Itulah Kehebatan Malaysia mereka bisa menerima siapa saja yang mereka anggap 
baik buat negara dan membawa kemajuan bersama tampa melihat dari etnis mana / 
suku apa, saya juga pernah bertanya kepada pemuda malaysia yang menjadi member 
komunitas minang mereka, mereka menyenanga keramah tamahan masyarakat minang 
bahkan di pun berpikir mungkin ada darah minang yang mengalir dalam diri saya 
sebegitu cintanya dengan masyarakat minang, dan ada juga yang menyebutkan saya 
orang makasar tetapi nenek saya sudah lahir di Malaysia untuk menunjukan mereka 
juga bagian serumpun masyarakat Indonesia. 
 
Mereka bilang setelah kita menjadi waraga negara Malaysia hak kita sama dengan 
warga Malaysia yang lainnya, tidak ada tabu bagi mereka memimpin negara 
Malaisia dari keturunan etnis mana pun, bahkan polisi pun banyak dari keturunan 
etnis cina india dan Indonesia yang penting kata mereak berkuwalitas.
 
lain kalau di Indonesia kalau tidak etnis tertentu yang meminpin Negara ini 
seolah-olah Negara ini bubar, sipat adu domba antar etnis sangat terasa di 
negeri kita ini, mana mungkin Indonesia bisa maju...
 
Ini sebagai pelajaran bagi kita ternyata banyak pemimpin Malaysia itu keturunan 
Masyaraka Indonesia, kalau memang begitu kenapa sulit benar bagi kita untuk 
musyawarah suali perbatasan, TKI, Budaya dan sebagainya??Berati Pemerintahan 
kita yang tidak peduli terhadap nasib Bangsa ini karena mereka lebih peduli 
kepada kelompok dan pribadinya masing-masing...
 
 
 
Zamzamir
Jakarta 42 thn 
Pariaman basuku ka ibu, basako ka mamak, banazab ka bapak. 


--- Pada Sel, 1/9/09, Bot S Piliang <[email protected]> menulis:


Dari: Bot S Piliang <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Re: Fwd: Malaysia, Negeri Perantau Indonesia
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 1 September, 2009, 2:07 AM






Tapi setiap kali saya ngobrol dengan generasi muda MAlaysia, cerita ini ga 
pernah muncul. Buat mereka Indonesia atau Indon tetap pihak eksterior bukan 
sebagai bagian dari sejarah mereka. Tapi memang begitulah karakter Nation State 
dan konsep Identitas politik negara bangsa yang dikembangkan oleh Malaysia 
untuk mengangkat mental dan nasionalisme warganya.
Tentu malaysia tidak mau terus2an menjadi inferior dalam sejarah.
Saya tidak tahu apakah dalam mata pelajaran sejarah di sekolah2 Malaysia di 
ajarkan asal muasal kerajaan Johor, Malaka, Negeri Sembilan?? Atau jangan2 
malah dalam pelajaran sejarah mereka mengatakan bahwa Negeri Sembilan adalah 
leluhur Pagaruyung, bisa saja kan?

salam

Bot Sosani Piliang
Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream
www.botsosani.wordpress.com
Hp. 08123885300

--- On Tue, 9/1/09, Andri Rusta <[email protected]> wrote:


From: Andri Rusta <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Fwd: Malaysia, Negeri Perantau Indonesia
To: [email protected], 
[email protected], [email protected]
Date: Tuesday, September 1, 2009, 1:11 AM





Andri

Begin forwarded message:



From: Idham Khalid <[email protected]>
Date: 1 September 2009 2:08:17 PM AEST
To: Milis Unhas <[email protected]>, Iatel Unhas 
<[email protected]>, Beasiswa LN Dikti 
<[email protected]>, beasiswa dikti 
<[email protected]>, Teknik Untad <[email protected]>, 
Elektro Untad Palu <[email protected]>
Subject: [Milis Beasiswa DIKTI] Malaysia, Negeri Perantau Indonesia
Reply-To: [email protected]




  









Tulisan dibawah ini mungkin bisa memberikan gambaran kenapa Malaysia lebih maju 
dan banyak mempunyai kesamaan budaya dengan Indonesia. Karena Malaysia dibangun 
oleh para perantau Indonesia yang jumlahnya hampir 80% dari seluruh suku Melayu 
di Malaysia. Dikutip dari http://www.antaranews.com/berita/ 1251724258/ 
malaysia- negeri-perantau- indonesia
Salam,

Idham Khalid, ST. MT.
Jurusan Teknik Elektro
Universitas Tadulako, Palu
PhD Student,
School of Electrical Engineering and Computer Science
University of Newcastle, Australia
Malaysia, Negeri Perantau Indonesia
Oleh: Adi Lazuardi
Kuala Lumpur (ANTARA News) - "Saya datang bukan untuk merebut kekuasaan. Saya 
datang sebagai orang perantauan Bugis yang sukses dan kini menjadi Perdana 
Menteri Malaysia," kata Najib Tun Razak di hadapan masyarakat Gowa, Sulawesi 
Selatan, tanah leluhurnya.

Tak lama setelah dilantik menjadi PM Malaysia keenam dan menghadiri acara World 
Ocean Confenrene (WOC) di Manado, PM Najib Tun Razak mengunjungi Gowa untuk 
menziarahi makam raja-raja Gowa. Najib sendiri adalah keturunan Sultan Gowa 
ke-19 atau cucu dari Sultan Hasanudin.

Leluhurnya meninggalkan Gowa untuk merantau ke Pahang, salah satu negara bagian 
di Malaysia, demi menghindari konflik perebutan kekuasaan. Perantauannya ke 
Semenanjung Malaysia ternyata berujung sukses, setelah ayahnya menjadi PM 
Malaysia kedua, sementara dia sendiri menjadi PM Malaysia keenam.

Hampir 80 persen keturunan Melayu di Malaysia adalah keturunan orang Indonesia. 
Ada keturunan Aceh, Padang, Sumatera Utara, Jambi, Palembang, Jawa, Madura, 
Bawean, dan Bugis.

Banyak sekali keturunan Indonesia hidup sukses di Malaysia. Di jajaran kabinet 
saat ini, Menteri Pertahanan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, berkakek orang 
Yogyakarta. Bahasa Jawanya pun masih medok.

Begitu juga dengan Rais Yatim, Menteri Penerangan dan Kebudayaan Malaysia, yang 
menghabiskan masa kecilnya di Sawahlunto, Sumatera Barat.

Kesuksesan perantauan Indonesia di Malaysia bukan hanya sampai tingkat menteri. 
Beberapa sultan di beberapa negara bagian juga keturunan Indonesia, contohnya 
Sultan di Johor Bahru dan Selangor adalah keturunan Bugis.

Bukan saja di kalangan pemerintahan dan sultan, keturunan Indonesia di Malaysia 
sukses membina hidup di Malaysia. 

Bintang film legendaris Malaysia, P. Ramlee misalnya, adalah anak Aceh yang 
sukses di Malaysia. Penyanyi pria paling top saat ini, Mawi, juga masih 
keturunan orang Jawa.

Itulah sedikit contoh orang Indonesia yang sukses merantau di Malaysia. Warga 
Indonesia yang merantau ke Malaysia yang sukses, ada di semua lini dan sendi 
kehidupan.

Negara Sukses

Malaysia hari ini memperingati hari kemerdekaannya ke-52. Negara jiran dan 
serumpun dengan Indonesia ini telah menjadi negara sukses nan maju di kawasan 
ASEAN setelah Singapura.

Banyak ikon Malaysia yang menjadi kebanggaan dunia dan menjadi tujuan wisata 
terkemukan, contohnya gedung menara kembar Petronas, yang menjadi salah satu 
pencakar langit tertinggi di dunia.

Menara Kuala Lumpur juga menjadi salah satu menara paling tinggi di dunia, 
dilengkapi restoran berputar yang mewah dan cantik.

Perusahaan dan BUMN Malaysia juga punya kiprah yang besar dalam bisnis 
internasional. BUMN Migas Petronas, maskapai penerbangan MAS (Malaysian 
Airlines), perusahaan telekomunikasi Maxis, perbankan Maybank dan CIMB adalah 
beberapa dari korporasi bisnis Malaysia yang telah menjadi perusahaan "world 
class" (kelas dunia).

Malaysia juga memiliki infrastruktur ekonomi yang bagus. Jalan raya yang mulus 
mulai dari Johor Bahru (Selatan) hingga ke Perlis (Utara), dari Kuala 
Terengganu (Timur) sampai Kuala Lumpur (Barat).

Bukan itu saja, mereka juga mempunyai jaringan telekomunikasi maha luas, tetapi 
murah. Jaringan listriknya pun berkapasitas sangat besar sehingga menunjang 
kota Kuala Lumpur untuk terang benderang sepanjang malam, sepanjang hari, 
memasok listrik untuk dua jaringan LRT (light rapid train) dan satu monorel.

Daya listrik bagi warga Malaysia tidak mengenal klasifikasi 450 watt, 900 watt 
atau 1.200 watt. Pokoknya, tidak ada batasnya. Itu cukup untuk menunjukan 
kapasitas listrik yang tersedia masih sangat besar.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah memuji infrastruktur ekonomi Malaysia. 
"Kita lihat jalan-jalan begitu mulus sejak dari Bandara hingga ke hotel," kata 
Yudhoyono kepada wartawan, ketika melawat ke negara jiran ini.

Karena ditunjang oleh infrastruktur ekonomi yang baik, maka sektor pariwisata 
Malaysia ikut mencicipi dampaknya. Kunjungan turis asing ke negeri yang 
terkenal dengan "Nasi lemak dan teh tarik" ini hingga lebih mencapai 20 juta 
turis mancanegara per tahun.

Malaysia dipercaya dan dipilih sebagai tempat berlangsung perlombaan F1 
(Formula One). Arena balap mobil bergengsi di dunia. Kuala Lumpur juga menjadi 
kota pilihan perusahaan multinasional sebagai kantor pusatnya untuk kawasan 
ASEAN.

"Bukan itu saja, beberapa negara yang tidak mampu memiliki kedutaan di semua 
negara memilih kota Kuala Lumpur merangkap Jakarta Indonesia, dan bukan 
sebaliknya," kata Dubes RI Da`i Bahctiar.

Peran Indonesia

Malaysia sebagai sebuah negara sukses di ASEAN dan Asia, sebenarnya tidak 
terlepas dari peran serta Indonesia sebagai negara tetangga dan serumpun Melayu.

Kesuksesan Malaysia dibangun juga oleh orang-orang perantauan asal Indonesia 
yang turut menyulap negara yang bergantung kepada karet itu menjadi negara maju 
dengan topangan sektor jasanya yang cemerlang, seperti pariwisata, perbankan 
dan pendidikan.

Malaysia memiliki target tahun 2020 sebagai negara jasa dengan infrastruktur 
ekonomi sekelas negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika.

Peran warga Indonesia sangat besar dalam pembangunan ekonomi dan sosial 
Malaysia sejak awal pembangunan ekonomi dan sosialnya hingga kini.

Presiden RI Soeharto peranh mengirim ribuan guru, dokter dan perawat ke 
Malaysia pada awal tahun 1970an. Banyak juga dosen-dosen Indonesia mengajar di 
Malaysia. Pada dekade 1970an, tenaga pendidik dan terampil banyak dikirim ke 
Malaysia.

Namun pertengahan dekade 1980an, situasi berbalik, justru tenaga buruh dan 
kasar yang semakin banyak dikirim ke Malaysia.

Para pekerja pembangunan menara kembar Petronas contohnya, mayoritas adalah TKI 
(Tenaga Kerja Indonesia). Demikian pula dengan pembangunan kawasan pemerintahan 
Putrajaya dan KLIA (Kuala Lumpur International Airport) yang terkenal megah itu.

Sebagian besar buruh perkebunan kelapa sawit di Malaysia juga adalah TKI. 
Mereka inilah yang ikut mengantarkan Malaysia menjadi produsen terbesar minyak 
kelapa sawit kedua setelah Indonesia.

Namun tidak sedikit pula peran ekspatriat Indonesia berkeahlian tinggi dalam 
memajukan perusahaan dan BUMN Malaysia sehingga banyak diantaranya berubah 
menjadi perusahaan kelas dunia. "Jika ada 10 penentu kebijakan di Petronas, 
enam dari 10 orang itu adalah warga Indonesia," kata Da`i.

Jadi, sebagai salah satu negara ASEAN tersukses, keberhasilan Malaysia itu 
tidak terlepas dari peran warga Indonesia. Kesuksesan Malaysia adalah juga 
lambang sukses hidup para perantau Indonesia di negeri jiran ini.

Sukses dan selamat HUT Kemerdekaan ke-52 untuk Malaysia dan mantan orang 
Indonesia. (*)




Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 

__._,_.___
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 

 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 



Recent Activity


 4
New MembersVisit Your Group 



Give Back
Yahoo! for Good
Get inspired
by a good cause.

Y! Toolbar
Get it Free!
easy 1-click access
to your groups.

Yahoo! Groups
Start a group
in 3 easy steps.
Connect with others.
. 

__,_._,___



















      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke