2009/7/4 <[email protected]>: > > Terakhir informasi dimedia elektronik seperti detik dan beberapa lainnya yang > Sby mengatakan dalam musim pilpres ini > banyak orang bermain SIHIR sampai permadi pun berkata koq Doktor percaya > SIHIR? >
Da Ronal, perlu diingat bahwa seorang muslim wajib percaya keberadaan sihir, namun tentunya haram menggunakannya. Kenapa wajib? Karena keberadaan sihir disebutkan dalam al-Qur'an dan as-Sunnah. Yang lebih menjadi masalah menurut saya adalah berita tentang tim sukse SBY di Kediri yang larung sesaji di sungai Brantas. Celakanya kalau ada yang mengaku muslim di antara pelakunya. Sedangkan mengenai Indomie singkong dan sukun, saya rasa respon itu hanyalah karena SBY tidak menyangka akan ditanya seperti itu. Mungkin yang dimaksud adalah bahwa beliau kalau makan Indomie juga disertai makan singkong atau sukun sehingga tidak sepenuhnya tergantung pada gandum. > Kemudian liputan kampanye akhir di GBK yang direlay RCTI siang ini jam > 12:00-13:00 dengan headline bayaran 20-60 > ribu untuk tiap2 kendaraan yang datang + wawancara simpatisan yang > ditemui,semakin membuat aneh dan ragu kita kita > yang tadinya sudah yakin akan memilih SBY. > Poin ini yang sebenarnya membuat saya ingin menulis. Qadarallah, saya jadi korban karena ketika saya akan berangkat ke kampus barusan, saya tidak memperoleh kendaraan umum. Bukan sekadar masalah macet dan bahaya dari konvoi motor yang melaju beriringan, namun banyak angkutan umum yang digunakan oleh massa kampanye. Ada cukup banyak orang yang terlantar di tepi jalan karenanya. Bukan saja kerugian waktu yang ditimbukan, tetapi juga kerugian finansial bagi orang yang harus berangkat kerja. Alhamdulillah hari ini sudah ujian akhir jadi bisa saya wakilkan ke orang di kampus. Sedikit liputan, selain massa Partai Demokrat, tadi ada sedikit bis yang dipakai PPP dan PKP, lalu ada bis PKS dan PDS yang beriringan. PKS cukup banyak menggunakan kendaraan umum tadi. Ketika saya cerita ke istri, kata istri pantas saja mbok penjual kue langganan bilang hari ini tidak mampir ke rumah karena mau ikut kampanye PKS. Katanya akan dibayar Rp. 20 ribu per orang. Allahul musta'aan. Wassalaamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh. -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
