Assalamualaikum Pak Julius dan sahabat semuanya.....

Jujur saja, ilmu pengetahuan saya belum banyak tentang politik. Saya baru 
"ngeh" dengan politik kira-kira tahun 98 akhir ketika banyak bermunculan partai 
politik baru pasca reformasi. Basic saya sendiri di Marketing. Dalam marketing, 
seorang pemasar harus memiliki produk yang unik jika ingin laku di pasar. 
Karena saya ingin memiliki produk yang unik, maka saya membidik political 
marketing, suatu ranah yang masih baru di jagad akademisi Indonesia. Teori/buku 
mengenai ini pun belum banyak di tulis orang Indonesia. Mohon doanya Pak 
mudah-mudahan naskah disertasi saya bisa dijadikan buku utuk menambah khasanah 
ilmu marketing dan politik khususnya.

Walau di tanah Pasundan banyak tawaran yang menjanjikan, insya Allah saya tetap 
akan pulang k Padang dalam waktu dekat ini Pak, karena saya dosen nan lah 
takabek. Kalau ndak balik ka Padang bisa runyam urusannya. Saya mengamini doa 
tulus Bapak, mudah-mudahan saya bisa menjadi hamba yang bisa memberikan 
manfaaat yang sebesar-besarnya untuk Ranah MinangĀ  juga alam dan seluruh 
isinya. Khususnya yang sangat saya minati saat ini adalah masalah Parenting, 
Inisiasi Menyusui DIni (IMD) dan tentunya political marketing.

Jauh sekali ya, Marketing ke ASI. Saya bangga melihat kaum saya hari ini banyak 
yang berpendidikan tinggi, pekerjaan mapan, networking yang luas dan prestasi 
melebihi kaum laki-laki. Tapi ada satu yang saya sedihkan, banyak diantara 
mereka yang memiliki pengetahuan yang minim tentang betapa pentingnnya 
memberikan ASI (Air Susu Ibu) secara ekslusif (hanya ASI sampai bayi berusia 6 
bulan) dan dilanjutkan sampai usia 2 tahun.

Menurut Mentri pemberdayaan perempuan Meutia Hatta, hanya 14% ibu memberikan 
ASI ekslusif kepada bayinya. Hal ini baanyak penyebabnya, bisa jadi kurangnya 
pengetahuan, kurangnya dukungan, karena bekerja dll. Makanya jangan heran 
banyak bayi dan 
anak-anak di Indoensia yang langganan dokter. Parahnya lagi ada oknum dokter di 
Indonesia yang hobi memberi antibiotik walaupun sebenarnya pasien tidak 
memerlukan itu. ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, yang mengandung semua 
zat yang dibutuhkan oleh nya.

Alhamdulillah walau saya punya kesibukan publik, apakah itu sebagai mahasiswa 
program doktor waktu itu, aktif di organisasi dll, sekali lagi alhamdulillah 
saya berhasil memberikan ASI ekslusif kepada kedua batita saya. Dan memang 
terbukti, alhamdulillah anak saya jarang sakit dan anak yang ke 2 (22 bulan) 
belum pernah ke dokter sekalipun. Alhamdulillah....

Loh kok jadi kama-kama carito wak ko....:)
Ambo sudahi dulu, mohon maaf, jadi melebar kemasalah ASI.....:)

Wassalam
Yesi
Ibu 2 Anak. 34 tahun
Bandung

==========================


"Bersihkan hati, sucikan jiwa, raih kemenangan"



Yesi Elsandra

--- On Sat, 7/11/09, julius datuk <[email protected]> wrote:

From: julius datuk <[email protected]>
Subject: Bls: [...@ntau-net] Re: Apakah betul JK terlambat membangun citra dan 
political marketing  ?
To: [email protected]
Date: Saturday, July 11, 2009, 7:43 AM





      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke