Sulap Gagal Oleh K Suheimi Saya tutup kembali kotak sulap itu. Saya masukan sapu tangan dan peralatan tak yg tak jadi saya pakai. Mudah2an di satu hari kita jumpa lagi, kita ngumpul lagi dan kotak sulap itu di buka kembali
Selama latihan tari indang saya juga latihan sulap. Saya yakin pertunjukkan ini lain dari yang lain, menghibur, bikin orang tercengang dan menambah pergaulan Sebetulnya kalau saya mau, banyak peluang dan kesempatan untuk memainkannya. Tapi itu pernah terjadi. Sebetulnya ketika saya memimpin acara peragaan tari dan nyanyi dari kontingen Pakanbaru, bisa saja Sulap itu saya selipkan untuk di mainkan Tapi ketika itu terfikir, kita diberi waktu 20 menit, jika ditambah berarti memakan waktu orang lain. Padahal banyak alumni lain yg juga ingin menyumbang sesuatu untuk kemeriahan malam itu Saya tekan keinginan yg mengebu-gebu, saya tahan diri ini untuk tidak maju. Beri kesempatan pada alumni lain yg datang dari jauh Benar untung malam itu saya tak maju, ternyata pertunjukkan yg meriah sampai larut malam, bagus-bagus dg kreasi dan kiprah yg muda-muda Sebetulnya bukan hanya main sulap. Malam itu saya juga telah menyiapkan sebuah lagu yg cocok untuk kejadian pertemuan Alumni Ada yg CLBK(Cinta Lama Bersemi Kembali). Ada yg menyesali kenapa semua harus terjadi. Kalaulah kan begini kenapa dulu tak berani, sehingga akhirnya pergi bersama yg lain Tapi tak sedikit pula angkatan saya yg ABG (Alah Baransua Gaek) mengalami CLBK juga tapi (Cewek Lamo bakaripuik Kuliknyo) Akan saya dendangkan bagi mereka lagu yg sudah saya hafalkan dan sudah latihan di Pekanbaru beberapa kali yaitu lagu Bruri. Akan saya senandungkan dg segenap perasaan Cintamu Bukan Kasihku Jangan kau sesalkan Semua telah berlalu Kutahu dirimu masih merindukan Kisah kasih nan lalu Bukan ku tak sudi Cinta bersemi lagi Nanti kau kan tahu Mengapa diriku Jauh darimu Reff Sungguh ku tak tega lagi Melihat dirimu Derita melanda kasih Merana dalam cintaaaa Kasihmu bukan cintaku Tak kuasa diriku Disaat kau pergi Kupalingkan muka Agar tak kusapa Dikamar mandi saya nyanyikan lagu itu keras-keras. Istri saya yang penuh pengertian itu mengikutinya, karena dia tahu lagu itu telah berulang kali saya latih di Pekan Baru, tapi ndak sempat dinyanyikan Kesempatan lain sebetulnya ada lagi. Ketika saya menayangkan Mahligai Hidup sebagai selingan Kim yg dibawakan Herman Kumar Keinginan itu saya bendung lagi, kerna jelas yg dinanti orang waktu itu adalah main kim. Sekali lagi saya simpan keinginan yg menyeruak itu dg harapan, di malam terakhir, dimalam penutupan bisa saya tampilkan Dimalam penutupan itu saya cari kursi paling depan. Harapan sayapun kandas kerna di malam itu yg ada adalah lomba pidato Dalam hujan rintik-rintik dan dingin yg menusuk. Saya gengam dan saya remas jemari istri saya dan kami pulang ke penginapan Saya pandang kotak sulap, saya simpan lirik lagu Saya balutkan selimut ke istri saya, kamipun larut dan mimpi indahpun berlalu Dimalam terakhir Milad SMA 1 Powered by Telkomsel BlackBerry® --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
