Selasa, 28 July 2009
Geliat Pilkada (Revi Marta Dasta) Pemilihan presiden dan wakil presiden sudah berlalu, rakyat sebentar lagi akan disuguhkan dengan persaingan perebutan kepala daerah. Yakni pertarungan antara kandidat calon gubernur dan bupati/walikota di Sumatra Barat. Beberapa calon sudah mulai mmpersiapkan diri. Secara tidak langsung gerakan mereka bisa diamati ketika kampanye pilpres lalu. Momen itu dijadikan sebagai ajang kampanye oleh masing-masing kandidat. Sehingga boleh jujur tidak hanya pilpres yang hangat, tetapi calon kepala daerah juga sangat menarik untuk diikuti. Genderang Pilkada itu setidaknya sudah disampaikan dalam rapat koordinasi bupati dan walikota dengan gubernur belum lama ini. Pilkada sepakat dilaksanakan serentak Mei atau Juni 2010. Wajar saja semua calon sudah menggalang kekuatan Coba kita simak manuver yang dilakukan oleh Walikota Solok Syamsu Rahim. Ia terus bergerilya mencari dukungan ke berbagai daerah untuk maju nanti menjadi bupati Kabupaten Solok. Walau berkantor di Kota Solok, Syamsu Rahim sering bertandang ke wilayah tetangganya. Situasi yang lumrah karena Syamsu Rahim adalah putera Paninjauan Kabupaten Solok. Hal ini dapat kita ketahui dari berbagai pemberitaan surat kabar lokal. Selanjutnya juga wakil walikota solok, Irzal Ilyas yang juga berminat untuk menjadi orang nomor satu di Kota Solok. Di Padang Pariaman juga seperti itu, nampaknya Wakil Bupati Ali Mukhni berminat untuk maju. Dari beberapa kesempatan ia juga menyampaikan keinginannya. Kemudian Eri Zulfian, ketua Partai Demokrat Padang Pariaman dan Damsuar, Assisten II Pembkab Pariaman juga berminat. Calon anggota DPR RI Indra J Piliang di kabarkan juga berminat menjadi calon bupati. Di Pasaman Barat (Pasbar) malah aromanya semakin jelas terasa. Mantan bupati Baharudin sangat berminat menjadi bupati. Ia tergolong intensif menggalang kekuatan. Jika dilihat banyak spanduk beliau yang tersebar luas di Pasbar ketika pemilihan legislatif. Anggota DPRD terpilih dari PPP ini menegaskan kesiapan untuk maju. Namun Baharudin akan kembali dapat lawan tangguh dari bupati dan wakil bupati yang sedang menjabat sekarang. Keduanya dipastikan ikut untuk periode kedua kali. Cerita kesiapan calon kepala daerah itu hanya sebagian kecil dari calon yang sudah siap sedia untuk bersaing. Hal ini menandakan betapa geliat Pilkada sudah menyebar luas dimasyarakat. Maklum banyak masa jabatan bupati yang akan habis tahun 2010 nanti. Kita mencatat hanya kepala daerah di level kota dan kabupaten yang baru nampak serius untuk bersaing. Sementara untuk menjadi Gubernur Sumbar periode lima tahun mendatang belum terdengar gaungnya. Padahal Gamawan Fauzi, gubernur sekarang sudah beberapa kali mengatakan ketidakikutsertaannya bertarung. Cukup satu satu periode saja jadi gubernur. Menilik pilkada tahun 2005, calon incumbent banyak yang berjaya. Hampir semua kepala daerah yang maju semuanya dimenangi oleh incumbent. Hanya Tanah Datar, Pasaman dan Limapuluh kota yang dimenangi tokoh baru. Kasus ini terlihat fenomenal. Mereka berhasil menumbangkan dominasi incumbent. Shadiq Pasadiqoe menang mutlak dari Masriadi Martunus, Yusuf Lubis menumbangkan Benny Utama yang saat itu masih menjabat wakil bupati Pasaman. Sementara Amri Darwis unggul atas Asli Marajo, Bupati saat itu. Sehingga saat ini wajar calon incumbent banyak yang ikut kembali. Keberhasilan calon incumbent memenangi Pilkada tidak terlepas dari usaha mereka dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Lewat program-program yang menyentuh, mereka mendapat tempat hati masyarakat. Selain itu calon Incumbent memiliki sarana dan wadah untuk berkampanye. Bagi calon baru yang akan maju tentu harus berfikir keras.. Selain memerlukan modal yang kuat, mereka harus dekat dengan masyarakat.. Waktunya belum terlambat. Mereka mesti memiliki program yang jitu yang bisa ditawarkan untuk mengambil hati masyarakat. Bila tidak bisa tentu akan sulit mengalahkan calon incumbent Faktor Demokrat Kemenangan Partai Demokrat hampir diseluruh kabupaten di Provinsi di Sumatera Barat akan menjadi faktor penentu dalam menentukan pasangan calon sekaligus meraih kemenangan. Pertama, perolehan kursi rata-rata Partai Demokrat bisa mencalonkan pasangan calon. Sehingga akan banyak dilirik oleh tokoh atau calon yang akan maju. Terutama oleh kalangan birokrat dan profesional. Selain itu faktor figur SBY yang bisa di jual untuk pemilihan bupati. Kedua, calon yang muncul tidak akan banyak. Hal ini terjadi apabila menyimak koalisi partai ketika pilpres. Apabila koalisi pendukung SBY Boediono tetap permanen sampai ke daerah, tentu hanya akan ada satu calonb dari mereka. Kemudian partai pendukung JK Wiranto mencalonkan calon. Selebihnya akan diikuti oleh partai pendukung Megwati-Prabowo dan calon dari unsur independen. Di prediksi Kemenangan partai demokrat akan berpengaruh terhadap peta politik di Sumatera Barat. Kendaraan demokrat akan banyak dipakai para calon. Berbeda dengan sebelumnya, partai Golkar banyak didekati pasangan calon yang akan maju. Namun sekarang tentu beralih ke demokrat dan koalisinya. Akhirnya masyarakatlah yang akan memutuskan nasib pasangan calon dalam Pilkada nanti. Tentunya masyarakat sudah cerdas, sudah banyak pemilihan yang mereka lalui Mereka sudah melihat dan merasakan kontribusi masing-masing calon. Termasuk penilaian dengan calon dalam Pilkada ini. Wassaalam http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=270 1 The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
