I R D H A N
Oleh K Suheimi
Hari ini 26 Juli datang SMS nya. SMS yg saya nanti-nanti dan harap dan
dambakan. SMS dari anak saya Kapten infantri Irdhan
"Aan lulus jadi danki paskibraka pa... Skr latihan dicibubur. Tp masih
diseleksi lg, dari 4 orang 2 orang yang main dan 2 cadangan"
Artinya Negara mempercayakan Aan untuk melatih anggota Paskibraka. Pemuda dan
pemudi siswa yg terbaik diseluruh Indonesia diperyai pada Aan sebagai komandan
pelatihnya
Insyaallah tgl 17 Agustus dia jadi komandan pasukan elit Pasukan Penggerek
Bendera. Dalam hati saya panjatkan do'a "Ya Allah bimbing Irdhan dalam memikul
amanah yang dipercayakan Negara inin berilah dia kesehatan dan kekuatan agar
dalam tugas kebegaraan itu dia mampu mengemban tugas mulia ini"
Berlinang air mata saya, seperti linangan air mata 13 tahun yg silam,
menyaksikan Irdhan menggerek bendera pusaka ke puncaknya dan dia sukses
Peristiwa menggerek bendera itulah yg dijadi penghias uang 50 000. Setiap kali
saya rindu padanya saya buka lembaran uang 50 000 itu
Kini setelah berlalu 13 tahun dia ditugaskan lagi sebagai komandan dan pelatih
pasukan elit Paskibraka
Dia ditugaskan jadi sumber inspirasi bagi siswa-siswa terpilih, terseleksi dan
terbaik di Negeri ini
Oh tugas mulia itu kini terpikul di pundaknya. Pundak Aan itu lebar dan kokoh.
Antara berasik kakak dialah yg kekar badannya dan paling lebar bahunya serta
paling tinggi.kayaknya juga paling gagah.
Saya ingin dia jadi ahli bedah orthopedi, tapi walaupun dia lulus dalam
saringan masuk Fakultas Kedokteran namun hatinya engan
Kebetulan ujian masuk AKABRI
"Aan ingin jadi tentara pa" bisiknya memohon
Saya ngak bisa nebolak permohonannya, walaupun keinginan saya agar dia jadi
dokter seperti 2 orang kakaknya Irham dan Ihsan
Saya tekan ke inginan hati saya, saya ikuti kemauan dan cita-citanya
Mungkin waktu dia ikut Paskibraka ditanamkan bahwa dia adalah "anak bangsa"
Ternyata dia benar karir terus meningkat. Bakat dan cita2nya jadi tentara
menjadi kenytaan
Dimana-mana dia berprestasi bagitupun ketika tugas di libanon dia sebagai
komandan pleton dapat bintang penghargaan dari PBB
Saya sadari "biarkanlah anak itu berkembang sesuai yg disenangi dan di
ingininya, jangan paksakan keinginan dan kemaun kita
Ingatan saya melayang ketika di Istana Merdeka 13 tahun yg silam
Betapa terharunya hati ini sewaktu anggota Paski Braka memasuki lapangan dan
melakukan tugasnya menggerek bendera. Melalui kamera handy cam saya intip
Irdhan saya ikuti kemana langkahnya dan saya rekam setiap gerak geriknya.
Disaat dia membentangkan Bendera.
Namanya di sebut. SMU I di sebut, Padang di sebut dan Sumatera Barat di
sebut, kemudian nama saya beserta istri di sebut. Saat itu pula kamera saya
jadi kabur. Kabur karena setetes air membasahinya. Basah karena air mata saya
tumpah di kamera itu. Saya ngak tahan, tanpa saya sadari air mata ini
menetes, mengalir membasahi kamera, tangan sayapun bergetar memegang
kamera, sehingga hasil rekamannya bergetar dan bergoyang. Getaran rasa haru
ini tak dapat saya tahan. Saya malu dengan wartawan disekitar saya.
Dengan sapu tangan saya usap mata ini dan saya bersihkan kamera. Namun mata
saya tetap kabur karena air mata itu tak hendak berhenti. Gengengkah saya..?,
entahlah, tapi Aan, panggilan irdhan telah mengoncangkan saya. Hati saya
tergetar, mulut saya berbisik "Terima kasih Tuhan, air mata yang tumpah ini
adalah ungkapan rasa syukur kami atas nikmat_Mu". Tidak beranjak saya dari
tempat ini, walaupun tak dapat kursi saya tetap berdiri sampai acara usai.
Saya peluk dia, saya cium pipinya yang kiri dan pipinya yang kanan. Ingat
ketika dia masih di TK sebelum berangkat ke sekolah. "Cium pipi yang kiri. cium
pipi yang kanan, cium sekali lagi Irdhan menjadi senang". Dia hafal banyak
lagu.
Sering dia mengumandangkan "Oh Ibu dan Ayah selamat pagi. Kupergi sekolah
sampaikan nanti". "Selamat belajar nak penuh semangat, rajinlah selalu tentu
kau dapat". "Hormati gurumu sayangi teman. Itulah tandanya kau murid budiman".
"Aan ingin jadi murid budiman" katanya suatu hari. Hari ini saya bisikkan
ketelinganya "Aan engkau telah jadi murid budiman, engkau kebangaan papa
nak, Engkau anak negara, engkau anak indonesia". "Karena engkaulah, mama dan
papamu terundang ke Istana, terima kasih anakku". Saya cium dia sekali
lagi.
"Bila kau berkata bisa, kau akan bisa, nak !. Percayalah pada dirimu
sendiri"
Sekali lagi saya persembahkan puji Syukur ke Hadirat_Nya. Karena hanya Dialah
yang telah mengatur semua ini. Kita hanya menjalan kan saja. Dan kepada Aan
pun saya suruh sujud syukur. Menyampai kan rasa terima kasih karena do'anya
setiap shalat tahjud telah di kabulkan Tuhan.
Untuk semua itu saya ingin sampaikan sebuah Firman Suci_Nya dalam
Al_Qur'an surat AN NASR :
__Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan
Dan Engkau melihat manusia masuk kedalam agama Allah berbondong-bondong.
Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohon ampunlah kepada_Nya.
Sesunguhnya Dia adalah penerima Tobat".
Pekanbaru 26 Juli 2009
Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka
browser. Dapatkan IE8 di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---