Ass. dun sanak di palanta. Kiniko, anak2 mudo awak labiah sanang baraja beladiri asing seperti Tae kwon do, Karate, yudo dll. Bisa kamungkinan diwakatu nan akan datang awak baraja Silek Kalua Nagari. Ambo usul, buek Muatan Lokal ( Mulok ) Pencak Silat disekolah-sekolah di Sumatera Barat saroman di Jawa Barat, sahinggo mau tidak mau anak anak sikolah baraja silek. Wassalam Sudirman Yan
--- On Sun, 7/12/09, Lies Suryadi <[email protected]> wrote: From: Lies Suryadi <[email protected]> Subject: Bls: [...@ntau-net] Re: Bule Pengajar Silat Kumango To: [email protected] Date: Sunday, July 12, 2009, 10:02 PM Sanak di lapau, Aha baikolah.....sudah cakak takana silek. Samantaro anak2 mudo awak bi saliang bapacu maracak honda buektan Cino jo Japang (acok patah2 dek inyo) dan baganti2 HP, anak2 mudo Baraik ko nyo tenteang ransel pai ka nugari jauah sasudah bakarajo kareh 6 bulan mancari pitih balanjo jo bakarajo di restoran atau dimana sajo (acok mbo liek mahasiswa/i di siko co itu). Nyo kumpuakan kepeng sen demi sen supayo dapek bajalan2 ka lua nagari (bukan supayo dapek bali hp mode baru; hp urang Balando ko kebanyakan Nokia lamo nan ndak tapakai lai di Indonesia). Nyo pai ka nugari2 jauah untuak manambah pengalaman jo ilimu. Pulang dari pajalanan buku hariannyo panuah. Banyak nan manabik'an novel atau buku sudah tu. Samantaro tu, anak2 mudo awak batambah bagalinsam-pinsam jo hp dan honda mode baru. Batambah kayo urang Japang jo Cino dek inyo. Anak2 mudo awak takuik pai avontur walau hanyo ka pagai, apo lai ka kapulauan Rajo Ampek. Indonesia laweh dan terdiri dari babagai suku ko indak begitu menarik dek mereka. Salam, Suryadi --- Pada Sen, 13/7/09, Reni Sisri Yanti <[email protected]> menulis: Dari: Reni Sisri Yanti <[email protected]> Judul: [...@ntau-net] Re: Bule Pengajar Silat Kumango Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 13 Juli, 2009, 2:17 PM sebelum ke belanda, patent kan lah dulu silek kumango, baru bulia di ajaan di sinan, kali indak beko di patenan lo dek inyo manjadi silek belando,... renny,ancol --- On Mon, 7/13/09, Nofiardi <[email protected]> wrote: From: Nofiardi <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Bule Pengajar Silat Kumango To: "rantau net" <[email protected]> Date: Monday, July 13, 2009, 11:10 AM Senin, 13 July 2009 Bule Pengajar Silat Kumango YUSNALDI BATUSANGKAR - Silat, sebuah tradisi yang lahir dan besar di ranah Minang. Namun bila ditanya kemampuan mewarisi tradisi, dan keberadaannya hari ini, tentu akan sedikit “menciderai budaya” dan menjadi persoalannya. Kegamangan muncul bila melihat fenomena saat meredupnya gairah silat tradisi yang punya banyak aliran, seperti anak-kemenakan yang malas mempelajarinya. Guru silat kebanyakan sudah uzur. Secara fisik tak sanggup lagi mengajari ilmunya, atau secara ekonomi mereka tak bisa menanggung beban kehidupan kalau dari hasil mengajarkan silat semata. Ketika bertemu dengan seorang bule asal Belanda yang seakan telah mewarisi tradisi ini, Singgalang merasa ada yang menyentak atau merenggut saat tradisi di surau zaman saisuak. Saat anak muda di halaman surau belajar silat yang punya banyak aliran itu, mereka mahir segalanya. Bersilat dan ilmu agama, ini semata karena tradisi di mana seorang laki-laki besar di surau, yang ditempa ilmu luar dan dalam batin. Atas kesungguhan dan kesabaran laki-laki bermata hijau ini tak mustahil nanti silat Kumangngo yang dipelajari dan dikuasainya itu akan pindah tempat ke Belanda, dan dapat dibayangkan silat Kumango bakal lebih maju dan berkembang pesat di Eropa, karena di tanah kelahirannya disambut dingin dan telah ditinggalkan. ‘Pewaris budaya’ itu sebelum pandai silat Kumango punya nama Bert Van den Boorn, kemudian menjadi Muhammad Abdul Latif saat ia merasakan bagaimana silat Kumango mengandung pancaran akidah, ia kemudian mengucapkan kalimah syahadat. Latif yang saat ini bekerja di sebuah Comtree, Clint Communication Center lancar berbahasa Indonesia, bersama dua koleganya, Don Arfin dan Agus Tri Mulyono. Latif mengaku tengah mempersiapkan diri untuk menghadap Presiden Silat Antarbangsa, Edi M. Nalapraya di Jakarta meminta rekomendasi dan legalitas permanen status kepelatihannya di Belanda. Karena sebelumnya, ia telah telah diberi sertifikat dari Dewan Pembina IPSI Sumbar, yang saat itu dipegang oleh M. Shadiq Pasadique yang membolehkannya menjadi guru silat. Dalam kegelisahannya, Latif seakan bertemu segalanya delapan tahun lalu, ketika guru silat Malin Marajo yang punya sasaran Persikum di Lantai Batu menerimanya menjadi murid. Dianggap demikian, karena selama di Belanda ia telah mahir dengan ilmu bela diri silat santuang sebuah aliran silat campuran asal Cina. Namun, dalam proses demikian ia merasa kurang mendapatkan nilai lebih dari beladiri yang telah dipelajarinya sejak remaja itu, karena jurus-jurusnya merupakan campuran dari ilmu beladiri. Tak hanya itu, ia juga pelajari tentang filsafat Budha dalam aliran beladiri yang dirasa kurang menjawab kegelisahannya, apalagi tradisi Barat yang kian tak sesuai dengan nuraninya. Masih dalam kegelisahannya, karena telah dekat dengan ilmu filasafat Timur yang seakan membuatnya berpetualang, maka ia terpanggil ke Indonesia, untuk lebih mengenal semuanya ia belajar tradisi dan budaya beberapa waktu di Jawa, dan dalam perjalanannya ia sampai di Luak Nan Tuo. Guru yang menerima Latif mengajarkannya dengan filosofi silat Kumango dalam kekuatan ada kelembutan. Selama tiga tahun ia tekun belajar dasar-dasar silat. Selama itu pula sering ia bolak-balik Belanda-Batusangkar untuk memantapkan ilmunya. Menurut Latif, silat Kumango telah mengajarkan banyak makna dalam hidupnya, untuk menahan diri dari nafsu amarah, membela dan menjaga diri dari segala kemungkaran. (*) http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=2462 The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang Messenger --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
