Manasik Haji
Oleh K Suheimi
Pagi ini Sabtu 1 Agustus saya diminta Oleh pak Zulkifli Imam besar Masjid Raya
M Nur yg juga sebagai panitia penyelenggara haji untuk memberikan manasik Haji
di Masjid Baiturrahman masjid Pemda Pekan baru yg baru di resmikan di Jalan
Sudirman Pekan Baru
Masjid yg bersih dan indah dg interior yg bagus
Alhamdulillah terima kasih ya Allah, telah Kau hantar kami ke Masjid ini.
Disini kami baca ayat-ayat tanda kebesaran.u sehingga tersibaklah Tirai
jelaslah kerajaan langit dan jelaslah kerajaan Bumi.
Tergoncang dada saya dan tergetar jantung ketika bapak ibu mengumandang
"Talbiah"
"Labbaika Allahumma Labbaika"
Aku datang, aku datang memenuhui panggilanMu. Sekuat tenaga kita berusaha
memenuhui setiap panggilannya. Kini kita berada disini di tempat ini di Masjid
Ar Rahman ini dalam rangka memenuhi panggilanNya jua adanya. Dipanggil kita
mendirikan shalat kita penuhi panggilan itu, dipanggil kita melaksanakan puasa
kita penuhi panggilanNya itu. Dipanggil kita untuk berzakat juga kita penuhi
panggilan itu. Sekarang di panggil kita menunaikan ibadah haji dan gegap
gempita kita kumandangkan kalimat Talbiah "Labbaika Allahumma Labbaika"
Aku datang, aku datang memenuhui panggilanMu Hanya orang-orang yg terlatih
memenuhui panggilan Allah nanti tak canggung dalam memenuhi panggilanNya yg
terakhir
Sehingga Allah memanggilnya dg panggilan kesayangan
“Wahai jiwa yg tentram, kembalilah kepada Tuhanmu dalam keadaan Redha dan di
Redhai. Masuklah kedalam golongan hambaKu dan masuklah kedalam sorgaku.”
“Haji adalah Arafah” kata saya mengawali pertemuan itu
Arafah yang berarti pengenalan, mengenal kembali diri mengenang kembali
dosa-dosa yang pernah dikerjakan. Diharapkan para haji mengenal jati
dirinya, menyadari kesalahannya, bertekad tidak mengulanginya serta menyAdari
pula kebesaran dan keagungan penciptanya.Maka sewaktu wukuf di Padang Arafah
semua orang mengenang dan menyesali dosa-dosa yang pernah dibuat, dengan
linangan dan deraian air mata yang bercucuran semua jemaah meratapi dan
menyesali dosa-dosa yang pernah diperbuat. Semua orang hadir saat itu di
Padang Arafah, baik yang sehat maupun yang sakit, baik yang bersih maupun
yang sedang datang haid. semua berkumpul semua berhimpun berwukuf merenung
dan mengenang segala kesalahan dan kekhilafan selama ini.
Di Padang Arafah semua berpakaian Ihram, yaitu 2 helai kain putih yang
tidak berjahit, dengan kepala yang terbuka. Andaikan ada yang menutup kepala ,
andaikan ada yang memasang topi atau mahkota sebagai pertanda dia Raja, maka
ihramnya batal dan hajinya tidak diterima. Andaikan ada yang memakai tanda
pangkat tandanya dia sebagai pejabat, atau bintang jasa didada, maka ihramnya
akan batal dan hajinya ditolak. Dengan pakaian yang sama dan tempat yang sama
di Padang Arafah, tidak bisa kita membedakan mana orang kaya dan mana yang
miskin, mana yang berpangkat dan mana rakyat jelata, semuanya sama. Melihat
semua kemah yang berwarna putih dan pakaian jemaahnyapun putih-putih
berpakaian ihram, seakan -akan berada di Padang Mashar waktu menghadap Tuhan.
Seakan-akan ada isyarat jika menghadap Tuhan, lepaskanlah semua tanda
kebesaran, hanya dua helai kain putih yang tak berjahit, dengan sangat
sederhana kita
menghadap Tuhan. Tinggi rendah seseorang ditentukan oleh Taqwanya.
Pakaian melahirkan perbedaan, dan menggambarkan status sosial, serta
menimbulkan pengaruh psikologis, menanggalkan pakaian biasa berarti
menanggalkan segala macam perbedaan menghapus keangkuhan yang di timbulkan
oleh status sosial, mengenakan pakaian Ihram melambangkan persamaan derajat
kemanusiaan serta menimbulkan pengaruh psikologis bahwa yang seperti itulah
dan dalam keadaan demikinlah seseorang menghadap Tuhan pada saat kematiannya.
Wukuf dengan mengenang segenap dosa dan kesalahan yang pernah dibuat,
baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja , dosa besar ataupun dosa
kecil. sebagaimana Adam dan Hawa mengakui dosanya di Padang Arafah. Memang di
Padang Arafah inilah Adam dan Hawa bertemu kembali setelah berpisah selama 100
tahun dibukit Jabal Rahmah.
Sewaktu Adam dan Hawa bertemu, Hawalah yang pertama minta
maaf."Maafkan saya karena sayalah engkau terusir dari sorga, kesalahan
sayalah yang menyebabkan engkau terbawa-bawa. Maafkanlah saya wahai
junjunganku. Padahal di Sorga, apapun yang kita inginkan dapat kita peroleh,
namun aku masih saja menginginkan yang lain". "Bukan demikian wahai siti
Hawa, kekasihku" Jawab Adam, "dalam hal memakan buah khuldi sebetulnya juga
karena keinginanku, aku sebetulnya yang juga ingin merasakan bagaimana
nikmatnya buah khuldi itu".
Berdua mereka juga sama-sama melakukan pengakuan dosa, dan mengucapakan
doa yang terkenal yang tercantum dalam Al-Qur'an Rabbana Dhallamna amfusana,
waillam taghfirlana watarhamna lanakunna na minal khasirin". Ya Allah kami
telah aniaya pada diri kami sendiri, kalau bukanlah karena keampunan dan kasih
sayangMu, tentulah kami kelompok pada orang-orang yang rugi.
Adam dan Hawa tobat, tobat yang sebenar-benarnya tobat, menyesal dan tidak
akan mengulang lagi kesalahannya. Dan telah ditebusnya kesalahannya dengan
tercampak kedunia menderita bertahun-tahun.
Setiap kali seseorang membikin kesalahn berbuat dosa, selalu dapat
nasehat "Bertobatlah, kembalilah padaNya, kembalilah kepada jalan Nya yang
lurus dan yang benar. Mungkin selama ini telah jauh menyimpang, mungkin engkau
telah tersesat, kembali, kembalilah ke jalanNya yang lurus dan benar, bacalah
doa dalam Shalatmu "Ihdinas Shiratal Mustagiim".
Sayapun teringat akan petuah Sang guru sewaktu saya melakukan kesalahan
: "Wahai anakku, Kembalilah dan datanglah lagi kepada Nya, nanti akan
dibukakan Nya rahasia besar dan terlindung yang selama ini tak kau ketahui.
Pintunya senantiasa terbuka, datanglah pada Nya, sekali-kali Dia tak akan
pernah mengecewakannmu, bertobatlah".
Tobat berarti menyesal, atau kembali. Dengan menyesali keadaan dan
kejadian yang telah berlalu. Tobat kepada Allah mengandung arti antara lain
kembali atau datang kepadaNya dengan perasaan menyesal atas perbuatan atau
sikap diri yang tidak benar di masa lalu dan dengan tekad untuk taat kepada
Nya, dengan kata lain ia mengandung arti kembali pada sikap perbuatan yang
lebih baik dan lebih benar.
Sering di Makah itu kita batuk, bahkan sekarang kita juga batuk, kerna kabut
assap yg menutupi Pekanbaru. Sayapun tadi batuk lalu saya usap dg balsam
Transpulmin. Karena balsam yg di usapkan pada leher , dada dan punggung,
melapangkan nafas. Sehingga yg menyangkut di saluran nafas hilang, rasanya lega
dan batukpun hilang.
Para jemaah laki-laki dan perempuan meinta seusap seorang dan mereka merasa
lega dan hangat serta nyaman.
Nah di bulan Haji tahun ini, agaknya kesempatan bagi kita untuk merenung
sejenak, segala dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat. Menghitung dan
menghisap diri sebelum di lakukan perhitungan kelak, Dan memasang serta
meluruskan niat yang sungguh-sungguh akan merobah sifat yang mewarnai diri,
berjanji dan bertobat untuk tidak mengulanginya lagi.
Tobat yang diinginkan itu adalah tobat yang sungguh-sungguh yang disebut
dengan Tobatan nasuha. Yakni tobat tanpa keinginan lagi kembali kepada
kesalahan atau kekeliruan yang sebelumnya di perbuat. Setiap Tobat yang
sungguh-sungguh dengan niat yang tulus dan ikhlas, niscaya disambut Tuhan
dengan senang, Karena Dia adalah peneriam tobat dan senang pada orang yang
terus-menerus bertobat. Untuk itu saya teringat akan sebuah Firman suci Nya
dalam Al-Qur'an surat At-Taubah ayat 104 : "Tidakkah kamu mengetahui
bahwasanya Allah menerima Tobat dari hambanya dan menerima saksi dan
bahwasanya Allah Maha peneriam Tobat lagi maha Penyayang".
Karena waktu sudah habis saya akhiri ceramah itu
Pekannaru 1 Agustus 2009
___________________________________________________________________________
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---