KENAPA NABI MUHAMMAD SEHAT 13
Oleh : K Suheimi 
 
 
Kuliah saya subuh ini di Masjid Annur  Jum’at3 Juli 2009 tentang kenapa Nabi 
Muhammad sehat.
“Ada dua hal yang harus  di lupakan: Kebaikan yang kita lakukan kepada orang 
lain dan kesalahan orang lain lakukan kepada kita”. , Pesan Rasul, kata guru 
saya .
Ini sangat penting. 
 
Kerna bila ingat kebaikan kita pada orang lain, kita akan kecewa ketika orang 
itu berbuat sesuatu yang tak sesuai dg yang kita harapkan. Tak jarang orang 
yang kecewa ini berpantun.
Indak disangko rigo-rigo
Pipik sinanduang makan padi
Indak disangko cando iko
Nan di kanduang mamakan hati
 
Kekecewaan ini semakin beruntun, seakan tak putus-putusnya. Dan bila 
diperturutkan akan menghanyutkan, dan akan menimbulkan penyakit yang beruntun 
juga.
Banyak penyakit diawali oleh kekecewaan dan oleh penyesalan. Kalau ku tahu tak 
akan kubuat begini dan begitu, sebagai ungkapan penyesalan dan kekecewaan.
 
Rasa kecewa di hati ini akan me resonansi jiwa dan hati kita.   Dan akan 
mendghanyutkan kita pada fikiran dan perbuatan  yang negative.
Kita tahu fikiran dan perbuatan negative akan merusak system tubuh, dan akan 
menuju ke kehancurannya.
 
Dr Rina yang mendalami psikosomatik  mengatakan, pada umumnya keluhan sakit 
jasmani ternyata didahului dengan pikiran negatif tentandg diri, orang lain dan 
penyakit itu sendiri. Jadi salah satu yang sering di tawarkan pada mereka 
adalah mengembangkan fikiran positif    
 
Pada hakekatnya manusia yang  mempersukar-sukar  sesuatu, dan berbelit-belit, 
masalah yang sederhana dijadikannya rumit dan ruwet, sebetulnya melambandgkan 
kurang ilmunya atau bodoh.Manusia  yang pesimis, juga orang-orang yang  punya  
tujuan, tapi  bila ada halangan dan rintangan dalam mencapai tujuan  itu, 
mereka  tidak  berusaha  mengatasi halangan  dan  rintangan  itu, bahkan setiap 
rintangan itu dilihatnya dengan kaca mata pembesar,. 
Sehingga  sering  dia patah ditengah, cita citanya sering tidak kesampaian. 
Dia  sering kecewa  dan putus asa. Jangankan kesulitan yang nyata.  Jika  ada 
saja  orang  membayangkan  satu kesukaran,  maka  yang  terbayang olehnya  
adalah  kesukaran  yang sangat  besar,  sehingga  hilang keberaniannya untuk 
mengayunkan langkah mencapai sesuatu. Orang  yang pesimis ialah orang yang 
memandang sesuatu  dari sedgi buruknya, dia berpandangan negatif. Jika orang 
yang optimis melihat botol yang berisi air setengah, dia berkata :"Air dibotol 
sudah berisi setengah tentu sebentar  ladgi  air  ini akan penuh", sebaliknya  
orang  yang  pesimis berkata:"Air  dibotol tinggal setengah, sebentar lagi  
tentu  air itu akan habis".Tuhan   berfirman:"Janganlah  kamu  
berpurbasangka,   karena sebadgain  dari  sak  wasangka itu adalah  dosa".  
Kita  khawatir, karena orang yang pesimis melihat sesuatu dari sedgi jeleknya, 
dan sering 
 berpandangan negatif atau berburuk sandgka,  jangan-jangan ini  merupakan  
dosa  pula.
Orang pesimis sering buntu ingatan,tertumpu pandangan,  sering berangan-angan. 
Sering patah semangat, dan kurang berani  menghadapi kenyataan. Orang  yang  
apatis,  ialah orang yang  tidak  punya  tujuan hidup,  dia  acuh saja terhadap 
apa  yang  terjadi  disekitarnya. Tidak  satupun  hal  yang  dapat  
merangsangnya.  Masuknya  tidak menggenapkan  dan  keluarnya  tidak  
mengganjilkan,  adanya  sama dengan tidaknya, dia tidak masuk hitungan.
 
Nabi Muhqammad berfikiran positif dan pasrah pada Illahi
Yang dimaksud dengan berserah diri adalah menyerahkan jiwa seutuhnya kepada 
Allah dengan keyakinan penuh bahwa Dia yang Maha Suci dan Maha Pengatur pasti 
memilihkan yang terbaik bagi manusia. Berserah diri bukanlah berarti 
mengabaikan usaha, tetapi justru harus berupaya sekuat kemampuan yang ada. 
Digambaran orang yang berserah diri adalah seperti orang yang menggantungkan 
jiwanya pada Arasy Tuhan, sementara kakinya menapak di bumi. Orang yang 
berserah diri ikhlas menerima segala ketentuan -musibah atau pun nikmat- yang 
dipilihkan Allah baginya. Yakin bahwa Dia yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang 
tidak akan mungkin bertindak sewenang-wenang ataupun menganiaya hambaNya. 
Musibah yang menimpa bukanlah untuk ditangisi, tetapi merupakan isyarat 
dari-Nya agar kita segera berbenah diri, melakukan introspeksi adakah aturan 
main-Nya yang kita langgar.
 
 
Untuk dapat  berserah diri, diperlukan sikap mental yang positif. Dasarnya 
yaitu,  harus berprasangka baik kepada-Nya. Meyakini apapun yang ditetapkan 
Allah , merupakan pilihan yang terbaik, yaitu sejalan dengan apa yang di 
mohonkan pada setiap sholat (...ihdinashshiraathal mustaqiim).
 
Adapun indikator keberhasilan dari berserah diri, yaitu tidak adanya rasa 
was-was, khwatir atau pun kecewa. Yang ada adalah ucapan dengan penuh rasa 
syukur ‘alhamdulillah’ atau dengan penuh rasa ikhlas ‘innalilahi wainnailaihi 
rojiun’.
 
Bagi orang yang berserah diri, ia tidak akan mengeluh atau protes kepada Allah 
atas ketentuan yang ditetapkan padanya. Tindakan yyang dilakukannya hanya 
semata-mata karena taat mematuhi perintah Allah. Dia berlaku baik bukan sebagai 
balasan karena orang telah berlaku baik kepadanya, tetapi kebaikan itu 
dilakukannya semata-mata karena Allah memerintahkan manusia untuk berbuat 
kebajikan. Pandangan batinnya telanjang sebadgaimana adanya (tidak ada buruk 
sangka). Lirikannya tanpa disertai emosi. Jiwanya tidak terguncangkan oleh 
adanya stimulan baik yang berasal dari dalam jiwanya sendiri, maupun yang 
berasal dari lingkundgannya. Dia dapat  merasakan kaya tanpa harta, sakti tanpa 
ilmu. Semua ini hanya dapat  terjadi jika kita sudah mampu menjadikan taat 
sebagai senjata untuk melawan nafsu buruk/ himbauan setan.   
Dengan berserah diri, insya Allah ,  akan terhindar dari segala macam bentuk 
kekecewaan. Terlebih lagi urusan  yang lain akan dimudahkan-Nya. 
 
 
Masjid An Nur 3 Juli 2009
Terima Kasih

Prof.H.K.Suheimi, SpOG(K)


      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke