TARI PANTUN DAN LAGU Oleh K Suheimi
"Untukmu sma1,bagimu sma1 Ku pesembahkan seluruh karyaku untukmu bagimu sma1 hanya satu pintaku jayalah sma satu" Kata Idaman ketua Alumni Riau, mengawali persembahan dari Alumni SMA 1 Cabang Riau Pekanbaru Lalu saya memimpin acara kerna di tuakan. mengenang pak yamin mengenang guru kita mengenang deklamator menyampaikan puisi. dg pandagan mengarah pada satu titik. mata tak boleh berkedip kesatu arah tertentu kulepaskan pandanganku, kata pak yamin membawakan "Antara kwang bekasi" suara pak Yamin yg menggeletar hatiku berdebar dadaku tergoncang. Maka saya buat tandingannya judul "Antara pasar ateh dan pasar bawah yg dibawakan Oleh dr Asril dg memukau penonton, seaan malam itu Pak Yamin hadir kembali. Puisi yg saya tulis tahun 1962.... Bergema kembali ANTARA PASAR ATEH DAN PASAR BAWAH Oleh : K Suheimi Antara pasar ateh dan pasar bawah ada pasar lereng Di jalan yang melereng itu terbentang los daging Disini, ditempat ini kau saksikan, ada tulang berserakkan Tulang kerbau, tulang sapi , tulang kambing Kaulah lagi yang dapat tentukan arti kami Beribu kami mati disini, beribu tulang berserakkan Ataukah kami mati bukan untuk apa-apa Kenang-kenanglah kami Dikala golok mencincang Dikala darah tersembur dari merih Dikala daging dan usus kami kau boraikan Dikala kami pasrah, menyerah Dikala rumah potong memerah bermandikan darah Darah merah itu adalah darah kami Adakah kematian kami sesuatu yang sia-sia? Beribu kami mati disini Tergeletak antara pasar ateh dan pasar bawah Ketahuilah Kami mati untukmu kami meregang merih, bersimbah darah untukmu Tulang-tulang kamipun masih kau cincang Katamu untuk samba lado tunjang Kaulah lagi yang dapat tentukan Apakah kematian kami bukan untuk kebahagiaanmu? Atau bukan untuk apa-apa? kami hanya puas Ketika kau sebut nama Nya saat golok itu menggoroh merih Kau memutuskan bahwa hidup kami menjalankan sunnah Nya Karena Dia dan untuk Nya DariNya kita datang dan kepada Nya kelak kita kan kembali Serta untuknyalah kehidupan ini B Tinggi thn 1962 "Guru adalah panutan, karena gurulah kami jadi begini" Saya lantunkan sebuah pantun. berburu ke padang datar dapatlah rusa belang kaki berguru dengan belajar Sorga ilahi yg dicari luruskan niat, ketika guru masuk kelas dengan menyebut namaNya diikuti murid dg melafaskan namaNya jua Maka saat itu setiap detik waktu adalah detik detik mengukir sorganya. ilmu yg bermanfaat yg diajarkan maka baginya "falahum ajrun ghairu mamnun" pahala yg tak putus-putus nya. Setiap hari krida kami diajar berbalas pantun Sebelum rombongan meninggalkan Pekan baru seorang istri melepas kepergian sang suami, khawatir kalau di SMA 1 nanti ada CLBK (cinta Lama Bersemi Kembali) Kaladi di tapi sampan Dibaok anak ka kurai taji Usah dibungkuih di dalam kain kok jadi tuan bajalan bapasan balun didalam hati usah diganti jo urang lain Setelah berbalas pantun saya sampaikan "Angku haji babaju jubah Karimbo mamikek balam Kok dek adiak sayang lah sudah Tibo diambo samakin mandalam" Lagu makin mandalam di bawakan Oleh Aswir Goneng, John, dr Emdahril SpOg dan dr Syamsul bahri SpOG "Ada tujuh orang SpOg ahli kandungan Alumni SMA 1 di Pekan baru" ulas saya Sayapun jadi ahli kandungan ini terpaut oleh hadist nabi "Sorga dibawah telapak kaki ibu" maka saya cari pekerjaan dekat-dekat kaki ibu agar bisa masuk sorga. Ternyata sorga itu juga ada di bagian atas kaki ibu" kata saya sambil meng ubar senyum . Ketika melodi lagu "makin mendalam" saya iringi dg pantun "Salasiah di tapi jalan diambiak anak siurang tiku jatuah badarai silaronyo tadorong kasiah bakek tuan Nan bak anak sadang arek manyusu kok dicaraikan apo dayonyo" Malam itu saya Jepe Elthaf Piet Pado semua lelaki berpakai teluk balango biru dan deta perak, serta songket; gagah-gagah semuanya Dan istri saya dr zurtias sebagai ancok berbaju merah mengkilat dan ikat kepala yg berkilau Kemilau pakain dan kemilau gerakan dan rentak tari indang membuat orang berdecak kagum. Kerna ada ABG (Alah Baransua Gaek) serta CLBK (cewek lamo bakaripuik kuliknyo) bersemangat berdandan dan menari indang serta berbalas pantun dan mendendangkan lagu Tak putus-putus penonton bersorak gembira, mereka puas karena persiapan dan latihan 3 bulan, instrument musik dan pemainnyapun di boyong dari pekan baru Semangat yg tuo tanpa memperhitungkan jabatan pimpinan di masing-masing tempat bekerja Agaknya serangkain acara yg di osong Alumni Pekanbaru adalah bunga dari semua kegiatan Disini, ditempat ini kita bertemu, berkumpul bernostalgia, mereguk manis dan indahnya silaturahim bersama guru dan kawan lama, namun disini pula semua kita akhiri" kata saya dg nyanyi bersama "Bapisah bukannyo bacarai" sambil melambaikan tangan satu persatu penari ini turun meninggalkan pentas Entah kapan dan entah kan dimana. Mungkin ini yg terakhir kali orang tua, inyiak aki dan uci melenggang lenggok, mangirai untuk kejayaan SMA 1 Malam ke akraban Alumni SMA 1 24 Juli 2009 Powered by Telkomsel BlackBerry® --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
