Pemprov Sumbar Tak Izinkan Malaysia Patenkan Kerajinan Kreatif Sumbar

Rabu, 15/07/2009 22:23 WIB


padangmedia.com - PADANG-Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak akan
mengizinkan pemerintah Malaysia mematenkan hasil kerajinan kreatif
Sumatera Barat. 

Wakil Gubernur Sumatera Barat Marlis Rahman mengatakan, apabila ada
pihak Malayasia berkeinginan membawa para pengrajin dari Sumatera Barat
ke Malaysia, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak akan mengizinkan
hal itu terjadi. Kalau ingin belajar bagaimana cara menyulam kain,
menjahit dan membordir, tidak ada salahnya mereka membawa sendiri kain
dari Malaysia ke Sumatera Barat, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat
tidak membatasinya. 

Namun dari pengalaman yang pernah terjadi kata Marlis Rahman, Malaysia
tidak akan bisa meniru hasil sulaman dan menjahit serta bordiran dari
Sumatera Barat, apalagi untuk mematenkan, sebab modelnya akan
ketinggalan zaman. 

"Dari pengalaman yang sudah lewat-lewat, ada pengusaha Malaysia yang
membawa pengrajin dari Bukittinggi dengan gaji lebih mahal, setelah
berproduksi, hasilnya ketinggalan zaman dengan hasil pengrajin dari
Sumatera Barat," kata Marlis Rahman, kemarin. 

Marlis Rahman yakin, orang Malaysia akan sulit menirunya, karena motif
dan corak yang akan mereka padukan tidak akan berkembang, sementara
hasil yang dikerjakan para pengrajin di Sumatera Barat, berkembang
terus. 

"Contohnya, alas kasur hasil buatan para pengrajin di Sumatera Barat,
model, corak dan motifnya selalu berganti dan tidak akan bisa ditiru
orang Malaysia," jelasnya. (musfah)

 

http://www.padangmedia.com/index.php?mod=berita&id=56202

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke