Wah mak Darwin Bahar, banyak juo koleksi mak ma,.. batanyo lah ambo ciek,
waktu SBY baru pulang dari tugas di Bosnia, Team Garuda Indonesia, beliau
lansung di termpatkan di DKI, sebagai Sekretaris..???. di Pangdam
Jaya...(ambo indak tahu namonya do nan pasti). Waktu itu July 1996 (?),..
terjadi penyerangan kantor PDIP (Mega), oleh siluman berbaju
hitam2,..berambut cepak,.. badan tegap  yg bererati beliau di isukan ikut
mengetahui penyerangan tsb. Sehingga waktu Mega jadi Presiden, harus nya
dibuka terang-terangan  kasus penyerangan tsb.  Tp krn Mega menjaga kursi
nya terhadap.... didiamkan saja. Apa memang demikian?
Sampai sekarang kita ngak tahu persis siapa menjerang di balik layar nya...

Wass. Muzirman Tanjung

2009/7/2 Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>

> Wah, meyakinkan juga argumentasi Sanak Darwin Bahar ini. Saya pertimbangkan
> untuk tanggal 8 Juli nanti. Terima kasih banyak.
>
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> (L, masuk 72 th, Jakarta)
>
>
>
> --- On *Fri, 7/3/09, Darwin Bahar <[email protected]>* wrote:
>
>
> From: Darwin Bahar <[email protected]>
> Subject: [...@ntau-net] Re: Siapa Bilang SBY Sosok Peragu?
> To: "Milis Rantaunet" <[email protected]>
> Date: Friday, July 3, 2009, 4:38 AM
>
>
>  Harian Kompas sejak hari Senin 29 Juni 2009 yang lalu selama tiga
> berturut-turut memuat profil ke tiga pasang Capres-Cawapres, termasuk aspek
> yang menonjol, kekuatan dan kelemahan mereka masing-masing. Bagi yang  belum
> sempat dan ingin, dapat  membacanya secara on-line pada
> http://cetak.kompas.com/.  Silakan nilai sendiri,
>
>
>
> Bahwa SBY pribadi yang baik dan ingin mengabdikan dirinya dengan tulus bagi
> rakyat, saya setuju. Tetapi  tidak (lemah dan) peragu?
>
>
>
> Kalau SBY tidak (lemah dan)  peragu dia pasti akan menindak Rizal
> Mallarangeng, doktor lulusan Amerika yang sama sekali tidak intelek, yang
> sudah melakukan serangan kotor dan bodoh terhadap JK dengan apa yang
> disebutnya sebagai “selebaran gelap” dalam kampanye terutup Rabu (24/6) yang
> lalu.
>
>
>
> Bodoh? Ya, apa untungnya Tim Kampanye JK melakukan hal itu. Tokh itu
> merupakan kampanye tertutup, artinya yang hadir pendukung JK semua. Lagi
> pula tabloid yang fotokopinya disebut sebagai “selebaran gelap” itu sudah
> beredar beberapa hari sebelumnya. Ke Palanta pun pernah berita tersebut
> hinggap. Mengapa bukan Tabloid dan nara sumbernya yang diketahui dengan
> jelas yang diadukan kepada Polisi?.
>
>
>
> Yang gerah terhadap trio Mallarangeng + plus Fox Indonesia tidak kurang
> relawan pendukung SBY-Budiono sendiri.
>
>
>
> (Lihat  “Elektabilitas SBY Anjlok, Dominasi Fox Bikin Kesal Para
> Pendukung”,
>
> Deden Gunawan – detikNews,  Senin, 29/06/2009 12:55 WIB
>
>
> http://www.detiknews.com/read/2009/06/29/125507/1155680/159/dominasi-fox-bikin-kesal-para-pendukung)
>
>
>
> Sikap SBY juga sangat tidak jelas dan ragu-ragu terhadap Ketua BPKP yang
> akan mengaudit KPK, yang tidak jelas landasan hukumnya---yang menurut Sang
> Ketua berdasarkan perintah lisan SBY---dan kemudian dibantah sendiri oleh
> SBY, tetapi tidak secara tegas pula dilarangnya, merupakan  salah satu
> yang lain.
>
>
>
> Hal itu berawal ketika SBY dengan mantab terkesan akan membonsai KPK waktu
> ia mengunjungi redaksi Kompas tanggal 24/6.
>
>
>
> (Lihat  “Berbahaya, Kekuasaan yang Terlalu Besar dan Tanpa Kontrol,
> http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/25/0300544/berbahaya.kekuasaan.yang.terlalu.besar.dan.tanpa.kontrol.),
>  tetapi kemudian dibantahnya sendiri.
>
>
>
> Akibat omongannya tersebut SBY tidak kurang dikritik oleh seorang Pakar
> Hukum UI (Lihat “Prof Hikmahanto: Pernyataan SBY Soal KPK Kurang Tepat”,  Nala
> Edwin - detikNews
>
> Kamis, 25/06/2009 10:19 WIB
>
>
> http://www.detiknews.com/read/2009/06/25/101934/1153744/158/prof-hikmahanto-pernyataan-sby-soal-kpk-kurang-tepat)
>  serta menjadi bulanbulan serangan ICW serta bebrbagai elemen dan
> komunitas Antikorupsi.
>
>
>
>
>
> Itu hanya beberapa contoh.
>
>
>
> Bagi saya pibadi, Presiden yang mampu mengambil kebijakan dan melakukan
> terobosan-terobosan yang diperlukan untuk memperbaiki berbagai keterpurukan
> bangsa ini--- Insya Allah---hanya JK.
>
>
>
> SBY-Boediono? Capeekk deh :)
>
>
>
> Ah, tapi apalah awak ini.
>
>
>
> Wassalam, HDB-SBK (66-)
>
>
>
>
>
> [...@ntau-net] Siapa Bilang SBY Sosok Peragu?
>
> Posted by: "Nofiardi" [email protected]
>
> Wed Jul 1, 2009 7:53 pm (PDT)
>
>
>
>
>
> Rabu, 01 July 2009
>
>
>
> Siapa Bilang SBY Sosok Peragu?
>
>
>
> BANYAK yang menyorot bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah sosok
>
> peragu. Dan diidentifikasi sebagai sikap yang tidak cepat tanggap dalam
>
> mengambil keputusan. Tapi dalam bergaulan selama menjadi anggota MPR,
>
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke