Dalam pemilihan ada yg menang, lazim. Orang kita kurang bisa menerima kalau 
dikalahkan. Itulah ego manusia, yg mayoritas muslim. Di negara kafirun kalau 
kalah nrimo saja. Makanya budaya amerika dan eropah lebih enak dilihat. Kita 
sama saja seperti di Iran. Kalah gak terima. Apakah bisa muslim Indonesia lebih 
dewasa. Saya pun milih JK bukan krn sentimen pribadi, tapi krn programnya dan 
cita_citanya. Kalau kalah yah itu nasib. Kalah menang biasa. Selamat kpd yang 
menang, tepati janji kampanye, krn itu janji kepada Allah SWT.

----- Original Message -----
From: irsad irsad <[email protected]>
Sent: 09 July 2009 15:59
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Selamat, SBY presiden kita, juga presiden orang Minang




Rabus, 8 Juli, saya dengan bismillah mencontreng JK- Wiranto, sebelum berangkat 
ke rumah Wiranto di Komplek Palam Kartika, Bambu Apus, Jakarta Timur.
Pada akhirnya SBY menang telak. Saya termangu dan lama terdiam. Sulit diterima 
dan dikira, tapi mau apalagi. Saya ucapkan selamat untuk SBY dan para 
pemilihnya yang telah memberikan kepercayaan kepada SBY untuk menahkodai kapal 
besar ini yang bernama Republik Indonesia ini.
Kini, kalau tidak ada kejadian yang luar biasa, SBY adalah presdien terpilih 
2009-2014. Patut dicatat di adalah presiden kita yang berarti juga presiden 
orang Minang. Kita berharap Indonesia makin sentosa dibawah kepemimpinan dalam 
lima tahun mendatang.
Sore hari pencontrengan itu, saya datang ke acara Johan Silalahi dengan 
LRI-nya. Saya terharu dengan ketulusan dan kejujurannya bahwa dia resmi 
membubarkan lembaganya itu sebagai tanggungjawab profesional atas kesalahan 
prediksinya yang menyebutkan pemilu berjalan dalam dua putaran.
Katanya itu bentuk komitmennya dalam mengembangkan sistem kempimpinan yang 
bertanggung jawab di Indonesia dengan mempratekkan sendiri dalam realitas 
profesinya. Dia tegasnya mengatakan tidak berhak lagi disebut sebagi pollter 
dan tidak berhak menjadi sumber dalam diskusi soal prediksi pemilu. 
Dalam sebuah curhat jujurnya dia mengakui SBY menang telak dan apa yang 
disajikan semua lembaga survei itu akan sangat dekat dengan kebenaran hasil, 
termasuk yang disajikan pada waktu itu.
Di luar itu, dia mengaku bangga telah membantu Jusuf Kalla dengan keahliannya, 
walaupun ia merasakan kepahitan sebagai konsekuensinya.
(maaf, saya punya kebanggaan yang sama dengan menjatuhkan pilihan untuk 
menyontreng JK dan tidak sedikutpun menyesal)
Akana tetapi, kata Johan, dia sangat terkejut dan merasa tidak masuk akal atas 
apa yang dicapai SBY dengan perolehan suaranya yang telak itu.
Menurut dia, ada sesuatu yang luar biasa dan terselubung misteri yang sulit 
dijabarkan atas kemenangan telak SBY.
Dia bercerita pul


[The entire original message is not included]

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke