Assalammualaikum WR WB dunsanak sapalanta yth. Alah lamo hanifah nio batanyo 
tapi antah ka sia. Mangkon nan takana di kapalo ha, tiok mancaliak baringin nan 
alah gadang, nan timbua adolah raso takuk. Takuk tasapo dek panungguno. Ndak 
ado pernah nampak urang balinduang di bawah pohon doh. Baa mangko baringin jadi 
lambang golkar ?? Kok di ganti jo pohon karambia nan sadang babuah labek baa no 
?? Bukankah tapakai sadono karambia dun ?? Cikal karambia alah cocok jo lambang 
pramuka. Mudah2an ado nan namuah manjawek. Wass. Hanifah

Ronal Chandra wrote: 
> Da Bob,. Sebenarnya yang paling baik saat ini adalah melakukan konsolidasi 
> internal dalam tubuh partai Golkar. Gerobak tua Golkar yang ragu ragu akan 
> mesin politiknya harus diganti dengan darah segar. Karena kalau tidak berani 
> melakukan Reformasi Organisasi secara besar maka Golkar akan seperti ini, 
> Tidak akan pernah ada Loyalis kader di Golkar, Tidak akan pernah ada basis 
> masa yang kuat. Bagi sebagian politisi Golkar saat ini Golkar tak ubahnya 
> seperti "Tangga Naik" bagi kepentingan Pribadi sedang VISI DAN MISI Partai 
> itu sendiri sulit untuk penuhi. Jadi sekarang ini waktu nya Perubahan 
> perubahan agak besar ditubuh Partai Golkar dilakukan seperti ; 1. Kuasai 
> hasil Munaslub atau Munas dengan orang orang muda di tubuh partai Golkar, 
> Komposisi Urang Muda harus lebih dari 60%. 2. Lakukan kaderisasi Kader 
> Potensial Partai
>  Golkar. 3. Kuasai pos pos penting dengan basis anak anak muda Golkar adalah 
> mesin partai yang paling siap diantara semua partai secara infrastruktur jadi 
> sekarang waktu nya anak muda bekerja. Ambo sarankan urang urang seperti 
> Bobby, Beni dan anak Muda lainnya yang memang sudah mengambil jalur itu ikut 
> aktif. Sekarang waktunya yang muda bersiap untuk 2014, karena saat itu 
> pertarungan akan seru diisi oleh darah darah muda. Kalau tidak Banteng akan 
> berlari tanpa terbendung. Salam Hormat Ronal Chandra --- On Fri, 7/10/09, 
> Sidi Boby Lukman <[email protected]> wrote: From: Sidi Boby Lukman 
> <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Golkar dan DNA Oposisi... To: 
> [email protected] Date: Friday, July 10, 2009, 8:15 AM Ben, Ronal 
> dan Da Ronald... 
>  Ambo menjadi tidak yakin jika Golkar akan berada di posisi berseberangan 
> dengan Pemerintah, kenapa..yang pasti satu hal, Golkar tidak punya DNA 
> Oposisi dan Sangat sulit bagi Golkar untuk berada pada posisi itu. Meski 
> sebanarnya baik bagi pembelajaran politik bagi kader kader Golkar, namun itu 
> jelas tidak mudah terjadi.  Memang ketika Golkar, masuk ke lingkaran 
> pemerintahan seperti kata Beny akan berbahaya bagi bangsa karena tidak adanya 
> fungsi kontrol dari parlemen, kita tahu semasa periode 2004-2009 lalu, yang 
> praktis dan teguh beroposisi hanyalah PDI-P sementara PKS, PKB, apalago PPP 
> dan PAN diluar Golkar dan Demokrat yang berkuasa tidak melakukan fungsi itu 
> dengan baik dan tepat.  Kalaupun ada satu dua anggota yang mbalelo itu juga 
> segera dipanggil dan dijinakkan oleh pengurusnya.  Sekarang soal apakah akan 
> ada kader Golkar akan masuk ke kabinet..? tentu saja ada, arahnya sudah
>  terlihat,
>  Fahmi Idris juga sudah mengeluarkan sinyal ke arah itu, dan  SBY memerlukan 
> kekuatan Golkar, jika dhitung saat ini jumlah kursi DPR yang dikuasai blok 
> CIkeas (Demokrat,PKS, PPP, PAN, PKB) tidak cukup aman untuk pemerintahan SBY 
> Boediono. apalagi ini adalah periode terakhir bagi SBY. Tentu dia ingin 
> pemerintahannya stabil dan tidak digoyang hingga nanti dari meninggalkan 
> Istana.  Golkar adalah partai yang lincah bermain seperti ini,dan hampir 
> semua pengamat politik menunggu dan memprediksi kemana arah Golkar. apakah 
> akan menjadi opoisisi..? atau malah kembali jadi bumper pemerintah di 
> parlemen.  Pribadi saya ingin Golkar berada di luar garis pemerintah, kenapa 
> ?, karena itu baik bagi bangsa ini dan tentu saja bagi Golkar, kita lihat 
> PDI-P yang teguh berseberangan dengan SBY,mereka hanya kalah karena tidak 
> mamu keluar dari bayang bayang megawati. Nah sekarang adalah tahun terakhir 
> bagi Megawati di PDI-P. Esok dia
>  akan jadi
>  KEtua Dewan Penasehat, kader kader muda PDI-P sepetrti Budiman, Pramono, 
> Hasto, Aria Bima dan bahkan Ara Sirait akan mengisi poisisi posisi penting di 
> kepengurusan PDI-P. yakinlah jika mereka tetap beroposisi maka bukan tidak 
> mungkin pada 2014 nanti mereka akan mendapat apresiasi dari masyarakat. Kalau 
> Golkar tetap berada di dalam struktur dan lingkaran kekuasaan dan pendukung 
> pemerintah seperti sekarang (di zaman JK) bukan tidak mungkin akan kalah dri 
> PDI-P pada Pileg dan Pilpres 2014..Pengalaman JK membuktikan itu.  Satu lagi 
> soal PKS yang merasa sebagai pemegang saham kelas A di tubuh capres 
> SBY-Boediono, jelas mereka akan segera menagih pembagian deviden kepada SBY. 
> baik itu berupa jatah menteri, Direktur BUMN serta lainnya. Ini jelas menarik 
> untuk kita tunggu.  Salam... BLP 
>         Akses email lebih cepat.  Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade 
> browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan 
> di sini! (Gratis) 
> 


      

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke