ini adalah suatau kebiasaan yang di lakukan oleh umat islam di indonesia kalau 
masuk bulan ramadan sibuk baca Al Qur'an baik secara sendiri dirumah atau 
bersama2 di mesjid/mushala yang di sebut tadarusan. Sebenarnya membaca Al Quran 
itu tidak perlu kita tunggu Bulan Ramdhan seharusnya setiap saat dan di 
usahakan meluangkan waktu untuk itu.
 
Kita membaca Al Quran sebisa mungkin kita faham artinya dari bahasa al Qur'an 
itu sendiri dan kita tidak mungkin menjelaskan ayat al Qur'an tersebut dengan 
sempuran, karena Allah mengatakan bahwa Al Qur'an di terangak oleh Al Qur'an 
itu sendiri, maka dalam surat atau ayat yang terdapat dalam Al Qur'an saling 
berkaitan satu sama lain.
 
Saya mengutik ayat uni Anifah Daman yaitu Bismillahi Rahma ni Rahim kalua kita 
artikan dengan bahasa indonesia artinya" Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasi 
Lgi Maha Penyayang" amati kalimat diatas dan kita penggal kalimat tadi menjadi 
seperti ini ( Dengan = Kata sambung, Nama Allah = Predikat, Yang Maha Pengasih 
Lagi maha Penyayang = kata keterangan) berati susunan kalimatnya ( KS+P+KK ) 
kalimat yang seperti ini adalah kalimat tidak atau belum sempurna bukan 
wahyuNya yang tidak sempurna.
 
Bila kita ucapkan maka yang mengucapkan menjadi subjenya maka arti basmalah 
tadi " saya dengan/mewakili nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyang"  
maka susunan kalimatnya setelah kita ucapkan menjadi ( S + KS + P + KK ) 
berarti bismilah itu membuktikan  kita memulai sesuatu dengan aturan Allah yang 
ada dalam Al Quran, apa bila kita telah membaca basmallah dan pekerjaan kita di 
luar aturan yang telah di tentukanNya maka kita termasuk orang mengingkar apa 
yang telah di sepakati. 
 
Berarti Ayat Al qur'an mulai dari Basmallah sampai sura An Anas kalau tidak 
kita baca, fahami dan kita lak sanakan dalam kehidupan kita sehari2, maka Al 
Qur'an tdak berarti bahkan bukan merupakan  petunjuk yang di janjikan Allah 
bagi orang tidak memahami isi Al Qur'an tersebut, maka dia termasuk oarang2 
yang sesat kata Allah dalam Al Qur'an.
 Jangan tunggu Ramadhan untuk mempelajari Al Quran !!!!!
 
 
Suta Zamzamir Chaniago
42 th, JKt, 


--- Pada Rab, 2/9/09, Munir, Irwan (irwanm) <[email protected]> menulis:


Dari: Munir, Irwan (irwanm) <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Re: MENGAJI
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 2 September, 2009, 7:02 PM








Assalamu’alaikum ww
Jaanlah disangkuik-sangkuikkan masalah ibadah jo sepertinyo kampanye pulo, … 
pak …… sagan awak
  
Masalah pahala sebenarnya kan bukan masalah kita, …… tetapi itu adalah urusan 
Allah, …. Kata kuncinya kan Ikhlas, .. dan ikhlas / tidak yang tahu kan hanya 
dia dan Allah saja. Baco 1 juz sehari tetapi dek karano awak urang PKS kan itu 
aratinyo bukan karano Lillahi Ta’ala, … mohon maaf ambo Pak 
Gambaran-gambaran pahala itu kan sangat tergantung kepada keilhlasan itu, ….. 
seperti apa ikhlas itu ??? mari kita renungkan dengan seksama. 
  
Salam 
IMRB 49 Sikumbang 
  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of Arman Bahar
Sent: Thursday, September 03, 2009 7:41 AM
To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Re: MENGAJI
  




Assalamualaikum ww

What a nice poem!

Nan partamo tantu  mangaji baco,  mambaconyo sajo diluar bulan Ramadhan tanpa 
wuduk setiap huruf dapat ganjaran 10 pahala, kalau dalam keadaan berwuduk 30 
pahala dan kalau dibaca dalam sholat 50 pahala sedangkan dalam bulan Ramadhan 
semua  ibadah sejak dari infaq termasuk tilawah (baca al Quran) ganjarannya 
digandakan lagi 70 kali

Jangankan memahami isi Al Quran membacanya saja begitu tinggi faedahnya

Rutinkanlah membaca 1 juuzu perhari hingga kita bisa khatam setiap bulan, bisa 
diangsur kok habis sholat shubuh 1 atau 2 halaman dst, begitu juga sambil 
menunggu jemput anak atau cucu disekolah angsur pula dikit, nunggu bus, kapal, 
kereta api atau pesawat  dibandara angsur pula dikit bahkan saya diatas pesawat 
ketika penumpang lain pada ngorok +/- 1 jam menjelang landing lah dapek pulo 
beberapa halaman lagi

Kebiasaan kader PKS tilawah minimum 1 juz sehari patut ditiru makanya tidak 
heran kalau ada melihat orang mengantongi Quran kecil sebesar saku baju tebak 
sajalah kemungkinan besar dia orang PKS

wasalam  
abp57
--- On Wed, 2/9/09, hanifah daman <[email protected]> wrote: 

From: hanifah daman <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] MENGAJI
To: [email protected]
Date: Wednesday, 2 September, 2009, 3:32 PM 





MENGAJI 

  
Terbayang-bayang tulisan bung RA tentang mengaji 
“ Mengaji baca 
Menagji bisa 
Menagji makna 
Mengaji rasa 
Mengaji diri “ 
  
Dulu aku sering membaca AlQuran 
Apalagi ketika sedang hamil 
Mamaku memyarankan agar aku membaca 
Surat Yusuf, Ibrahim. Lukman, … 
Tapi aku jarang membaca terjemahannya 
Sehingga tidak tau apa maksud yang dibaca 
  
Kata ustadz 
Selesai membaca AlQuran dengan suara keras 
Perasaan jadi lega 
Jadi mengaji bagiku saat itu 
Biar perasaan jadi lega 
  
Anak-anakku sudah beberapa kali khatam Quran 
Aku jadi malu 
Kalah telak sama anak-anak 
Aku coba pula beringsut-ingsut membacanya 
Direntang waktu setahun labih 
Akhirnya aku pernah khatam sekali 
Itupun mengaji tanpa mengerti yang dibaca 
  
Selesai Ramadhan tahun yang lalu 
Aku coba beringsut-ingsut lagi megaji 
Tapi aku sudah mulai membaca terjemahannya 
Anehnya kalau mengaji 
Mata cepat mengantuk 
Entah setan apa yang bertengger dimata 
Sehingga kadang tak sempat membaca terjemahannya 
Untuk mengejar target biar bisa khatam 
  
Hari ini aku termenung 
Mana yang lebih baik 
Khatam berkali-kali 
Tanpa tau apa maksud yang dibaca 
Atau tak perlu buru-buru 
Tapi tau apa yang dibaca 
  
Aku mengaku bahwa 
AlQuran sebagai petunjuk hidup 
Tapi aku termasuk orang yang rugi 
Banyak petunjuk hidup yang tertera dalam AlQuran 
Tak sepenuhnya ku ikuti 
  
Semoga masih ada waktu bagiku 
Untuk belajar mengaji 
Mengaji baca 
Mengaji bisa 
Mengaji makna 
Menagji rasa 
Mengaji diri 
  
Ya Allah 
Yang Maha Pengasih 
Berikanlah hamba kesempatan dan kemudahan 
Agar bisa memahami AlQuran 
Sebagai penuntun hidup 
Amin Ya Rabbal Alamin 
  
  
Bengkulu,  2 Agustus 2009 
  
  
Hanifah Damanhuri 
  
NB. CATATAN BUNG RA 
  
“a. Mengaji baca :  sederhananya adalah ibarat kita harus bisa 
membaca. Misalnya adalah seperti ketika kita pertama-tama belajar mengeja huruf 
arab dalam belajar mengaji. 
  
b. Mengaji bisa :  sederhananya adalah ibarat ketika kita telah tahu cara 
membaca huruf, lalu tahu pula panjang-pendek dan tajwid nya maka kita menjadi 
lancar membaca Al-Quran    
  
c. Mengaji makna :  sederhananya adalah ibarat ketika kita mulai membaca arti 
dari setiap ayat yang kita baca dlm Al-Quran. Kita mulai dari membaca 
terjemahannya,....lalu kita teruskan dengan mengerti tentang sejarah turunnya 
ayat,....lalu kita lanjutkan dengan memaknai tafsirnya (baik dalam bentuk yang 
tersurat maupun dalam bentuk yang tersirat),.......dts...dst hingga kita 
lanjutkan dengan mengupas hadist-hadist yang berkorelasi dengan setiap ayat. 
  
d. Mengaji rasa :  sederhananya adalah ibarat ketika membaca BISMILLAH 
(misalnya), maka lidah kita mengucapkannya.....saat itu telinga kita 
mendengarnya....dan secara otomatis fikiran kita tahu apa arti kata BISMILLAH 
tersebut......maka saat itu kita juga HARUS BISA MERASAKAN seperti apa 
BISMILLAH itu di DALAM HATI KITA. 
  
e. Mengaji diri :  sederhana nya adalah ibarat kita sudah bisa merasakan rasa 
BISMILLAH itu di dalam hati kita, maka KITA HARUS TAHU apa dan bagaimana hati 
kita itu dan dimana letaknya BISMILLAH itu dalam diri kita. 
 
  



Get your new Email address! 
Grab the Email name you've always wanted before someone else does






      Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! 
Answers!
http://id.answers.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke