Piet Suwin
Oleh K Suheimi

Ada 3 Piet yg tersirobok malam itu
1. Fitria anak guru kesayangan Zuraida waktu di SR 7. Orang cantik badannya 
tinggi tipe atletis. Dia jago basketn penggemar Olah Raga. Berkecimpung sebagai 
tenaga Medis di Florida
Bersama anaknya yg juga tinggi seperti bule, diajar ibunya berbahasa Indonesia.

"Pada acara Mahligai hidup Piet akan beri sumbang saran" katanya mengungkapkan 
betapa penting satu tempat yg namanya Mahligai hidup seperri yg dilihatnya dan 
diasuhnya di Florida

2. Fidruzal dr SpOG yg hanya 2 kali ikut latihan tari Indang, malam itu dg 
seragam teluk balango berwarna biru di kelilingi oleh teman-teman seangkatannya
"Si piet ko mantiko" kata temannya, "tapi mantiko bungo " kata saya membelanya. 
Si Piet kan harus dibela. Disamping kolega sebagai spesialis wanita, dia juga 
Alumni SMA 1 Riau yg memperkuat regu kami menari.

3 Piet Suwin, genggamannya kuat ketika kami bersalaman. Postur tubuhnya mirip 
saya, cuma dia lebih tinggi. Dimukanya yg bundar itu di balut oleh gurambeh dan 
jangguik.
Dia jauh lebih muda dan lebih gagah
Kalau kita sebelumnya tak mengenal namanya, kita duga dia seorang tukang pukul 
yg sadis, tapi begitu kenal dia humoris yg kaya dg suku kata.
Banyak istilah dan cilotehnya yg segar

Selama 3 hari 3 malam dialah protokol dialah MC yg cilotehnya segar membuat 
hadirin terpingkal-pingkal. Kalau ketawa perutnya beroyak-royak

Kehebatannya walaupun orang di caci dan di makinya. Yg kena maki dan kena 
cimeeh itupun ikut tertawa

Ketika kami akan muncul menari indang dia mempersilahkan kami naik

"Ibo awak jo ABG Alah Baransua Gaek dari Pekanbaru. Lah sajak jam satangah 
ampek siang no batuka baju. Lieklah pembersnya lah bangkak dek basah"

"Elok-elok prof" katanya menasehati saya ketika menaiki tangga di pentas "Pacik 
arek-arek jatuah beko" katonyo mampagarahkan orang Gaek

Untung ndak disebutnya "Lah baun tanah ka manari jo banyanyi jo lai?"

Dia paling pagi datang dan paling akhir pulang. Apapun acara dialah bintangnya
Walaupun lah garuak, lah parau suaronyo namun mikrofon ko ndak buliah lapeh.

Saya ngak habis pikir, kalaulah Peit Suwin ini ngak ada betapa hambarnya 
suasana.

Maka dalam peristiwa sebesar Milad sangat di butuhkan orang seperti Dia

Dedikasi tinggi, rasa memilikinya besar. Rela bekorban meluangkan waktu, 
tenaga, suara dan harta utk jayanya SMA tempat sekolahNya

Piet suwin angkatan 75 yg kompak ini adalah orang ternama di kampung dan Kota B 
Tinggi.
Cucu nyiak jambek adalah urang santiang, belum ada gandengannya dalam hal 
menjadi mc.

Kakaknya Sudirman suwin angkatab 70 adalah Direktur Bank mandiri dan pada acara 
Milad SMA 1 dialah otak mendrikan BPR syariah. 

Dan Gusmaimas suwin, 72 pensiunan cpi

Memang inyiak Jambek dan keturunannya adalah aset orang B Tinggi

Ke surau inyiak Jambek inilah saya dulu shalat Zuhur dan Asyar ketika saya 
berjualan sabun di Jenjang Gantung

Selamt dan sukses Piet Suwin

Salam teriring do'a
K Suheimi

B Tinggi 24 Juli 2009
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke