Bapak, Ibu, Sdr. anggota Milis Rantaunet Yth.
Saya peminat sastra dan juga punya hobbi menulis novel, sangat terkesan oleh
postingan Bapak Noor Indones yang menjawab surat dari kampung dalam bentuk
pantun bersahut.
Ibarat peribahasa yang menyebutkan gayung bersambut, kata berjawab, maka Bapak
Noor Indones (bait kedua pada baris 1 dan 2 yang berbunyi: Surek dibaleh, surek
ka ampek. Surek nan lain baumua tuo) telah menyambut gayung Bapak M.yanto,
sekaligus menyelamatkan orang orang rantau.
Hanya sedikit yang saya pahami perihal makna pantun-pantun kedua beliau ini,
karena saya tidak menguasai bahasa Minang secara aktif.
Oleh sebab itu saya mohon kesediaan Bapak, Ibu, Sdr. anggota Milis Rantaunet
yang bersedia menjelaskan arti dari kalimat-kalimat pada kedua pantun
Bapak-bapak tersebut.
salam
M. Gifari 28 th.
Tokyo
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---