MENGAJI
Terbayang-bayang
tulisan bung RA tentang mengaji
“
Mengaji baca
Menagji
bisa
Menagji
makna
Mengaji
rasa
Mengaji
diri “
Dulu
aku sering membaca AlQuran
Apalagi
ketika sedang hamil
Mamaku
memyarankan agar aku membaca
Surat
Yusuf, Ibrahim. Lukman, …
Tapi
aku jarang membaca terjemahannya
Sehingga
tidak tau apa maksud yang dibaca
Kata
ustadz
Selesai
membaca AlQuran dengan suara keras
Perasaan
jadi lega
Jadi
mengaji bagiku saat itu
Biar
perasaan jadi lega
Anak-anakku
sudah beberapa kali khatam Quran
Aku
jadi malu
Kalah
telak sama anak-anak
Aku
coba pula beringsut-ingsut membacanya
Direntang
waktu setahun labih
Akhirnya
aku pernah khatam sekali
Itupun
mengaji tanpa mengerti yang dibaca
Selesai
Ramadhan tahun yang lalu
Aku
coba beringsut-ingsut lagi megaji
Tapi
aku sudah mulai membaca terjemahannya
Anehnya
kalau mengaji
Mata
cepat mengantuk
Entah
setan apa yang bertengger dimata
Sehingga
kadang tak sempat membaca terjemahannya
Untuk
mengejar target biar bisa khatam
Hari
ini aku termenung
Mana
yang lebih baik
Khatam
berkali-kali
Tanpa
tau apa maksud yang dibaca
Atau
tak perlu buru-buru
Tapi
tau apa yang dibaca
Aku
mengaku bahwa
AlQuran
sebagai petunjuk hidup
Tapi
aku termasuk orang yang rugi
Banyak
petunjuk hidup yang tertera dalam AlQuran
Tak
sepenuhnya ku ikuti
Semoga
masih ada waktu bagiku
Untuk
belajar mengaji
Mengaji
baca
Mengaji
bisa
Mengaji
makna
Menagji
rasa
Mengaji
diri
Ya
Allah
Yang
Maha Pengasih
Berikanlah
hamba kesempatan dan kemudahan
Agar
bisa memahami AlQuran
Sebagai
penuntun hidup
Amin
Ya Rabbal Alamin
Bengkulu,
2 Agustus 2009
Hanifah
Damanhuri
NB.
CATATAN BUNG RA
“a.
Mengaji baca : sederhananya adalah ibarat kita harus bisa
membaca. Misalnya adalah seperti ketika kita pertama-tama belajar mengeja
huruf arab dalam belajar mengaji.
b. Mengaji bisa : sederhananya
adalah ibarat ketika kita telah tahu cara membaca huruf, lalu tahu pula
panjang-pendek dan tajwid nya maka kita menjadi lancar membaca
Al-Quran
c. Mengaji makna : sederhananya
adalah ibarat ketika kita mulai membaca arti dari setiap ayat yang kita baca
dlm Al-Quran. Kita mulai dari membaca terjemahannya,....lalu kita teruskan
dengan mengerti tentang sejarah turunnya ayat,....lalu kita lanjutkan dengan
memaknai tafsirnya (baik dalam bentuk yang tersurat maupun dalam bentuk yang
tersirat),.......dts...dst hingga kita lanjutkan dengan mengupas hadist-hadist
yang berkorelasi dengan setiap ayat.
d. Mengaji rasa : sederhananya
adalah ibarat ketika membaca BISMILLAH (misalnya), maka lidah kita
mengucapkannya.....saat itu telinga kita mendengarnya....dan secara otomatis
fikiran kita tahu apa arti kata BISMILLAH tersebut......maka saat itu kita juga
HARUS BISA MERASAKAN seperti apa BISMILLAH itu di DALAM HATI KITA.
e. Mengaji diri : sederhana
nya adalah ibarat kita sudah bisa merasakan rasa BISMILLAH itu di dalam hati
kita, maka KITA HARUS TAHU apa dan bagaimana hati kita itu dan dimana letaknya
BISMILLAH itu dalam diri kita.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---