Assalamualaikum wr.wb...

sanak Zorion...antianlah tuu...manyalahan Negara Jiran...

ambo manyimak tulisan2 dari sanak nan lain satantang 'Travel warning' ko..cubo 
sanak simak baliak..nan bakurangan tu wisatawan dari eropa..pabilo pulo masonyo 
negara jiran manyibuak2 untuak mempolitisir...cubo sanak baco peringatan dari 
Makngah dri santa Cruzs..di lengkap kan jo video klip pulo sakali..

inok-inok-i jo hati nan lapang...bukan dek Dandam Kasumat! sabalum 
manulih...ingek2 juo masih rami dunsanak kito nan barado di negara Jiran, malah 
ado nan alah jadi warga negara gai..tapi mereka masih jati Minang! dan masih 
acok pulang mambaok keluarga masiang2 ka kampuang...

Travel warning ko bukan dek bom sajo...tapi dek virus flu H1N1...malah pesrta 
dari China dan Singapura membatalkan penyertaan nyo di Lomba Perahu Naga di 
Padang bukan karano Bom...tapi Virus... 

Ambo sabana heran dengan sikap angku Zorion ko...kalau ado masaalh peribadi jo 
negara jiran ko jan jadikan palanta ko jadi tampek malapehkannyo...

ambo mohon maaf ka sado sanak palanta RN ko kok ado kato nan kurang adaik 
no...ambo pun bukan mudo sangaik...tapi mungkin dipengaruhi dek darah mudo...

wassalam,
ryan L 42 ipoh




________________________________
From: Zorion <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, July 29, 2009 2:06:21 PM
Subject: [...@ntau-net] Re: Travel Warning, Pengusaha Cafe Gigit Jari

Travel warning jelas sudah dipolitisir oleh negara tetangga. Jadi wisatawan 
asing musim panas yg jumlahnya jutaan orang jadi urung ke Indonesia. Kenapa bom 
justru meledak di liburan musim panas? Memang kita lebih ketiban sial. Mudah2an 
gembong teroris NMT yg WN malaysia itu cepat ditangkap.

________________________________
From: Riri Chaidir <[email protected]>
Sent: Wednesday, July 29, 2009 10:43 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: Travel Warning, Pengusaha Cafe Gigit Jari


Sanak Nofiradi,

Mungkin bukan yang ini, karena ini kejadiannya kan baru bulan ini, sedangkan 
karyawan cafe itu menyebut "Juli-Agustus lumayan", artinya yang dia keluhkan 
yang sebelum itu. Apalagi di alinea kelima, berbicara tentang "tahun 1990an dan 
awal 200an".

Jadinya saya makin ragu, ap benar sepinya pengunjung itu berkaitan dengan 
travel warning?

riri
bekasi, l, 47



 
2009/7/29 Nofiardi <[email protected]>

Indonesia Terancam 'Travel Warning' akibat Bom di Mega Kuningan 
>Jumat, 17 Juli 2009 13:52 WIB      0 Komentar 
>JAKARTA--MI:Indonesia terancam travel warning dari beberapa negara 
>pascaledakan di Hotel JW marriot dan Ritz Carlton di kawasan Mega Kuningan, 
>Jakarta Selatan, Jumat (17/7). 
>
>"Kemungkinan pasti ada. Berkaca pada kejadian sebelumnya, banyak negara 
>langsung memberlakukan travel warning bagi masyarakatnya agar tidak berkunjung 
>ke Indonesia," kata Ketua umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia 
>(Asita) Ben Sukma Harahap di Jakarta, Jumat. 
>
>Menurutnya, jika banyak negara memberlakukan travel warning, banyak pihak yang 
>dirugikan di antarannya para pelaku usaha, agen-agen perjalanan, tempat-tempat 
>wisata, dan pemerintah Indonesia. 
>
>Guna mengetahui dampak riil dari ledakan di dua hotel, pihaknya terus 
>melakukan koordinasi dengan agen perjalanan baik di dalam maupun luar negeri.. 
>"Dampak riil belum bisa diketahui. Yang jelas kami terus berupaya melakukan 
>pedataan dampak dari kejadian ini," katanya. 
>
>Ledakan di dua hotel yaitu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Ledakan pertama 
>terjadi di Hotel JW Marriot, disusul ledakan berikutnya di Hotel Ritz-Carlton 
>yang jaraknya tidak begitu jauh dari ledakan pertama. (Ant/OL-01) 
>http://www.mediaindonesia.com/read/2009/07/07/85808/57/9/Indonesia-Terancam-Travel-Warning-akibat-Bom-di-Mega-Kuningan
> 
> 
>-----Original Message-----
>From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
>Of Riri Chaidir
>Sent: Wednesday, July 29, 2009 8:23 AM
>To: [email protected]
>Subject: [...@ntau-net] Re: Travel Warning, Pengusaha Cafe Gigit Jari
> 
> 
>Maaf, travel warning yang kapan yang dimaksud? Agak sulit ambo
>manangkok dari artikel ko.
> 
>riri
>bekasi, l, 47
> 
>On 29/07/2009, Nofiardi <[email protected]> wrote:
>> 
>> Bukittinggi | Selasa, 28/07/2009 15:35 WIB
>> 
>> 
>> Travel Warning, Pengusaha Cafe Gigit Jari
>> 
>> 
>> Roshanty - Padang Ekspres <http://www.padangekspres.co.id/>
>> 
>> Travel warning (larangan bepergian) yang sempat gencar disampaikan
>> beberapa negara di Eropa pada warganya agar tidak mengunjungi Indonesia,
>> berdampak langsung pada jumlah tamu mancanegara asal eropa yang
>> berkunjung ke Bukittinggi. Sepinya kunjungan bule ini tak hanya berimbas
>> pada lesunya beberapa kunjungan wisata andalan, tapi juga dikeluhkan
>> para pengusaha cafe yang terletak di sepanjang jalan Ahmad Yani, Kampung
>> Cina Bukittinggi.
>> The above message is for the intended recipient only and may contain 
>>confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
>>not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
>>distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
>>prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
>>reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete 
>>the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. 
>>Thank you.
>
>
>
>


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke