Kata Demokrasi dengan Dmonstrasi : Demokrasi memang bebas menyampaikan pendapat dimuka Umum. Tapi Demonstrasi kayaknya kental dengan kata urakan ( cara penyampaian yang memaksa dan kurang bijak, kadang2 orang yang melakukan Demonstrasi lebih cenderung lupa dengan batas2 etika berbicara, kesopanan, tenggang rasa. bahkan kurang perduli dengan kepentingan orang lain dan orang banyak. walaupun niat Berdemonstrasi tadinya untuk menyampaikan sesuatu yang mungkin itu untuk kepentingan orang banyak ataupun kepentingan pribadi.Atau katakan lah kepentiangan yang baik2.Tapi harus diingat !!!! Niat yang baik akan menjadi baik apabila dilakukan dengan cara2 yang baik dak bijaksana Dan kita harus yakin tentu pahala pasti menyertai niat baiknya. Amiiiiin. Bahkan dalam bedemontsrasi banyak sekali prakteknya yang berdanpak negatif terhadap kepentingan umum seperti merusak sarana2 umum, menggangu kelancaran berlalu lintas, bahkan ada yang sampai berdampak korbannya manusia. Sebagai urang minang urang awak, urang yang beradaik. Tahu Ereang jo Gendeang, Kok mandi di barueh2 mangacek di bawah2. Alun bakilek lah bakalam. Bakilek ikan dalam lubuek lah tantu jantan batinonyo. banyak sakali kelebihan kearifan yang dimiliki orang minang. Indak ado kusuik nan indak bisa disalasaikan. Indak ado karueh nan indak bisa di pajanieh. Mungkin.... Kalau ambo berkomentar, mansiasati kato 2 Bp.Gubernur tu Bukan mukasuiknyo alergi jo Demokrasi.Tapi mungkin alergi jo caro2 panyampaian nan dilakukan dalam Berdemonstrasi. Awak jo harus bijak dalam menyikapi kato2 beliau tu. Apo sabananyo nan tarsirat dalam ucapan beliau tu. Dek karano awak urang minang sangat bijak dalam menyikapi sesuatu. Ado Kato ciek lai kok tasasek di ujuang jalan babaliek kapangka jalan. Indak ado kato nan tak maruih dan Indak ado kusuik nan indak bisa salasai. Ambo pikie kok ado masalah nan indak salasai mari di bao barundiang elok2 jan sampai negatif Tingking. Manapuek Aie didulang, Maludah kalangik mungko awakjo nan kabasah. Apolai sampai kecam mangecam. Nan paliang penting Tidak ado Manusia nan sempurna Keculi Allah. Sebagai Manusia beliau Bp. Gubernur tantu indak talapeh dari kelebihan dan kekurangan. Mari kito bandiang2 kan. maa nan banyak baieknyo beliau ketimbang jeleknyo. Jan sampai rusak lo susu sabalango dek nila saketek. Wassalam WW.dan Tarimo kasih. Semoga komentar ambo bermanfaat terutamo untuek diri ambo pribadi. mudah2 an bermanfaatjo untuek kito basamo.Kok ado nan tasingguang di kanaiek talendo di katurun mohon dibukakan pintu maaf nan sagadang2 nyo. Darius Nurdin
--- Pada Kam, 30/7/09, Indra Jaya Piliang <[email protected]> menulis: Dari: Indra Jaya Piliang <[email protected]> Judul: [...@ntau-net] LBH Kecam Gubernur Sumbar Yang Alergi Demonstrasi Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 30 Juli, 2009, 5:56 PM LBH Kecam Gubernur Sumbar Yang Alergi Demonstrasi Kamis, 30 Juli 2009 22:50 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | Dibaca 80 kali Padang (ANTARA News) - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mengecam penyataan Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Gamawan Fauzi yang mengatakan mulai alergi dengan segala bentuk demonstrasi yang kini belakangan cukup marak di daerah tersebut. Pernyataan Gamawan yang menyebut demonstrasi adalah budaya barat dan tidak sesuai dengan budaya Minangkabau (Sumbar, red) merupakan statement tidak pantas disampaikan kepala daerah yang wakil pemerintah pusat di Sumbar, Koordinator Divisi Hak Asasi Manusia LBH Padang, Vino Oktavia di Padang, Kamis. Pernyataan tersebut, tambahnya, disampaikan Gamawan ketika membuka Gerakan Bulan Bakti Gontong Royong Masyarakat (GBB-GRM) di Kota Payukumbuh, Rabu (29/7). Menurut dia, penyataan Gamawan cendrung kontraproduktif dan tidak menghormati proses demokrasi yang telah dibangun dan berlangsung di Indonesia termasuk di Sumbar. Pernyataan itu, mengindikasikan adanya semangat anti kritik dari pemerintah terhadap keluhan dari rakyat ketika piranti-piranti kenegaraan tidak berfungsi, katanya. Padahal, tambahnya, demonstrasi adalah suatu hak asasi yang dijamin dalam produk perundang-undangan untuk menyatakan pendapatnya di depan umum. Selain itu, dalam konsep negara hukum modern, negara menjamin hak warganya untuk menyatakan pemerintah dan aparatnya melakukan kesalahan dan bahkan perbuatan melawan hukum (onrechtmatig daad) yang dapat dimintakan pertanggungjawabannya di pengadilan. Karena itu, secara normatif pernyataan Gamawan mulai menjauhkan tanggungjawab negara dalam perlindungan dan pemenuhan prinsip-prinsip dasar HAM, terutama hak untuk bebas dan merdeka menyampaikan pendapat di muka umum. Hak itu dijamin dan diatur dalam Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 28 E ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 dan UU Nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan mengeluarkan pendapat di muka umum. Kemudian, dalam Pasal 25 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM dan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan Ratifikasi Konvenan Internasional tentang Hak Sipil Politik (Sipol), kata Vino. Sehubungan itu, LBH Padang mendesak Gamawan Fauzi selaku Gubernur Sumbar mengklarifikasi dan mencabut pernyataannya, karena akan berpotesi mencederai proses pertumbuhan demokrasi. Pernyataan itu juga akan menjadi preseden buruk dalam membangun proses demokrasi dan penghormatan terhadap HAM di Indonesia khususnya Sumbar, demikian Vino Oktavia.(*) COPYRIGHT © 2009 "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com" --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
