! Siapapun yg akan terpilih jadi Presiden, semoga tidak merubah rencana ini. Utk Mak Itam, reguler setiap hari Minggu cukup bagus peminatnya. Sekarang sudah ada yg cater 3 kali dr Eropah. Tp memang isu harga carter diluar hari Minggu ini masih sangat tinggi. Apalagi jika dibanding dg di Ambarawa dan Cepu. Penetapan harga sepenuhnya dari KAI. Walaupun tahun lalu kita dari MPKAS minta ke KAI agar mengajak kawan2 Operator (ASITA, PHRI, dll.) utk duduk bersama dulu. Dg harapan, promosi/marketing KA Wisata ini tidak hanya jadi tanggung jawab KAI dan Pemko semata. Dipasamoan kan jauah labiah rancak dari pado karajo surang... Semakin banyak yang bisa dirangkul, akan semakin naik kok citranya...:) Kita juga berharap agar tampilan situs www.kawisata-sumbar.com ini bisa diperbaiki lebih baik lagi untuk mengangkat citra KA Wisata dan Industri Pariwisata Sumbar. Kalau bisa ada versi Bhs Inggerisnya akan lebih baik lagi...! Sengaja saya sampaikan info ini utk meng-counter isu dibawah yg bisa salah pemahaman buat masyarakat banyak nanti. Skl lg, KA Wisata di Sumbar, masih merupakan langkah awal utk KA di Sumbar dan Trans Sumatra Railways System. Semoga bisa menjadi maklum adanya. Terima kasih. Wassalam, Nofrins Sekjen MPKAS www.train.west-sumatra.com (foto2 cantik ttg KA di Sumbar) www.mpkas.west-sumatra.com (liputan aktifitas dg foto2) ________________________________ From: Nofiardi <[email protected]> To: [email protected] Cc: [email protected] Sent: Thursday, July 2, 2009 1:48:38 PM Subject: [...@ntau-net] Kereta Wisata Solok-Padangpanjang Dihentikan Karena Tak Untung Kereta Wisata Solok-Padangpanjang Dihentikan Karena Tak Untung PadangKini.com| Rabu, 01/07/2009, 15:24 WIB PADANG--PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional Sumbar menghentikan operasional kereta api wisata rute Solok-Padangpanjang yang sempat dioperasikan selama tiga hari. Humas PT KAI Divre II Sumbar Syafri al Romeyo mengatakan, kereta api wisata sempat dioperasikan di awal liburan sekolah, pada 26-29 Juni lalu. "Namun ternyata tidak menguntungkan," kata Romeyo kepada PadangKini.com, Rabu (01/06/2009). Kereta api wisata yang dijalankan dari Solok-Padangpanjang dengan rute melintasi Danau Singkarak merupakan kereta api wisata jenis diesel. Sementara ini, PT KAI hanya mengaktifkan kereta api wisata Padang-Pariaman hingga 12 Juli mendatang karena jumlah penumpang lebih banyak. Termasuk kereta api regular dengan frekuensi dua kali sehari. "Musim liburan ini ke Pariaman memang ramai, PT KAI tidak menaikkan harga tiket," katanya. Sementara KA wisata Mak Itam yang terbuat dari lokomotif uap di Sawahlunto hanya dijalankan tiap hari Minggu atau berdasarkan carteran saja. Kepala Stasiun KA Sawahlunto Zulkifli mengatakan, Mak Itam yang berkapasitas 50 orang ini diperkirakan akan dibanjiri penumpang selama musim libur. Sementara untuk carteran belum terlalu banyak. "Carteran yang kita bawa baru Jumat depan, rombongan wisatawan, di luar itu, hanya jalan saat hari Minggu saja," kata Zulkifli . (rd) http://www.padangkini.com/wisata/single.php?id=5449 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
