Akhirnya MU dipastikan batal ke Jakarta dalam rangka Tur pra musim
mereka ke Asia yang dijadwalkan hari ini datang ke Jakarta via bandara
Halim PK dan akan melakukan berbagai rangkaian acara puncaknya Timnas
kita akan beruji coba dengan Klub paling popular seantero jagad ini. Ya
Bom hari Jum'at pagi yang meledak di JW Marriot dan Ritz Carlton Hotel
(tempat menginap pemain dan official MU) telah merubah segala-galanya.
Bagi MU bukan masalah pindah memindah tempat menginap, Klub sebesar,
setenar dan terkenal  seperti MU tentunya mereka punya standar2 tinggi
dalam  pengamanan seluruh pemain. Manager dan officialnya dan mereka
tidak mau mengambil resiko apalagi jika terror Bom ini dikait-kaitkan
hasil Pilpres yang telah usai dan menjelang diumumkan hasil akhir secara
resmi dari KPU siapa pemenang dan presiden terpilih.

 

Sedih dan Prihatin memang atas Bom ini, ulah segelintir orang  mencoba
mengacaukan situasi paska Pilpres yang kondusif apapun motifnya ini
harus diungkap tuntas siapa pelaku, dalang/otak dibalik ini semua,
sebelum ini terungkap dengan fakta-fakta dan bukti-bukti yang bisa
dipertanggung jawaban sesuai dengan hukum yang berlaku  maka selama itu
juga akan beredar , rumor, isu, fitnah dan melebar kemana-mana yang pada
akhirnya menimbulkan kekacauan. 

 

Apaboleh buat para pemain MU  tahunya Indonesia hanya Bom dan Teroris
plus dua kalimat yang mereka pelajari "Ini Budi dan Budi Bermain Bola
tambah bonus satu kata "Mau..mau..mau"...sedih memang..

 

Uhhhhhh...ketika saya menulis Pilpres yang aman damai tertib dan lancar
adalah buah manis dari Pohon Demokrasi..apakah dengan Bom ini...adalah
sebuah Buah yang teramat pahit dari Demokrasi..untuk itu kita tunggu
hasil penyelidikan..jika memang tersangkut hasil Pilpres nantinya..ya
bolehlah dikatakan Ini Buah teramat pahit dari Demokrasi.

 

Wass-Jepe

 

________________________________

 

"INI BUDI"

By : Jepe

 

 

Jika anda bertanya pada saya iklan apa ditelevisi swasta kita yang
paling saya tunggu,mmm tentu saya akan menjawab pasti tanpa ragu-ragu
sepersekian detik saya akan menjawab  sebuah iklan provider seluler
sebagai sponsor utama kedatangan klub bola raksasa paling popular di
jagad raya dan super kaya yaitu Manchester United ke Indonesia dalam tur
pra musimnya di Asia sebelum berlaga lagi di EPL. Apa yang menarik bagi
saya iklan tersebut,  ya tingkah para bintang MU ini  yang sedang
belajar Bahasa Indonesia 

 

Ingat cara belajar mereka  tentunya kita ingat juga ketika duduk dikelas
1 SD belajar membaca dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia nampaknya
dari dulu sampai sekarang yang namanya "Ini Budi" sudah menjadi ikon
dalam belajar (membaca) bahasa Indonesia, Tapi dalam Iklan tersebut
menjadi menarik bukan anak-anak SD yang bertingkah lugu apa adanya saat
belajar dalam kelas tapi anak-anak MU yang sangat popular namanya
terutama bagi kalangan pecandu bola Eropa. Digambarkan seorang Bu Guru
memberi pelajaran pertamanya dengan sebuah tulisan dipapan tulis jadul
berwarna hitam  dengan tulisan  "Ini Budi"  lalu Ibu Guru mendiktenya
setelah itu  kelima pemain MU Ryan Giggs, Waynee Rooyne, Michael
Carrick, Edwin Van de Sar, Rio Ferdinand ,  si Asia satu-satunya di MU
Park Jing Sung mengikuti apa yang dikatakan oleh bu Guru dengan serentak
berteriak  "Ini Budi"

 

Ehem...selesai melafazkan "Ini Budi" lihatlah tingkah Rooney dilapangan
hijau terkenal dengan sikapnya yang sedikit temperamental tapi ketika
belajar bahasa Indonesia didepan Bu Guru dengan wajah lugu layaknya anak
kelas 1 SD tersenyum malu-malu setelah selesai berkata "Ini Budi" lalu
sikap malu-malu Rooney ini bertambah seru ketika "murid-murid" lainnya
pesohor MU itu ikut tersipu malu juga. Bu Guru lalu melanjutkan
pelajaran  'Ok Lets try number two  Budi bermain bola" siapa lagi yang
cengengesan setelah mengikuti apa yang di diktekan Bu Guru, ahhh..ya Bek
tangguh MU Rio Ferdinan saking tersipu malunya bukan lagi cengengesen
mesem-mesem tersenyum kayak Rooney tapi sambil melirik kawannya yang
lain menutup muka dengan merebahkan kepalanya kemeja belajar.

 

Sementara kawannya yang lain Carrick, Van De Sar, Park yang duduk manis
dimeja kayu belajar mereka hanya bisa saling lirik dan tersenyum,
berakhir sudah mereka belajar bahasa Indonesia dua kalimat saja yaitu
"Ini Budi dan Budi  bermain bola". 

 

Manchester United akan menjambangi Gelora Senayan, Tim Nasional kita
akan mencoba menjajal kemampuan (bukan menjajal kali ya tapi lebih
banyak belajar) anak-anak MU dalam mengolah sikulit bundar. Bagi MU
sendiri ini adalah bagian dari misi mereka untuk mempolerkan klub ini di
dunia terutama di Asia dimana fans MU jutaan orang dan sebuah pasar
gemuk yang perlu digarap secara maksimal terutama dalam mendongkrak
segala atribut, merchandise, pernak pernik, asosoris, souvenir yang
serba MU, sehingga pundit-pundi klub mereka akan semakin bengkak dan tak
pelak lagi MU salah satu klub bola kenamaan dunia yang paling kaya
diantara klub-klub bola lainnya.

 

Bagi pihak penyelenggara yang terlibat mendatangkan MU ke Indonesia
semata-mata hanya kepentingan  bisnis , saya pikir belum lah akan
berdampak pada meningkatnya kualitas dunia sepak bola kita.  Belum
banyak yang bisa diambil pelajaran oleh para pelaku bola di tanah air
atau malah tidak mau belajar dari MU bagaimana mengelola bola secara
professional jangan bicara prestasi dulu ditingkat regional (ASEAN)
selagi belum dibenahinya carut marut sepak bola kita baik didalam maupun
diluar lapangan hijau.  MU belumlah  datang ke tanah air,  tapi kita
sudah ribut duluan mulai masalah tiket, kepentingan bisnis dan lain
sebagainya dan klimaknya pada  pertandingan final Copa Indonesia antara
FC Persipura dan FC Sriwijaya sungguh jauh dari sikap-sikap professional
dalam mengelola sebuah kompetisi dan sepak bola sebagai tontonan yang
digemari oleh masyarakat banyak. Rasanya sepak bola kita tidak akan
maju-maju  baik dari segi prestasi maupun dari segi pengelolaan sepak
bola yang professional  hampir tiap kompetisi selalu saja carut marut.

 

Ya sudah kita ita tunggu saja para "murid-murid SD MU" tersebut berlaga
dengan Timnas Indonesia apapun hasilnya nanti paling tidak Ryan Giggs,
Wayne Rooney, Michael Carrick, Rio Ferdinan, Edwin van de Sar dan Park
Jing Sung telah bisa bercakap dalam bahasa Indonesia yaitu "Ini Budi"
dan "Budi bermain bola" ..tentunya ....."Mau..Mau..Mau." 

 

 

 

Salam Bolamania- Pku, 6 Juli 2009

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image001.jpg>>

Kirim email ke