Assalamualaikum ww Kisanak ambo uda Darwin Bahar sarato mamak & doonsnake yang dirahmati Allah Sabana no ambo suko track record JK ko, tapi sayang salamo ko ambo caliak indak pernah ado komunikasi sajak awal antaro JK jo PKS Awalnyo PKS kan sudah siap2 untuk memgajukan sendiri capres dan cawapres kalau pemilu patang lai dapek 15 sampai 20% sayang target belum tercapai sehingga dengan modal 8% kitapun telah siapkan 7 orang cawapres SBY sayang SBY lebih memilih Boediono, ok itu hak dia kan inyo nan kajadi marapulai, tasarah dek inyo sia nan katuju dek inyo bukan? Hampir saja PKS menggandeng Prabowo untuang SBY lai cameh sahinggo didulukan-nyo bana maneken tawaran dan kontrak politik dari PKS di Bandung sabalun deklarasi SBY BERBUDI Lha kenapa SBY? Karano komunikasi indak terjadi dengan JK salamo ko doh samantaro SBY aktif menjalin komunikasi ka PKS hinggo akhirnyo SBY bersedia maneken kontrak politik yang diajukan PKS tu yang salah satunya adalah membantu perjuangan rakyat Palestina, klop sudah, kitapun siap berkoalisi istilah apopun namonyo tamasuak sebagai tukang dorong oto urang bagai lah, itu baru nan bisa kito juangkan untuk da’wah ko ka baa lai, kan baitu Untuang ruginyo sudah dikaji kok sa-masak5nyo dan semua itu bukan karano harok dek kurisi menteri nan ampek incek tu, tapi jauah dibaliak itu dan tentu saja dengan visi da’wah yang jauh kedepan demi kejayaan Islam dan tentu saja dasarnya dimulai dari pengembangan da’wah kedepan dinegeri ini termasuk ABSSBK Ranah Bundo kito tu Masalah2 lain termasuk mungkinkah SBY dan Budiono akan peduli dengan Syariah Islam dan ekonomi Syariah pada prinsipnya bagi PKS dan aktifis Pergerakan Islam, itu bana lah nan harus dikawal dan kito arah2kan molah saketek demi saketek alon2 asal kelakon, ketimbang dijauhi tantu gadang mudarat-nyo bagi Islam Tepatnya jurus seorang pandeka Minang bahwa “musuh itu harus dirapati terus” hingga musuh itu bisa kita kontrol atau kendalikan, jadi kuncinya adalah rapati terus lawan anda dan jangan dijauhi, jangan diberi angin atau peluang kalau tidak ingin “sansaro badan” sansaro Islam kito ko bikoh, baa gak ati? Kok lai rapek taruih awak, makan lai sameja, lalaok lai salapiak sakatiduran tantu gerak gerik mereka bisa lebih awal kito monitor sahinggo kutiko ado gejala tidak menguntungkan bahkan akan merugikan Islam kito dari PKS siap menyemprit “Prrrriiiiiiittt” kan iyo lai baitu bunyi’e da? Kok alun juo namuah uda salapiak sakatiduran awak, ambo haragoi itu, bilo2 maso bagai molah, karano target kito ko bukan untuak jangka pendek, nah, pintu ka sarugo ko kami bukaan untuak uda dan tentunya dengan kalungan bunga kok uda lai ka tibo juo barisuak2 Mohon maaf kok kurang berkenan Wasalam arman samudera-57
--- On Tue, 7/7/09, Darwin Bahar <[email protected]> wrote: From: Darwin Bahar <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Cak Ton Tong Kalamai Jaguang To: [email protected] Date: Tuesday, 7 July, 2009, 10:22 PM Manolah sanak ambo Arman Bahar Marah Sakti nan bijak bestari PKS ko partai rancak bana, partai dakwah, partai masa depan, sasaran bersifat jangka panjang, memakmurkan dan membina akhlak anak bangsa. Kok kini lah tagadaikan, manjadi tukang dorong oto urang, dek karano hanyo jabatan nan menjadi tujuan. Itulah dek indak hati-hati, jarek sarupo jo jerami, Sio-sio hutang tumbuh Caba-caba nagari alah Budiono akan memajukan Ekonomi Syariah? Ekonomi syariah adolah ekonomi antiriba, ekonomi nan beretika, ekonomi yang berpihak kepada yang lemah, ekonomi nan mengemukakan akhlakul karimah. Inikah cawapres yang katanya akan menegakkan ekonomi syariah tu? (Dari kutipan wawancara Jusuf Kala dengan MBM TEMPO 15/XXXVIII 01 Juni 2009 http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2009/06/01/WAW/mbm.20090601.WAW130468.id.html) TEMPO [T}: Dalam beberapa kasus Anda berseberangan dengan Boediono, waktu itu Gubernur Bank Indonesia. Misalnya soal blanket guarantee setelah muncul kasus Bank Century? JK: Saya berpendapat, blanket guarantee itu artinya semua masalah perbankan—kesulitan cash flow, rugi, dan sebagainya—pada akhirnya ditanggung APBN. Ini artinya ditanggung seluruh rakyat. Saya tidak mau kesalahan bankir-bankir itu dibebankan ke rakyat. Itu menzalimi rakyat. Berdasarkan pengalaman pada 1998, blanket guarantee itu justru merugikan, tidak memberikan hal positif. Saya lalu kasih data, statistik, grafik, kepada Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan. Saya bilang tidak, karena bisa menimbulkan krisis kedua. Semua negara yang memberikan blanket guarantee, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand, pertumbuhan ekonominya minus. T: Siapa yang mengusulkan blanket guarantee? JK: Macam-macam, Kadin, pihak perbankan, semua memberikan usulan. Yang ngotot itu Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan. T: Sikap SBY bagaimana? JK: Menteri Keuangan mengatakan (sikapnya) sudah disetujui Presiden. Saya lalu setuju, tapi hanya Rp 2 miliar. Itu bukan blanket guarantee, tapi jaminan perbankan. Kepada Gubernur Bank Indonesia saya bilang, jangan seenaknya saja: mengawasi perbankan tapi mengorbankan rakyat. T: Apa alasan Gubernur Bank Indonesia? JK: Katanya untuk kestabilan moneter, agar perbankan jalan. Itu cara normatif: ciri-ciri monetaris. Saya bilang tidak. T: Bukankah BI tidak perlu datang ke presiden? JK: Ini menyangkut jaminan negara, artinya rakyat yang menjamin. Akibatnya, kita bisa kekurangan anggaran pendidikan, kesehatan, perbaikan jalan. Sama seperti Bantuan Likuiditas Bank Indonesia, rakyat harus menanggung 50 tahun. T: Bisa dibilang itu titik balik hubungan Anda dengan SBY? JK: Saya tidak mengatakan itu. Tapi, untuk persoalan itu, saya memang keras sekali. Sampai ada yang taruhan: siapa yang benar, Wakil Presiden atau yang lain. Kenyataannya sampai sekarang perbankan tetap aman. T: Direktur Utama Bank Century dipenjarakan setelah itu? JK: Ya. Saya juga yang memerintahkan agar dia ditangkap. Waktu itu Bank Indonesia mengatakan tidak bisa karena tidak ada hukumnya. Saya bilang, mengapa tak bisa. Polisi harus mencari (dasar) hukumnya. T: Dalam hal apa lagi perbedaan Anda dengan Boediono? JK: Dalam banyak hal saya selalu ingin pemerintah itu mencari jalan. Menteri dan Wakil Presiden kan harus memiliki target. Target itu harus diraih dengan segala upaya. Kalau ada aturan yang tidak sesuai, aturannya yang diperbaiki, bukan targetnya yang dihentikan. Nah, Pak Boediono itu taat aturan. Itu gaya eselon dua atau kepala biro. Kalau menteri, seharusnya bikin terobosan. T: Apakah SBY tidak pernah menengahi perbedaan Anda dengan Boediono? JK: Secara terbuka SBY tidak pernah memberikan pandangan. (Kutipan selesai, dan pernyataan-pernyataan JK di atas tidak pernah dibantah baik oleh SBY, Budiono maupun Sri Mulyani) Adiek ambo Arman Bahar, adiek nan indak saayah lain ibu :) Adiek ambo nan bijak bestari Buka maka, buka hati Jangan terpesona kepada gemerlap dunia, itu hanya fata morgana Partai jangan dijadikan berhala Masuklah ke TPS, contreng JK Itulah pilihan, yang Insya Allah Dapat dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat Presiden yang Insya Allah, yang mampu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang makmur, mandiri dab bermartabat Tidak bangsa yang hanya menjadi tukang dorong oto urang. Sekian, mohon maaf jika ada kata-kata ambo nan kurang berkenan. Wassalam, HDB SBK (66-) New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
