Herman Kumar
Oleh K Suheim

Namanya sudah lama meng udara. Kaset rekamannya laris bagaikan kacang goreng
Setiap saya beli kasetnya selalu diminta oleh yg mendengarnya, sehingga kaset 
yg banyak saya beli itu sekarang telah habis semua

Ingin sava mengumpulkan kaset itu kembali, ingin saya dengar lagi 
ungkapan-ungkapan yg lugu dan lucu

Istilah-istilah kampung yg totok dan jarang terdengar, lucu, lugu dan 
menyegarkan

Kita seakan terbawa dalam peristiwa dan alunan ceritranya, apalagi kalau uwo 
besama Yus parmato

Tiba-tiba bangkit kerinduan saya pada kaset-kaset itu, mungkin ada yg 
menyimpannya dan kalau di beli dimana tempatnya

Saya kehilangan sesuatu yg berharga setelah dulu dg enteng saya berikan pada 
siapa yg meminta, atau sopir saya memindahkan ke mobil lain

Enak menikmati kaset Uwo, lebih-lebih dalam perjalan jauh yg sering saya 
lakukan seperti saat ini bolak balik Padang Pekanbaru

Maka ketika Uwo Herman Kumar yg mendendangkan Kim tak saya sia-siakan 
kesempatan itu
Saya simak pantun-pantunnya , ingin saya belajar lebih banyak padanya

Uwo berbeda dg penyanyi kim lain yg mudah di tebak. Uwo penuh teka teki dan 
misteri.

Tiba-tiba suaranya besar, kadang-kadang halus dan melengking
Lalu kita terkejut dg suara baritonnya dan tak jarang irama seriosa

Penyanyi serba bisa ini dg enak malantunkan bahasa Belanda, bahasa Jerman dan 
Inggeris dg logat yg lucu

Herman kumar tidak muda lagi, makanya di panggil uwo
Rambutnya sudah putih ditutupinya dg topi
Giginya hanya terlihat di bagian kiri depan dua buah
Mengingatkan kita akan nyanyian burung kakak tua yg sedang berciloteh

Tapi canda dan guyonannya segar dan memikat hati

Ketika alumni hamil yg memenangkan hadiah, dia menyapa "baa ko yo, iko razaki 
anak koyo, lai manggarik juo anak dan didalam nantun?"

Tersipu-sipu bumil itu menjawab "labiah kareh dari garik abaknyo" nyanyo dalam 
hati

"Iyo yo, 
kaladang balilah sanduak
Dibali nan mudo-mudo
Diguncang sambia diaduak
Panjapuik nan tingga cako
Hati-hati tuan manjago

Den dulang sakali lai
Pandulang ameh di bangko
Den ulang sakali lai
Panjapuik nan tingga cako

Saya nikmati garahnya, saya ikuti kurenahnya. Mulut tertawa hati ini senang 
main kim dari pagi sampai petang

Suara yg berobah-robah. Irama yg mengalun indah, ada pepatah sambia  bagarah. 
Itulah Uwo Herman Kumar
Sudah tua tahu dengan irama pandai segala bahasa. Herman mengatakan semua dasar 
lagu didunia berasal dari minang dan saluang. Sambil mendendangkan saluang dg 
lagu-lagu Barat yg terkenal

ABG alah baransua Gaek Herman tahan berdendang dari pagi sampai petang dengan 
suara yg lantang dan stabil

Pernah saya coba berdendang, pada lagu yg ketiga suara saya sudah garuak dan 
parau, tapi Uwo bagaikan tak terkalahkan justru semakain patang main patang 
suaranya semakin lantang

Di sela-sela dia berdendang saya muncul menyampaikan pemikiran tentang" 
Mahligai hidup"

Ingin saya sampaikan di tempat Mahlgai hidup ada orgen tunggal dan main kim 
penyanyinya kita harapkan Herman Kumar

Tapi saya kalah Pamor, tak banyak orang yg peduli, merka hadir dibawah tenda di 
pekarangan belakang SMA 1 hanya ingin mendengar Uwo

Kalau tidaklah terdengar Azan 'Asyar barangkali alun kabaranti main kim"

"Herman Kumar" bisik saya dari lubuk hati yg paling dalam "Engkau aset minang 
kabau yg langka, engkau telah menghibur dan menyenangkan hati kami.
Semoga kelak Engkau di senangkan dan dihibur oleh yg diatas sana

Dg berbaju safari abu-abu tua bertangan panjang,rapi dia bagaikan seorang 
pejabat yg merakyat

Dibawah tenda 25 Juli 2009
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke